Perayaan Kesukaan

Berbicara tentang kesukaan maka itu adalah hal yang diinginkan setiap orang. Ketika mengalami hal yang membuat dia bersuka maka biasanya dia akan merayakan dengan sebuah perayaan-perayaan. Contohnya ketika ada yang berhari ulang tahun, maka tentunya ada suatu kesukaan baik bagi yang berulang tahun maupun orang lain yang memiliki hubungan dengan yang berhari ulang tahun. Ketika semua bersuka maka biasanya ada kegiatan perayaan seperti acara ibadah ucapan syukur, acara ramah-tamah dan kegiatan lainnya yang menunjukkan kesukaan. Hari Natal adalah perayaan kesukaan bagi setiap anak Tuhan. Karena ketika Natal kita bisa mengingat kembali pesan Tuhan yang dinyatakan lewat malaikat-Nya bahwa ada Kabar…

Continue ReadingPerayaan Kesukaan

Langsung Percaya

Abraham adalah teladan dalam hal iman. Abraham adalah bapa bagi banyak bangsa, bapa yang mewariskan keteladanan dalam hal iman sehingga semua bangsa di bumi, semua anak Tuhan yang hidup disetiap bangsa dapat belajar dari iman Abraham. Oleh sebab itu Abraham adalah bapa orang yang beriman. Iman adalah dasar dari Abraham untuk dia taat kepada Tuhan. Imannya yang membuat Abraham memutuskan untuk pergi dari daerahnya menuju ke daerah yang dipilih Tuhan (Kej 12:4). Iman menjadi dasar Abraham dalam melakukan segala tindakannya, dan akhirnya iman menjadi dasar kehidupan orang percaya (Ibr 11:1). Ketaatan Abraham yang terlihat dalam setiap perbuatannya adalah karena iman/percaya…

Continue ReadingLangsung Percaya

Mengalah Demi Solusi

Gaya hidup adalah sesuatu yang menjadi pola hidup kita setiap hari, jadi gaya hidup taat adalah pola hidup yang taat akan setiap perintah Tuhan dan itu akan terlihat dalam kehidupan kita setiap hari di dalam setiap tindakan kita. Setiap hari kita banyak mengalami banyak peristiwa, salah satunya adalah ketika kita diperhadapkan dengan konflik. Sebagai orang yang memiliki gaya hidup taat akan Tuhan, kita akan melihat bagaimana tindakan kita ketika menghadapi konflik. Kejadian 13:7, terjadi konflik dan berujung kepada perkelahian antara para gembala Abram dan para gembala Lot. Konflik yang tidak dapat terhindarkan, dan konflik terjadi karena ada masalah dalam pembagian…

Continue ReadingMengalah Demi Solusi

Harga Sebuah Ketaatan

Harga sebuah ketaatan adalah sebuah nilai yang harus ditunjukkan untuk mewujudkan ketaatan. Ketaatan adalah hal yang sangat penting, sebab itu harga/nilai dalam membangun ketaatan pun begitu mahal. Dalam Filipi 2:6-8, Diceritakan bagaimana perjalanan kehidupan Tuhan Yesus dari awal dan sampai akhir. Tuhan Yesus meninggalkan Sorga dengan segala kemegahan-Nya untuk datang kedunia/bumi yang sudah jatuh ke dalam dosa, Dia sengaja "menurunkan" derajat menjadi manusia demi menyelamtkan semua manusia, Dia harus mewujudkan kasih-Nya yang terbesar yaitu pengorbanan Diri-Nya untuk menebus dosa manusia. Tuhan Yesus berhasil melaksanakan apa yang menjadi rencana-Nya dan akhirnya Dia dikatakan "...taat sampai mati.." (Flp 2:8). Ketaatan ditunjukkan Yesus…

Continue ReadingHarga Sebuah Ketaatan

Langsung Dilaksanakan

Hal yang menyenangkan Tuhan adalah ketika kita melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya. Sebab itu menyenangkan Tuhan, menjadi bagian yang terpenting dalam kehidupan kita. Menyenangkan Tuhan harus menjadi fokus dan kerinduan kita. Menyengkan Tuhan itu sama artinya dengan taat kepada Tuhan. Orang yang taat adalah orang yang "spesial" di mata Tuhan, sehingga dalam Firman Tuhan menceritakan bagaimana kisah orang-orang yang taat, dengan tujuan supaya kita bisa taat seperti yang diceritakan. Abraham, adalah contoh seorang yang taat kepada Tuhan. Dalam Kejadian 12 :1-3, Tuhan berfirman kepada Abraham untuk pergi dan meninggalkan orang tua dan saudara-saudaranya menuju ke daerah dimana Tuhan kehendaki. Dalam…

Continue ReadingLangsung Dilaksanakan

Menjadi Pribadi Yang Taat

Tuhan menyatakan perkenanan-Nya karena ketaatan Nuh. Nuh adalah contoh pribadi yang taat karena kehidupannya adalah kehidupan yang dibentuk dalam pengenalan akan Tuhan. Oleh pengenalan akan Tuhan maka Nuh menjadi orang yang benar, tidak bercela dan hidup bergaul dengan Allah (Kej 6:9). Ketiga hal inilah yang menjadi bagian dari karakter Nuh sehingga membentuk Nuh menjadi pribadi yang taat. Kita akan belajar dari bagian-bagian dari karakter Nuh : Pertama, Nuh adalah seorang yang benar. Menjadi orang yang benar adalah menjadi orang yang mau dipimpin oleh Kebenaran. Nuh selalu membawa hidupnya untuk selalu siap untuk mendengar Suara Tuhan yang adalah Kebenaran. Nuh bisa…

Continue ReadingMenjadi Pribadi Yang Taat

Profil Orang Yang Taat

Tuhan begitu sedih dengan ketidaktaatan, tapi akhirnya ada seorang yang membuat Tuhan tersenyum karena ketaaatan yang dimiliki orang ini. Dengan lengkap dijelaskan profil atau identitas dari ketaatan orang ini yaitu "...benar,..tidak bercela,...dan hidup bergaul dengan Allah" (Kej 6:9). Orang yang taat ini bernama Nuh. Dengan ketaatan sehingga Nuh mendapat Kasih Karunia Tuhan (Kej 6:8), Nuh mendapat Kasih yang spesial dari Tuhan. Kasih ini membawa Nuh mengalami banyak kebaikan Tuhan. Dengan banyaknya populasi manusia yang hidup saat itu, yang terbagi dalam 2 golongan yaitu golongan orang tidak taat (mayoritas) dan Nuh beserta keluarganya yang taat (minoritas). Ketaatan Nuh dan keluarganya, bisa…

Continue ReadingProfil Orang Yang Taat

Ungkapan Hati Allah atas Ketidaktaatan

Tuhan tidak menghendaki ketidaktaatan. Berbagai macam peringatan tertulis secara jelas dalam Alkitab tentang dampak atau akibat dari ketidaktaatan. Tuhan kita adalah Tuhan yang memiliki perasaan dan emosi yang ditunjukkan dari refleksi hati-Nya terhadap apa yang terjadi. Ada ungkapan hati Tuhan ketika dia melihat ketidaktaatan sedang terjadi. Kita bisa melihat dalam Kej 6:3, "..Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia,..". Roh Tuhan adalah Pribadi Tuhan sendiri. Tuhan tidak mau tinggal dalam diri manusia yang tidak taat, manusia yang lebih menuruti keinginan daging (hawa nafsunya). Tuhan melihat pada saat itu bahwa kehidupan manusia lebih cenderung untuk melakukan kejahatan (Kej 6:5). Ungkapan…

Continue ReadingUngkapan Hati Allah atas Ketidaktaatan

Mengantisipasi Kesombongan

Kesombongan atau tinggi hati adalah sesuatu yang dibenci oleh Tuhan. Orang yang sombong adalah orang yang tidak mudah untuk taat kepada Tuhan. Sebab itu kita harus mengantisipasi setiap roh kesombongan, jangan sampai kita hidup dalam kesombongan. Orang yang sombong dibenci oleh Tuhan (Ams 6:16-17) sehingga menjadi ketetapan Tuhan orang yang sombong akan mengalami kehancuran pada waktunya (Ams 18:12b). Salah satu contoh dalam Alkitab, kita bisa lihat dalam peristiwa menara Babel (Kej 11:4). Manusia pada saat itu ingin membangun sebuah bangunan yang kokoh dan megah dan dalam perencanaan bangunan/menara itu akan sampai di langit. Tujuan dibangunnya menara Babel adalah untuk menunjukkan…

Continue ReadingMengantisipasi Kesombongan

Akibat Tidak Menjaga Hati

Hati adalah Pusat kehidupan, hati mempengaruhi tindakan dalam kehidupan kita. Dan juga hati menentukan jalan kehidupan kita. Sebab itu kita harus menjaga hati kita (Ams 4:23). Karena ketika menjaga hati kita dengan baik, maka kehidupan kita akan baik. Apa yang kita pikirkan, apa yang kita katakan, apa yang kita perbuat adalan baik. Hati yang baik akan membentuk karakter yang baik. Tuhan Yesus mengkritik bagaimana ibadah yang tidak didasari oleh hati yang benar (hati yang sungguh-sungguh) (Mat 15:8). Tuhan Yesus juga mengingatkan bahwa ketika hati tidak dijaga dengan benar, maka akan menjadi hati yang jahat dan menghasilkan perbuatan-perbuatan yang menajiskan/berdosa (Mat…

Continue ReadingAkibat Tidak Menjaga Hati