Sabtu, 04 Desember 2021 Awas Penyesat

2 Yohanes 1:4-13"Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus." (ayat 7) Kebahagiaan seorang hamba Tuhan adalah ketika orang-orang yang dia layani hidup berpaut dengan Allah dan berjalan di dalam kebenaran. Itulah sebabnya Yohanes bersukacita ketika melihat jemaat Tuhan hidup di dalam kebenaran (ayat 4). Yohanes meneguhkan mereka agar melanjutkan hidup didalam kasih (ayat 5) dan taat perintah Tuhan (ayat 6). Namun Yohanes mengingatkan mereka tentang munculnya penyesat, yang tidak mengakui bahwa Yesus datang ke dunia sebagai manusia (ayat 7). Pengajaran ini…

Continue Reading

Jumat, 03 Desember 2021 Karena Kebenaran

2 Yohanes 1:1-3"oleh karena kebenaran yang tetap di dalam kita dan yang akan menyertai kita sampai selama-lamanya." (ayat 2) Sang penatua menujukan suratnya kepada ibu yang terpilih dan anak-anaknya (ayat 1). Mungkin yang dimaksud adalah gereja lokal dan anggota-anggotanya. Mengapa Yohanes memakai nama kiasan? Ada kemungkinan surat ini ditulis pada masa penganiayaan terhadap orang percaya, sehingga Yohanes tidak ingin menyebutkan nama siapapun di dalam suratnya. Karena bila surat ini ditemukan oleh pihak penguasa, lalu mereka tahu siapa pengirim dan orang yang dituju surat tersebut, itu bisa membahayakan hidup kedua belah pihak. Namun bila tidak ada nama lalu surat itu jatuh…

Continue Reading

Kamis, 02 Desember 2021 Kepastian Hidup Kekal

1 Yohanes 5:13-21"Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal." (ayat 13) Banyak orang berharap agar setelah mereka meninggal dunia, mereka masuk ke surga dan tinggal dalam kehidupan kekal. Oleh karena itu mereka berdoa dan melakukan banyak kebaikan demi memperoleh kebahagiaan di sana. Yohanes berkata bahwa kita dapat mengetahui apakah kita memiliki kehidupan kekal (ayat 13). Jadi tidak perlu tunggu sampai di surga dulu baru kita bisa tahu. Kepastian itu didasarkan pada fakta bahwa Ia menganugerahkan kepada manusia kehidupan kekal melalui Anak-Nya. Jelas bahwa kehidupan kekal bukan bergantung…

Continue Reading

Rabu, 01 Desember 2021 Kesaksian Tentang Yesus

1 Yohanes 5:6-12"Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran." (ayat 7) Perhatian utama Yohanes, seperti juga perhatian penulis lain di Perjanjian Baru, adalah kesaksian yang mengarah pada pengakuan bahwa Yesus adalah Tuhan. Para penulis itu tidak pernah berusaha meyakinkan orang bahwa Yesus adalah Pembuat mukjizat atau Seorang yang sangat saleh hingga patut diteladani. Atau banyak juga orang yang mengatakan, "Yesus ajaib! Ia melakukan banyak mukjizat!" Itu bukanlah poin utama. Kesaksian Yohanes di sini bukanlah pada apa…

Continue Reading

Selasa, 30 November 2021 Kemenangan Kita

1 Yohanes 5:1-5"sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita." Dilahirkan kembali membuat kita menjadi anggota keluarga Allah. Selain mengasihi Allah, kita mengasihi sesama yang juga dilahirkan kembali oleh Allah (ayat 1). Mereka menjadi saudara kita di dalam Kristus, tanpa memandang ras, bahasa, budaya, strata ekonomi, atau pendidikan. Maka kita tidak selayaknya membedakan orang berdasarkan hal-hal tersebut, melainkan pandanglah sebagai orang yang sudah sama-sama diselamatkan oleh Tuhan. Meskipun di antara kita terdapat perbedaan, kita dapat tetap saling mengasihi karena kita berasal dari keluarga yang sama. Kasih kita kepada Allah dan kepada anak-anak…

Continue Reading

Senin, 29 November 2021 Kasih Yang Sempurna

1 Yohanes 4:7-21"Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah." (ayat 7) Ada pepatah yang mengatakan, "Buah jatuh tak jauh dari pohonnya". Pepatah tersebut ingin mengatakan bahwa karakter seorang anak tidak jauh berbeda dibandingkan dengan orangtuanya. Allah adalah sumber kasih (ayat 7) dan kasih adalah natur Allah (ayat 8). Kasih itu bukan hanya dinyatakan melalui pengorbanan Yesus, melainkan juga melalui pengorbanan Bapa yang telah merelakan Anak-Nya. Barangsiapa yang menyatakan bahwa ia lahir dari Allah atau bahwa ia mengenal Allah, ia harus mengasihi saudara-saudara seiman…

Continue Reading

Sabtu, 27 November 2021 Roh ALLAH Lebih Besar

1 Yohanes 4:1-6"Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia." Bagai kehadiran orang ketiga di antara sepasang kekasih, begitulah kehadiran antikristus di dalam persekutuan orang percaya dengan Kristus. Bersifat mengacaukan dan berniat memisahkan! Sebelumnya, Yohanes telah membahas masalah ajaran sesat (2:15-17, 22-33). Ia mengulang pokok ini dengan tujuan agar pembacanya tidak tertipu. Ia memperingatkan jemaat agar tidak percaya begitu saja kepada setiap roh (ayat 1). Jangan pernah berasumsi bahwa tiap pengalaman spiritual atau tiap penyataan kekuatan spiritual adalah dari…

Continue Reading

Jumat, 26 November 2021 Keberanian Berdoa di hadapan ALLAH

1 Yohanes 3:19-24"Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah," (ayat 19) Yohanes telah menegaskan bahwa orang percaya tidak berbuat dosa. Tanda yang tampak dari anak-anak Allah adalah kasih yang mereka lakukan. Namun, pada kenyataannya anak-anak Allah masih sering berbuat dosa. Misalnya, tidak mengasihi saudara seiman dan manusia lainnya seperti Kristus mengasihi manusia. Jika demikian apakah masih layak disebut anak-anak Allah? Yohanes menasihatkan untuk tidak mendengar suara hati. Allah lebih mengenal kita dari pada kita mengenal diri sendiri (ayat 20). Oleh karena itu sepatutnyalah kita menyerahkan segalanya bukan kepada penilaian…

Continue Reading

Kamis, 25 November 2021 Mengasihi adalah Tanda Anak-anak ALLAH

1 Yohanes 3:11-18"Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran." (ayat 18) Hari ini kita belajar tentang suatu kenyataan yaitu tanda yang memperlihatkan bahwa seseorang hidup dalam Yesus adalah kasih. Bagi Yohanes, kasih bukanlah sekadar kata benda atau kata sifat. Dalam teks bacaan ini Yohanes memakai kata kerja ‘mengasihi’ (ayat 11,14,18). Sebagai kata kerja “kasih” tidak dapat dilepaskan dari relasi personal dan sosial dengan manusia lainnya. Seseorang tidak dapat mengatakan bahwa ia penuh kasih ilahi, tetapi hidup tanpa relasi dengan manusia lainnya. Kasih memerlukan objek untuk dikasihi, yaitu sesama manusia. Secara khusus…

Continue Reading

Rabu, 24 November 2021 Anak-anak ALLAH

1 Yohanes 3:1-10"Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia." (ayat 1) Manusia yang percaya pada Yesus mendapat status dan posisi baru. Sekarang mereka tidak disebut musuh Allah, melainkan anak-anak Allah. Status baru ini terjadi semata-mata karena kasih Allah yang besar (ayat 1). Apa akibat status baru ini?Pertama, dunia tidak mengenal kita (ayat 1)Jika orang-orang yang percaya kepada Kristus mengalami penderitaan di dunia, kita tidak perlu heran, karena dunia tidak pernah menerima Yesus Kristus sebagai Anak Allah…

Continue Reading
Close Menu