Pertemuan Kasih dan Keadilan

Akibat dari ketidaktaatan akan menerima hasil yang membuat kita menyesal dan membuat kita menderita. Tuhan dalam menunjukkan keadilan-Nya maka Tuhan harus memberikan hukuman bagi Adam dan Hawa yang tidak taat. Bahkan oleh karena ketidak taatan mereka maka generasi setelah mereka adalah generasi yang hidup dalam keturunan dosa (Roma 5:12,19a). Tapi kita juga mengenal Tuhan kita bahwa Dia adalah Tuhan yang penuh dengan kasih (1 Yoh 4:8). Dan inilah Tuhan kita, sekalipun Dia harus menghukum manusia karena dosa/ketidaktaatan (menunjukkan keadilan-Nya) akan tetapi diwaktu yang sama Tuhan juga menyatakan kebaikan-Nya (menunjukkan kasih-Nya) kepada manusia. Tuhan membuat pertemuan antara kasih dan keadilan. Tuhan…

Continue ReadingPertemuan Kasih dan Keadilan

Akibat Ketidaktaatan

"..Apa yang ditabur..., itu juga yang akan dituainya." (Gal 6:7b). Ini adalah prinsip Firman Tuhan yang tidak dapat ditawar ataupun ditolak. Ini adalah peraturan Tuhan yang tetap dan kekal untuk selama-lamanya. Inilah yang terjadi dengan perbuatan dosa di Taman Eden. Akibat ketidaktaatan Adam dan Hawa maka mereka harus menerima konsekuensi dari perbuatan mereka. Dosa tidak bisa dikompromikan dengan pribadi Tuhan. Itulah yang membuat Tuhan mengusir Adam dan Hawa dari Taman Eden yang mulia (Kej 3:23-24). Hubungan yang begitu dekat harus terputus akibat dosa. Begitu fatalnya perbuatan maka akan menerima hasil yang begitu "mahal". Oleh sebab itu kita tidak boleh membiarkan…

Continue ReadingAkibat Ketidaktaatan

Peringatan Untuk Berhati-hati

Orang yang tidak berhati-hati akan memiliki kecenderungan untuk mengalami bahaya atau kecelakaan. Orang yang tidak berhati-hati akan mengalami banyak hal yang merugikan. Sebab itu selalu ada peringatan untuk kita berhati-hati untuk mencegah kita mengalami hal-hal yang merugikan atau pun membahayakan kita. Dosa terjadi karena diawali dengan keinginan hawa nafsu yang tidak dijaga atau dengan kata lain karena tidak berhati-hati menjaga keinginan maka akan menciptakan suatu dorongan dan perbuatan untuk melakukan dosa. Hawa adalah contoh orang yang tidak berhati-hati menjaga dirinya. Diawali dengan dia memberikan waktu untuk dia "ngobrol" dengan iblis (Kej 3:2) dan tidak menjaga keinginan matanya untuk melihat dan…

Continue ReadingPeringatan Untuk Berhati-hati

Ujian Ketaatan

Tuhan menghendaki kita untuk taat kepada-Nya, bahkan Dia memberikan janji yang luar biasa bagi kita bahwa ada berkat yang lebih lagi Dia akan curahkan ketika kita melakukan ketaatan. Meskipun begitu Tuhan mau bahwa waktu kita melakukan ketaatan maka kita melakukan-Nya bukan karena mengejar berkat-Nya tetapi dilandasi oleh rasa kasih kita kepada Tuhan untuk melakukan ketaatan, kita taat karena hanya Dialah Allah yang besar dan Maha Kuasa dan layak untuk ditaati.Inilah dasar/pengertian yang benar mengapa kita melakukan ketaatan. Iblis yang adalah musuh Allah, sangat menentang ketaatan kita kepada Tuhan. iblis selalu berupaya mencoba dan menggoda anak Tuhan supaya tidak taat kepada…

Continue ReadingUjian Ketaatan

Prioritas Kehidupan Anak Tuhan

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti prioritas adalah yang didahulukan dan diutamakan daripada yang lain. Menjadi pertanyaan kita sebagai orang percaya (anak Tuhan), apa prioritas kita sebagai anak Tuhan ? Untuk kita memahami apa prioritas kita, maka kita harus melihat prioritas dari Tuhan Yesus, seperti yang Dia nyatakan dalam Matius 3:15 : ".. "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." . Prioritas dari Tuhan Yesus adalah menggenapkan seluruh kehendak Allah, mentaati apa yang menjadi kehendak Allah. Kehendak Allah adalah sesuatu yang harus menjadi tujuan untuk dilakukan dalam kondisi apapun. Sebab itu, prioritas kehidupan anak Tuhan…

Continue ReadingPrioritas Kehidupan Anak Tuhan

Berjuang Untuk Kesetiaan (2)

Selanjutnya perjuangan yang ketiga untuk kita melakukan kesetiaan adalah perjuangan dengan situasi dan kondisi di sekitar kita. Ketika kita ada dalam situasi dimana kita berada bersama dengan orang-orang yang tidak setia kepada Tuhan, maka itu bisa mempengaruhi bagi kesetiaan kita. Golongan orang yang tidak setia biasanya akan lebih berpengaruh dan mengajak untuk kita melakukan seperti yang dilakukannya yaitu tidak setia. Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa "..pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik" (1 Kor 15:33). Oleh sebab itu kita harus berhikmat dalam memiliki teman. Biarlah kita bisa memilih teman yang memiliki kesetiaan kepada Tuhan. Situasi dan kondisi dalam hal yang…

Continue ReadingBerjuang Untuk Kesetiaan (2)

Berjuang Untuk Kesetiaan (1)

Untuk melakukan kesetiaan kepada Tuhan dibutuhkan perjuangan yang tidak mudah. Karena untuk melakukan kesetiaan maka dibutuhkan kesadaran akan pengorbanan. Belum lagi godaan dan tekanan untuk kita tidak setia. Oleh sebab itu untuk setia maka harus berjuang. Apa saja yang harus diperjuangkan untuk setia : Perjuangan untuk melawan setiap godaan iblis. Ketika kita sebagai pengikut Tuhan, sudah tidak setia maka itu adalah kesukaan dari iblis. Ketika kemunduran terjadi dalam hal kesetiaan kepada Tuhan maka itu berarti iblis sudah berhasil dalam pekerjaannya untuk membuat kita tidak setia. Sebab itu kita harus ingat bahwa iblis akan selalu menggoda kita untuk tidak setia. Berbicara…

Continue ReadingBerjuang Untuk Kesetiaan (1)

Apakah Allah Masih Setia ? (3)

Firman Tuhan sebagai patokan/ukuran kita dalam mempelajari dan mengenal pribadi Allah. Kita mengenal pribadi Allah itu sama artinya kita mengenal sifat dan karakter Allah. Salah satunya karakter Allah adalah Dia Allah yang setia (Ulangan 7:9; 2 Tes 3:3). Kesetiaan-Nya selalu terbukti dalam kehidupan kita semua. Untuk kita mengenal kesetiaan Allah yang benar maka kita harus melihat dalam Firman Tuhan tentang kesetiaan seperti apa yang dikatakan sebagai kesetiaan Allah.. Karena ketika kita tidak memiliki pemahaman yang benar tentang kesetiaan Allah, maka kita akan ada di posisi dimana kita meragukan kesetiaan Allah dan akhirnya kita akan bertanya Apakah Allah masih setia ?…

Continue ReadingApakah Allah Masih Setia ? (3)

Apakah Allah Masih Setia ? (2)

Perjalanan bangsa Israel menuju Tanah Perjanjian menunjukkan bagaimana kesetiaan Tuhan yang nyata bagi bangsa  Israel. Kesetiaan Tuhan didasari oleh karena sifat Allah yang dijelaskan bahwa Dialah “...Allah yang setia..” (Ul 7:9). Allah yang setia bagi bangsa Israel adalah Allah yang selalu menyertai dan selalu menolong bangsa Israel dalam segala keadaan.       Dimulai dari Tanah Mesir, di situlah Tuhan menunjukkan kesetiaan-Nya dan ketika sampai di tanah Perjanjian. Tuhan perlu mengingatkan kesetiaan-Nya kepada bangsa Israel supaya mereka pun setia kepada Tuhan. Kesetiaan Tuhan dibuktikan dengan cara Dia menghalau setiap musuh bangsa Israel (Ul 7:1) dan memimpin mereka masuk ke tanah Perjanjian. Tidak…

Continue ReadingApakah Allah Masih Setia ? (2)

Apakah Allah Masih Setia ? (1)

"...IMANUEL yang berarti Allah menyertai kita." (Matius 1:23). Ini menunjukkan bahwa Allah yang kita sembah, adalah Allah yang setia. Perjalanan kehidupan kita selalu mengalami penyertaan Tuhan karena Dialah Imanuel. Tentunya penyertaan Tuhan bukan berarti perjalanan kehidupan kita dalam keadaan yang tanpa masalah. Karena tentunya selama kita hidup dalam dunia ini, kita masih menghadapi masalah. Ini yang menjadi problem bagi banyak kehidupan orang percaya. Ketika kehidupan dalam keadaan yang baik, maka sangatlah mudah untuk berkata bahwa Allah setia dalam kehidupan akan tetapi ketika sedang dalam keadaan yang tidak begitu baik atau sedang dalam masalah yang berat maka ada golongan orang percaya…

Continue ReadingApakah Allah Masih Setia ? (1)