Mengatasi Perpecahan

Dalam kehidupan sosial, baik itu dalam area yang besar  seperti suatu bangsa/negara bahkan yang terkecil dalam keluarga, seringkali terjadi perselisihan yang bisa memicu terjadinya perpecahan. Demikian juga dalam kehidupan bergereja, banyak masalah-masalah internal gereja yang bisa memicu terjadinya perselisihan dan perpecahan. Tentunya Tuhan tidak menginginkan hal ini terjadi karena salah satu dari tujuan Gereja yaitu hidup dalam sebuah persekutuan. Untuk kita mampu hidup dalam persekutuan maka kita harus mampu untuk mengatasi setiap perselisihan sehingga  tidak berkepanjangan dan  tidak menimbulkan perpecahan. Ada beberapa hal yang harus kita lakukan yaitu: Mengerti perbedaan karunia dan fungsi dalam Gereja (1 Kor 1:10 ; 12:12-30).…

Continue ReadingMengatasi Perpecahan

Pilihan Terbaik

Pilihan terbaik yang kita lakukan adalah ketika kita menerima Yesus sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamat dalam kehidupan kita. Ketika memilih Yesus maka itulah keputusan terbaik yang pernah kita buat dalam hidup kita. Tentunya ada alasan-alasan mengapa memilih Yesus adalah pilihan terbaik. Beberapa alasan itu adalah Yesus adalah Jalan satu-satunya untuk masuk ke dalam Sorga (Yoh 14:6 ; Kis 4:12), ini adalah hal yang paling utama. Sorga adalah tempat yang penuh dengan kebahagia-an untuk selama-lamanya, dan tempat ini “hanya diper-untukkan” bagi yang sudah memilih Yesus dan hidup sungguh-sungguh di dalam Yesus. Yesus adalah Penolong yang tidak akan pernah meninggalkan kita (Mat…

Continue ReadingPilihan Terbaik

Melayani Dengan Bersyukur

Pelayanan harus didasari dengan kasih. Karena pelayanan itu adalah kita menunjukkan (mendemonstrasikan) kasih Allah ada di dalam diri kita dan kita nyatakan kepada orang lain dan tentunya kepada Tuhan. Pelayanan itu juga berbicara tentang rasa syukur kita atas segala anugerah Tuhan yang diberikan kepada kita. Seperti yang terjadi ketika Tuhan Yesus menyembuhkan ibu mertua Petrus yang sakit demam (Mat 8:14-15), dikatakan   bahwa “Maka dipegang-Nya tangan perempuan itu, lalu      lenyaplah demamnya. Iapun bangunlah dan melayani Dia”. Lewat  pertolongan Tuhan Yesus dalam kehidupannya, yaitu lewat kesembuhan atas sakit demamnya. Maka ibu mertua Petrus setelah sembuh melakukan sebuah tindakan yaitu dia langsung melayani…

Continue ReadingMelayani Dengan Bersyukur

Nasehat Kehidupan

Kehadiran Tuhan Yesus ke dalam dunia yaitu untuk      mengorbankan diri-Nya dengan mati di atas kayu salib, bangkit, dan naik ke Sorga bagi kita (Yesus menyatakan diri-Nya       sebagai Tuhan) dan yang kedua untuk mengajar kita bagaimana hidup yang sesuai dengan kehendak Tuhan (Yesus sebagai teladan, Yesus sebagai Guru Agung kita), sesuai dengan perkataan Yesus bahwa Dialah Tuhan dan Guru (Yohanes 13:13). Yesus adalah Guru terbaik dalam memberikan nasehat /pelajaran dalam mengatasi masalah kehidupan di dunia ini. Banyak yang mencari nasehat yang terbaik untuk memecahkan setiap masalah. Namun semua nasehat tidak akan ada yang menyamai nasehat terbaik dari Guru kita yaitu Yesus…

Continue ReadingNasehat Kehidupan

Bahaya Menyimpan Kesalahan Orang Lain

"BAHAYA MENYIMPAN KESALAHAN ORANG LAIN." Ada banyak orang - jemaat maupun hamba-hamba Tuhan/ para pemimpin, yang tidak menyadari bahaya dari menyimpan kesalahan orang lain/ menyimpan ganjalan dalam hati mereka. 1. Orang yang menyimpan ganjalan dalam hatinya pasti akan alami gangguan dalam persekutuan pribadi mereka dengan Tuhan. Setiapkali seseorang rindu dapat berinteraksi dengan Tuhan, dibutuhkan ketulusan, kekudusan/ hati yang bersih (Mat 5:8) Dengan seseorang menyimpan konflik batin/ ganjalan dalam hatinya terhadap orang lain, otomatis mata rohaninya akan jadi terganggu; ia tidak bisa melihat Tuhan! Saya meyakini, ini adalah salah satu masalah terbesar yang harus diatasi oleh setiap orang percaya yang rindu…

Continue ReadingBahaya Menyimpan Kesalahan Orang Lain

Contemplative Pastor by Eugine Peterson

Contemplative Pastor by Eugine Peterson Diterjemahkan oleh Pdt Suwandoko Roslim Kita perlu mendifinisikan kembali pelayanan pastoral. Eugene menyoroti tiga aspeknya, yaitu: gembala tidak boleh terlalu sibuk dalam pelayanan, gembala perlu belajar melayani dengan diam-diam, alias subversif, seperti Yesus dan gembala perlu mempunyai perspektif apokaliptik (akhir jaman). Selesai ibadah, gembala berdiri di pintu keluar menyalami setiap jemaat sambil memetakan di pikirannya wajah dan nama jemaatnya. Semakin banyak jemaatnya, semakin sulit mencocokkannya. Seorang pengusaha datang ke gembala dan berkata: “Pastor, terima kasih, kotbahnya bagus. Sekarang saya akan kembali ke dunia nyata – dunia sesungguhnya.” Gembala itu tersentak, karena dalam kotbahnya dia berusaha…

Continue ReadingContemplative Pastor by Eugine Peterson

Tips Dari Tuhan Dalam Menghadapi Musuh

Mengikut Yesus kita diperhadapkan dengan berbagai macam tantangan dan tekanan. Di negara kita yang kita cintai Indonesia, ada beberapa tempat yang tidak bisa bebas dalam beribadah dan melaksanakan kegiatan keagamaan lainnya. Hal ini terjadi karena beberapa oknum yang tidak bertanggungjawab yang kemudian menghasut orang-orang untuk menghalangi anak-anak Tuhan beribadah.  Dengan kejadian seperti ini apa yang harus dilakukan ? Tentunya hal ini jangan sampai membuat kita dendam dengan mereka yang menghalangi bahkan memaksa untuk tidak melaksanakan ibadah tersebut. Karena sebagai anak Tuhan yang menjadi pengikut Tuhan, kita harus mengikuti teladan Tuhan Yesus sewaktu Dia menghadapi tekanan ataupun penganiayaan.  Sesuai dengan nasihatNya dalam…

Continue ReadingTips Dari Tuhan Dalam Menghadapi Musuh

Faith is The Principle

Faith is the principle Yesus ketika Dia hadir ke dalam dunia dan berwujud dalam rupa manusia. Maka Dia banyak memberikan pelajaran-pelajaran dalam kehidupan orang-orang pada masa itu. Semua pengajaran Yesus bisa kita lihat dalam kitab-kitab Injil. Semua pengajaran Yesus itu merupakan sebuah prinsip dalam kehidupan. Mengapa dikatakan Prinsip ? Kita harus mengerti dulu, apa yang dinamakan dengan prinsip menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang disadur dari Sebuah situs http://kbbi.web.id/prinsip prinsip/prin·sip/ n asas (kebenaran yang menjadi pokok dasar berpikir, bertindak, dan sebagainya); dasar; -- deskripsi asas perbedaan; -- konvensi asas persesuaian; berprinsip/ber·prin·sip/ v mempunyai (menganut) prinsip (http://kbbi.web.id/prinsip) Prinsip itu sebagai suatu asas atau suatu kebenaran atau sebagai dasar. Prinsip…

Continue ReadingFaith is The Principle

Gaya Hidup Yesus (3)

Bagian yang pertama dari Gaya hidup Yesus adalah sebuah pendahuluan, kemudian bagian yang kedua kita pelajari bahwa gaya hidup Yesus itu adalah Dia memiliki sebuah prioritas. Yang ketiga yang akan kita pelajari dari seri pelajaran Gaya hidup Yesus yaitu Yesus adalah pribadi yang memiliki persekutuan yang intens dengan Bapa. Ada arti yang begitu dalam dari kata "persekutuan", persekutuan bisa diartikan persatuan/penggabungan untuk menghasilkan kekuatan tertentu demi tercapainya suatu tujuan (cita-cita). Contoh saat ini dunia sedang menghadapi isu terorisme yang begitu menakutkan, terorismen ini didominasi oleh suatu kelompok yang bernama isis. Oleh karena isis sudah menjadi "musuh dunia" dikarenaka tindakannya yang sudah memakan banyak…

Continue ReadingGaya Hidup Yesus (3)

Gaya Hidup Yesus (2)

Mempelajari gaya hidup maka sama artinya dengan mempelajari tentang karakter. Karena setiap gaya hidup itu adalah "pancaran" atau bentuk luar dari karakter. Contoh ada orang yang memiliki gaya hidup mewah karena orang ini memiliki karakter yang matrealitis dan ingin menunjukkan/memamerkan kekayaan. Sebab itu begitu pentingnya kita mempelajari yang namaNya karakter. Karakter Yesus yang pertama adalah Dia adalah orang yang memiliki prioritas. Menurut KBBI, prioritas adalah "yang didahulukan dan diutamakan daripada yang lain" . Menurut kamus Oxford, prioritas adalah keadaan dimana seseorang /sesuatu dianggap atau diperlukan lebih penting dari pada yang lain. Prioritas juga  dalam beberapa pengertian yang lain adalah -hak yang harus didahulukan, - keadaan awal/ penuh…

Continue ReadingGaya Hidup Yesus (2)