IBADAH RAYA, 31 Januari 2021
https://youtu.be/4fzpO5wpS30
https://youtu.be/4fzpO5wpS30
Daud adalah seorang yang selalu dekat dengan Tuhan. Kedekatan dengan Tuhan dia tuangkan dalam bentuk mazmur sebagai ungkapan pujian peagungan dan kekaguman akan Tuhan. Kehidupan Daud yang terpola dalam kehidupan yang dekat/intim dengan Tuhan membuat Daud banyak mengalami hal-hal yang luar biasa bersama dengan Tuhan, Salah satu yang dialami oleh Daud adalah soal kedamaian. Ada banyak peristiwa yang membuat Daud menghadapi masalah dan tantangan dalam kehidupan, tetapi Daud tetap tenang dan tenteram dalam menghadapi semua masalah (Mazmur 3:6; 4:). Kita tahu bersama Saul mengejar Daud untuk dibunuh, dalam pemerintahannya dia dikudeta oleh anaknya sendiri, Absalom. Dia dikejar untuk dibunuh, Pengalaman-pengalaman…
Masih mengenai dekat dengan Tuhan menghasilkan kedamaian. Saat ini kita akan melihat dan belajar dari salah seorang yang tercatat dalam Alkitab yang selalu mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga dia selalu mendapatkan kedamaian/ketenangan meskipun dia berada dalam ancaman nyawa. Orang ini bernama Daniel. Daniel sedang dalam posisi terjepit karena ada peraturan raja Darius yaitu bagi mereka yang tidak melaksanakan doa kepada raja Darius maka akan dilemparkan ke gua singa (Daniel 6:8-10), akan tetapi Daniel sadar bahwa itu adalah dosa dan tidak ada kompromi dengan dosa. Daniel memiliki prinsip kehidupan bahwa tidak ada orang atau pihak manapun yang menghentikan ibadah kepada Tuhan…
Dalam Mazmur 62:2-3, pemazmur menuliskan bahwa ketenangan/kedamaian terjadi ketika kita mendekatkan diri dengan Tuhan. Apa yang membuat kita merasa tenang ketika kita mendekatkan diri dengan Tuhan. Berdasarkan Mazmur 62:2-3 ini kita bisa melihat beberapa alasan. Alasan yang pertama, Tuhan adalah Pelindung yang memberikan rasa aman. Tuhan adalah Gunung Batu dan Kota Benteng. Gunung Batu dan Kota benteng adalah tempat perlindungan bagi setiap mereka yang mengalami ancaman bahaya oleh karena serangan musuh. Tuhan sanggup untuk menjadi pelindung dari setiap serangan musuh yang mengancam. Ancaman terberat apapun tidak akan mengganggu kita sepanjang kita hidup dekat dengan Tuhan. Alasan yang kedua, Tuhan memberikan…
Pada hakekatnya setiap manusia menginginkan kedamaian. Karena kedamaian itu membuat manusia akan merasa aman, tenang dan nyaman. Menurut KBBI kata "damai" memiliki pengertian : tidak ada perang, tdak ada kerusuhan; damai; tenteram, tenang; keadaan tidak bermusuhan dan rukun. Dari arti damai ini maka itu membuat kita mengerti dan menyadari betapa indahnya kalau damai itu dirasakan oleh semua orang. Tetapi dengan kondisi seperti sekarang ini, dimana kita menghadapi masa yang berat dan akan menjadi cataran sejarah dunia yaitu keadaan dimana virus covid-19/corona begitu mematikan sehingga membuat orang banyak yang takut, gelisah dan kuatir. Dampak dari covid-19 ini membuat banyak orang mengalami…
Melayani Tuhan adalah sebuah ketetapan Tuhan dan merupakan tujuan kehidupan selama kita hidup dalam dunia ini. Tujuan kehidupan yang Tuhan ingin kita laksanakan selama kita hidup dalam dunia adalah kita hidup dalam penyembahan, persekutuan, pemuridan, pelayanan dan penginjilan/misi. Inilah yang terus kita pelajari dan perjuangan selama hidup karena inilah tujuan hidup kita. Kita tahu bersama iblis tidak senang untuk kita hidup dalam tujuan Tuhan, dia akan berusaha semaximal mungkin untuk kita tidak hidup dalam tujuan Tuhan. Salah satu contoh yang kita ambil mengenai pelayanan. Iblis akan berusaha untuk menggoda setiap orang yang melayani Tuhan untuk mundur dari pelayanan bahkan sampai…
Hanya oleh kasih karunia Allah maka House of Grace boleh berdiri di BSD pada Agustus 1999 dan tetap ada sampai sekarang memasuki usia yang ke-21 itu terjadi hanya karena kasih karunia dan penyertaan-Nya yang luar biasa. Kita dapat berkata, “Eben-Haezer, Sampai di sini Tuhan menolong kita." Di moment ulang tahun ini, kita diingatkan untuk menjadi Gereja yang teguh dengan ucapan syukur. Sekalipun kita sedang berada di situasi yang sulit akibat pandemi covid-19 tetapi iman kita harus tetap teguh, kita harus tetap percaya dan bersyukur bahwa Tuhan baik ! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya (Mazmur 136:1). Tuhan menghendaki kita untuk kita…
Pengkhotbah: Ps.Jefry R Wuntu Hari: Minggu, 09 Februari 2020 Ayat: 1 Korintus 12:12 Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan kita dinasehatkan Tuhan untuk hidup dalam satu persekutuan yang namanya gereja. Persekutuan dalam gereja menjadi satu hal yang sangat penting dalam kehidupan kita sebagai anak Tuhan. Persekutuan dalam gereja itu juga menjadi kerinduan Tuhan dan Dia nyatakan dalam Doa-Nya supaya setiap gereja Tuhan menjadi satu (Yoh 17:22). Tentunya untuk membuat persekutuan itu tetap menjadi satu dan kuat maka dibutuhkan hubungan yang baik dalam gereja untuk tetap bersatu. Kunci persekutuan yang baik adalah menjaga hubungan satu dengan yang lain. Tentunya itu bukan…
Pengkhotbah: Ps.Herry Wuntu, S.Th Hari: Minggu, 02 Februari 2020 Ayat: Matius 22:34-40 Asal mula kata resolusi dimulai dari zaman dahulu kala, dimana di suatu tempat di kerajaan Babelonia kuno terjadi aktifitas sehari-hari yang menggunakan alat-alat (perkakas) yang terbuat dari besi. Pada zaman itu besi adalah bahan yang jarang ditemui (langka) dan mahal. Oleh sebab itu ketika ada satu orang yang meminjam barang/alat dari besi maka dia akan meminjam dengan sebuah kesadaran untuk segera mengembalikan ketika barang itu selesai dipakainya. Kesadaran untuk membuat keputusan untuk segera mengembalikan itulah yang dinamakan dengan resolusi.Dengan berkembangnya zaman dan peradaban maka resolusi mengalami perubahan bahkan…