Menjadi Pribadi Yang Taat

Tuhan menyatakan perkenanan-Nya karena ketaatan Nuh. Nuh adalah contoh pribadi yang taat karena kehidupannya adalah kehidupan yang dibentuk dalam pengenalan akan Tuhan. Oleh pengenalan akan Tuhan maka Nuh menjadi orang yang benar, tidak bercela dan hidup bergaul dengan Allah (Kej 6:9). Ketiga hal inilah yang menjadi bagian dari karakter Nuh sehingga membentuk Nuh menjadi pribadi yang taat. Kita akan belajar dari bagian-bagian dari karakter Nuh : Pertama, Nuh adalah seorang yang benar. Menjadi orang yang benar adalah menjadi orang yang mau dipimpin oleh Kebenaran. Nuh selalu membawa hidupnya untuk selalu siap untuk mendengar Suara Tuhan yang adalah Kebenaran. Nuh bisa…

Continue ReadingMenjadi Pribadi Yang Taat

Profil Orang Yang Taat

Tuhan begitu sedih dengan ketidaktaatan, tapi akhirnya ada seorang yang membuat Tuhan tersenyum karena ketaaatan yang dimiliki orang ini. Dengan lengkap dijelaskan profil atau identitas dari ketaatan orang ini yaitu "...benar,..tidak bercela,...dan hidup bergaul dengan Allah" (Kej 6:9). Orang yang taat ini bernama Nuh. Dengan ketaatan sehingga Nuh mendapat Kasih Karunia Tuhan (Kej 6:8), Nuh mendapat Kasih yang spesial dari Tuhan. Kasih ini membawa Nuh mengalami banyak kebaikan Tuhan. Dengan banyaknya populasi manusia yang hidup saat itu, yang terbagi dalam 2 golongan yaitu golongan orang tidak taat (mayoritas) dan Nuh beserta keluarganya yang taat (minoritas). Ketaatan Nuh dan keluarganya, bisa…

Continue ReadingProfil Orang Yang Taat

Ungkapan Hati Allah atas Ketidaktaatan

Tuhan tidak menghendaki ketidaktaatan. Berbagai macam peringatan tertulis secara jelas dalam Alkitab tentang dampak atau akibat dari ketidaktaatan. Tuhan kita adalah Tuhan yang memiliki perasaan dan emosi yang ditunjukkan dari refleksi hati-Nya terhadap apa yang terjadi. Ada ungkapan hati Tuhan ketika dia melihat ketidaktaatan sedang terjadi. Kita bisa melihat dalam Kej 6:3, "..Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia,..". Roh Tuhan adalah Pribadi Tuhan sendiri. Tuhan tidak mau tinggal dalam diri manusia yang tidak taat, manusia yang lebih menuruti keinginan daging (hawa nafsunya). Tuhan melihat pada saat itu bahwa kehidupan manusia lebih cenderung untuk melakukan kejahatan (Kej 6:5). Ungkapan…

Continue ReadingUngkapan Hati Allah atas Ketidaktaatan

Mengantisipasi Kesombongan

Kesombongan atau tinggi hati adalah sesuatu yang dibenci oleh Tuhan. Orang yang sombong adalah orang yang tidak mudah untuk taat kepada Tuhan. Sebab itu kita harus mengantisipasi setiap roh kesombongan, jangan sampai kita hidup dalam kesombongan. Orang yang sombong dibenci oleh Tuhan (Ams 6:16-17) sehingga menjadi ketetapan Tuhan orang yang sombong akan mengalami kehancuran pada waktunya (Ams 18:12b). Salah satu contoh dalam Alkitab, kita bisa lihat dalam peristiwa menara Babel (Kej 11:4). Manusia pada saat itu ingin membangun sebuah bangunan yang kokoh dan megah dan dalam perencanaan bangunan/menara itu akan sampai di langit. Tujuan dibangunnya menara Babel adalah untuk menunjukkan…

Continue ReadingMengantisipasi Kesombongan

Kekuatan Pujian dan Penyembahan

Pengkhotbah: Pdt.Willing Tan Hari: Minggu, 06 Oktober 2019 Ayat: Mazmur 22:4 Pujian dan Penyembahan adalah hal yang disukai oleh Tuhan. Tuhan begitu menikmati ketika anak-anak-Nya memuji dan menyembah Tuhan. Tuhan bersemayam di atas pujian dan penyembahan anak-anak-Nya (Mzm 22:4). Ini juga menjadi menjadi alasan kenapa kita memuji dan menyembah Tuhan,selain karena kita diciptakan untuk memuji dan menyembah Tuhan, ternyata memang itu menjadi kesenangan Tuhan ketika kita memuji dan menyembah Tuhan. Tuhan kita hidup ! (Mzm 18:47), ini bukan hanya menunjukkan bahwa keberadaan Tuhan tetapi juga menunjukkan bahwa Dia memiliki emosi dan perasaan serta selera untuk menikmati setiap apa yang kita…

Continue ReadingKekuatan Pujian dan Penyembahan

Akibat Tidak Menjaga Hati

Hati adalah Pusat kehidupan, hati mempengaruhi tindakan dalam kehidupan kita. Dan juga hati menentukan jalan kehidupan kita. Sebab itu kita harus menjaga hati kita (Ams 4:23). Karena ketika menjaga hati kita dengan baik, maka kehidupan kita akan baik. Apa yang kita pikirkan, apa yang kita katakan, apa yang kita perbuat adalan baik. Hati yang baik akan membentuk karakter yang baik. Tuhan Yesus mengkritik bagaimana ibadah yang tidak didasari oleh hati yang benar (hati yang sungguh-sungguh) (Mat 15:8). Tuhan Yesus juga mengingatkan bahwa ketika hati tidak dijaga dengan benar, maka akan menjadi hati yang jahat dan menghasilkan perbuatan-perbuatan yang menajiskan/berdosa (Mat…

Continue ReadingAkibat Tidak Menjaga Hati

Pertemuan Kasih dan Keadilan

Akibat dari ketidaktaatan akan menerima hasil yang membuat kita menyesal dan membuat kita menderita. Tuhan dalam menunjukkan keadilan-Nya maka Tuhan harus memberikan hukuman bagi Adam dan Hawa yang tidak taat. Bahkan oleh karena ketidak taatan mereka maka generasi setelah mereka adalah generasi yang hidup dalam keturunan dosa (Roma 5:12,19a). Tapi kita juga mengenal Tuhan kita bahwa Dia adalah Tuhan yang penuh dengan kasih (1 Yoh 4:8). Dan inilah Tuhan kita, sekalipun Dia harus menghukum manusia karena dosa/ketidaktaatan (menunjukkan keadilan-Nya) akan tetapi diwaktu yang sama Tuhan juga menyatakan kebaikan-Nya (menunjukkan kasih-Nya) kepada manusia. Tuhan membuat pertemuan antara kasih dan keadilan. Tuhan…

Continue ReadingPertemuan Kasih dan Keadilan

Akibat Ketidaktaatan

"..Apa yang ditabur..., itu juga yang akan dituainya." (Gal 6:7b). Ini adalah prinsip Firman Tuhan yang tidak dapat ditawar ataupun ditolak. Ini adalah peraturan Tuhan yang tetap dan kekal untuk selama-lamanya. Inilah yang terjadi dengan perbuatan dosa di Taman Eden. Akibat ketidaktaatan Adam dan Hawa maka mereka harus menerima konsekuensi dari perbuatan mereka. Dosa tidak bisa dikompromikan dengan pribadi Tuhan. Itulah yang membuat Tuhan mengusir Adam dan Hawa dari Taman Eden yang mulia (Kej 3:23-24). Hubungan yang begitu dekat harus terputus akibat dosa. Begitu fatalnya perbuatan maka akan menerima hasil yang begitu "mahal". Oleh sebab itu kita tidak boleh membiarkan…

Continue ReadingAkibat Ketidaktaatan

Peringatan Untuk Berhati-hati

Orang yang tidak berhati-hati akan memiliki kecenderungan untuk mengalami bahaya atau kecelakaan. Orang yang tidak berhati-hati akan mengalami banyak hal yang merugikan. Sebab itu selalu ada peringatan untuk kita berhati-hati untuk mencegah kita mengalami hal-hal yang merugikan atau pun membahayakan kita. Dosa terjadi karena diawali dengan keinginan hawa nafsu yang tidak dijaga atau dengan kata lain karena tidak berhati-hati menjaga keinginan maka akan menciptakan suatu dorongan dan perbuatan untuk melakukan dosa. Hawa adalah contoh orang yang tidak berhati-hati menjaga dirinya. Diawali dengan dia memberikan waktu untuk dia "ngobrol" dengan iblis (Kej 3:2) dan tidak menjaga keinginan matanya untuk melihat dan…

Continue ReadingPeringatan Untuk Berhati-hati

Ujian Ketaatan

Tuhan menghendaki kita untuk taat kepada-Nya, bahkan Dia memberikan janji yang luar biasa bagi kita bahwa ada berkat yang lebih lagi Dia akan curahkan ketika kita melakukan ketaatan. Meskipun begitu Tuhan mau bahwa waktu kita melakukan ketaatan maka kita melakukan-Nya bukan karena mengejar berkat-Nya tetapi dilandasi oleh rasa kasih kita kepada Tuhan untuk melakukan ketaatan, kita taat karena hanya Dialah Allah yang besar dan Maha Kuasa dan layak untuk ditaati.Inilah dasar/pengertian yang benar mengapa kita melakukan ketaatan. Iblis yang adalah musuh Allah, sangat menentang ketaatan kita kepada Tuhan. iblis selalu berupaya mencoba dan menggoda anak Tuhan supaya tidak taat kepada…

Continue ReadingUjian Ketaatan