Menjadi hamba Allah

Roma 6:15-23"Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal." (ayat 22) Bagian ini mengulang jawaban Paulus terhadap kesalahan menyimpulkan anugerah. Hanya, dalam bagian ini Paulus menyoroti kesimpulan keliru bahwa orang boleh berbuat dosa karena tidak berada di bawah Taurat (ayat 15). Dalam bagian ini ia menegaskan perhambaan kita kepada Allah. Ada delapan kali kata "hamba" ia gunakan dalam perikop ini. Selain itu, ia juga lebih menekankan aspek aktif orang Kristen menyerahkan diri kepada kebenaran. Hamba atau budak dalam zaman itu…

Continue ReadingMenjadi hamba Allah

Mati bagi dosa, hidup bagi Kristus

Roma 6:1-14"Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia." (ayat 14) Dosa manusia membuat kasih karunia Allah tercurah sehingga manusia menerima pembenaran. Lalu bolehkah kita berbuat dosa terus supaya kasih karunia Allah terus menerus mengalir atas kita (ayat 1)? Pertanyaan ini sebenarnya menggelikan. Bagaimana mungkin seorang anak berpikir untuk melawan orangtuanya karena tahu bahwa orangtuanya akan memaafkan dia? Lahir baru membuat dosa tidak lagi berkuasa atas kita karena Kristus telah mati untuk menebus kita. Kita telah bebas dari pengaruh dosa karena kesatuan kita dengan Kristus. Lalu bagaimana…

Continue ReadingMati bagi dosa, hidup bagi Kristus

Mengikuti Adam atau mengikuti Kristus?

Roma 5:12-21"Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus." (Ayat 15) Paulus membandingkan Adam dan Kristus sebagai wakil dari dua kelompok manusia. Adam adalah manusia pertama. Ia jatuh ke dalam dosa karena melanggar firman Allah. Pelanggaran Adam ternyata bukan hanya berpengaruh pada dirinya sendiri. Persekutuan dengan Adam mengakibatkan seluruh manusia jadi terkena dampaknya (ayat 12). Semua manusia jadi terlahir sebagai orang berdosa karena ketidaktaatan Adam. Lebih…

Continue ReadingMengikuti Adam atau mengikuti Kristus?

Berkat pembenaran

Roma 5:1-11"Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus." (ayat 1) Murka Allah nyata atas orang berdosa (1:18). Namun mereka yang telah dibenarkan oleh Yesus Kristus tidak perlu takut lagi pada murka itu. Pembenaran yang Kristus lakukan menghadirkan berkat dalam kehidupan orang yang dibenarkan. Berkat apakah itu?Pertama, diperdamaikan dengan Allah (ayat 11) sehingga menikmati damai sejahtera dengan Dia (ayat 1). Melalui kematian-Nya, Kristus memperdamaikan manusia dengan Allah.Kedua, yaitu beroleh jalan masuk kepada Allah (ayat 2a). Sebab itu manusia tidak perlu lagi memakai perantaraan imam untuk datang kepada Allah.…

Continue ReadingBerkat pembenaran

Oleh kasih karunia melalui iman

Roma 4:15-25"Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran." (ayat 20-22) "Apa yang dimaksud dengan iman? Abraham merupakan gambaran yang tepat untuk memahami iman. Kita tahu bahwa Allah menjanjikan Abraham keturunan dan ia akan menjadi bapak banyak bangsa (ayat 17). Bagaimana respons Abraham terhadap janji itu? Ia percaya. Padahal kondisi dirinya dan istrinya tidak memungkinkan lagi (ayat 18-19). Mereka berdua sudah berusia lanjut. Tubuh Sara sudah tidak mampu menghasilkan…

Continue ReadingOleh kasih karunia melalui iman

Pembenaran, kasih karunia, iman

Roma 4:1-14"Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? "Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran." (ayat 3) Untuk memperkuat argumentasi mengenai pembenaran yang hanya didapat dengan kasih karunia oleh iman, Paulus menjadikan Abraham dan Daud sebagai contoh. Keduanya adalah orang Yahudi dan merupakan tokoh yang sangat dihormati orang Israel. Israel tahu perjalanan iman Abraham, bapak leluhur mereka (ayat 1). Kisah hidup Abraham memperlihatkan berbagai tindakan yang dia lakukan sebagai respons terhadap janji, karya, maupun perintah Allah. Maka Abraham disebut bapak orang beriman. Walau demikian Abraham tidak memiliki dasar untuk bermegah karena ia dibenarkan oleh iman,…

Continue ReadingPembenaran, kasih karunia, iman

Iman kepada Kristus

Roma 3:21-31"Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat." (ayat 28) Dalam pengadilan, jika seseorang terbukti bersalah melanggar hukum, bagaimana ia dapat membela diri? Begitulah situasi yang dihadapi manusia berdosa, tidak dapat membenarkan diri. Taurat pun tidak dapat diharapkan untuk membenarkan manusia karena Taurat justru menyatakan bahwa tidak seorang pun yang dapat melakukan Taurat sepenuhnya. Lalu apa lagi yang dapat dilakukan manusia? Tidak ada, selain berharap pada kasih karunia Allah. Keselamatan dari Allah sama sekali tidak tergantung pada kemampuan manusia melakukan Taurat. Keselamatan terjadi melalui karya Yesus Kristus. Dan keselamatan bukanlah konsep Paulus,…

Continue ReadingIman kepada Kristus