Injil kekuatan Allah

Roma 1:16-17 "Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." Ayat diatas dimulai dengan kata sambung "sebab" perlu dipahami dalam hubungannya dengan ayat 14-15 yang mengatakan, "Sebab aku tidak malu terhadap Injil." Sebagai seorang hamba Kristus, Paulus merasa dirinya berutang untuk memberitakan Injil kepada orang dari segala kalangan, "baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar." Dalam konteks inilah…

Continue ReadingInjil kekuatan Allah

Pemberita Injil sejati

Roma 1:1-7"Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah." (ayat 1) Paulus memperkenalkan dirinya sebagai hamba Yesus dan Rasul. Dua istilah yang sangat kontras. Hamba adalah seorang yang tidak memiliki hak apa-apa, hanya bergantung penuh kepada pemiliknya. Rasul adalah seorang utusan Allah. Di sinilah paradoksnya panggilan seorang hamba Tuhan. Tuhan berdaulat memilih dan memanggil seseorang menjadi rasul atau hamba-Nya untuk diutus-Nya, namun orang tersebut harus merespons dengan ketaatan total (ayat 5). Tugas seorang rasul atau hamba Tuhan adalah memberitakan Injil. Berita Injil bukan peraturan-peraturan untuk mendapatkan keselamatan, bukan juga janji-janji masa depan yang…

Continue ReadingPemberita Injil sejati

Amanat Agung

Matius 28:16-20"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (ayat 19-20) Untuk apa Yesus masih tinggal empat puluh hari di tengah-tengah para murid-Nya, setelah kebangkitan-Nya (Kis. 1:3)? Untuk mempersiapkan para murid menjadi juru berita Injil, dengan pengajaran mereka dan dengan hidup mereka. Selama tinggal beberapa waktu dengan para murid, mereka diteguhkan bahwa berita bohong para imam yang disampaikan oleh para prajurit benar-benar kebohongan belaka. Selama empat puluh hari itu Yesus…

Continue ReadingAmanat Agung

Kebenaran akan menang

Matius 28:11-15"dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur." (ayat 13) Apa reaksi orang saat mendengar berita kebangkitan Tuhan Yesus? Para perempuan yang mendengar berita tersebut dari seorang malaikat segera pergi dan menyaksikannya kepada para murid lainnya. Bagi mereka berita ini adalah kabar baik. Mereka harus merespons dengan sukacita dan bergiat memberitakan Injil kepada semua orang. Sangat berbeda dengan para imam yang mendengarkan hal tersebut dari para serdadu yang menjaga di kubur Yesus. Mereka justru menyuap penjaga-penjaga tersebut agar menutup mulut. Bahkan mereka meminta para penjaga itu menyerbarluaskan gosip bahwa mayat Yesus dicuri…

Continue ReadingKebenaran akan menang

Kuasa Kebangkitan Kristus

Matius 28:1-10"Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring." (ayat 5-6) Bingung, senang, takut, mungkin perasaan itu yang berkecamuk dalam diri Maria Magdalena dan Maria yang lain ketika mereka tahu bahwa Yesus telah bangkit dari kematian. Dapat dibayangkan betapa bingungnya mereka ketika pagi hari mereka ingin menengok kubur Yesus, tetapi hanya bertemu dengan malaikat Tuhan yang berkata bahwa Yesus telah bangkit dari kubur. Kebangkitan Kristus atau Paskah merupakan momen iman…

Continue ReadingKuasa Kebangkitan Kristus

Dampak Kematian Kristus

Matius 27:45-66"Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (ayat 46) Puncak penderitaan Yesus bukan fisik maupun batin, tetapi rohani. Dengan menanggung dosa seisi dunia, penderitaan rohani-Nya begitu dahsyat. Hal ini terungkap dari pernyataan Yesus, "Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" Begitu dahysatnya sehingga alam pun ikut bergoncang. Langit menjadi gelap selama 3 jam sebagai tanda kegelapan dosa seluruh dunia ditimpakan atas diri Yesus. Kegelapan itu pun tanda bahwa Yesus sementara waktu harus mengalami keterpisahan dari Bapa yang tidak pernah terjadi selama ini, karena saat itu Bapa memperlakukan Dia…

Continue ReadingDampak Kematian Kristus

Jalan Salib

Matius 27:32-44"Maka sampailah mereka di suatu tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak." (ayat 33) Penyaliban merupakan salah satu bentuk hukuman mati yang paling sadis dan kejam yang pernah diciptakan manusia. Sebelum disalibkan, terpidana mati akan mengalami berbagai siksaan dan cambukan dan juga harus memikul palang kayunya sendiri menuju tempat penyaliban. Tujuan penyaliban ialah agar terpidana mengalami penderitaan yang tidak tertahankan dan kematian secara perlahan-lahan. Dalam peristiwa penyaliban, Yesus mengalami banyak penderitaan baik penderitaan fisik maupun batiniah. Secara fisik Ia disiksa sebelum dipakukan di salib (ayat 27-31). Ia mengalami penderitaan batiniah karena penolakan orang-orang yang Ia kasihi, umat-Nya Israel yang…

Continue ReadingJalan Salib

Tahu tapi tidak melakukan

Matius 27:11-31Lalu Yesus dihadapkan kepada wali negeri. Dan wali negeri bertanya kepada-Nya: "Engkaukah raja orang Yahudi?" Jawab Yesus: "Engkau sendiri mengatakannya." (ayat 11) Pada waktu rezim apartheid di Afrika Selatan berhasil digulingkan, Nelson Mandela naik untuk menjadi pemimpin Afrika Selatan. Ia adalah seorang tokoh lokal yang memimpin perjuangan Afrika Selatan untuk terbebas dari politik apartheid. Politik apartheid memisahkan orang kulit hitam dari orang kulit putih. Orang kulit putih berlaku sebagai kaum yang berkuasa. Hal yang menarik adalah ketika ia menjadi presiden, Nelson Mandela justru mengajak orang-orang kulit putih untuk bekerja bersamanya. Keputusannya itu menuai banyak protes dari orang-orang di sekitarnya,…

Continue ReadingTahu tapi tidak melakukan