Taurat dan Injil

Roma 3:9-20"Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa." (ayat 20) Tidak ada seorang pun yang dapat menyatakan diri benar di hadapan Allah. Bukan berarti bahwa manusia tidak pernah melakukan yang benar. Namun kebenaran yang dilakukan manusia berdosa tidak dapat meraih perkenan Allah. Rasul Paulus menegaskan berulang-ulang bahwa semua orang telah berdosa (ayat 10-12). Perhatikan pengulangan kata "tidak ada" dan "semua" yang menegaskan bahwa semua orang telah tercemar dosa. Bukan saja secara umum, tetapi secara individu juga. Paulus juga menggambarkan bahwa dari ujung rambut sampai…

Continue ReadingTaurat dan Injil

Jangan salah mengerti

Roma 3:1-8"Jadi bagaimana, jika di antara mereka ada yang tidak setia, dapatkah ketidaksetiaan itu membatalkan kesetiaan Allah?" (ayat 3) Isi surat Paulus dalam Rm. 1:18-3:31 menegaskan bahwa semua orang, Yahudi dan non Yahudi, telah berdosa. Jika sama-sama dianggap berdosa, apakah keuntungan sebagai bangsa pilihan Allah dan bersunat? Paulus berkata bahwa setidaknya, kepada merekalah dipercayakan firman Allah (ayat 2). Lalu bila bangsa yang dipercayakan hukum Allah itu gagal memenuhi tuntutan Allah, apakah hal itu membatalkan kasih dan kesetiaan Allah? Tidak (ayat 3-4). Bahkan kegagalan manusia seringkali semakin menegaskan kesetiaan Allah. Kasih seseorang dapat dilihat ketika dia mengampuni orang yang bersalah kepada…

Continue ReadingJangan salah mengerti

Kesejatian umat Tuhan

Roma 2:17-29"Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah." (ayat 29) Adalah suatu kenyataan ironis, di negara hukum penegak-penegak hukumnya justru nomor satu dalam melanggar hukum. Perikop ini jelas ditujukan Paulus kepada orang-orang berlatar belakang Yahudi. Bagi mereka, dosa-dosa seperti yang dipaparkan di pasal 1:18-32 tidak mungkin mereka lakukan. Hanya orang kafirlah yang melakukannya. Alasan mereka adalah karena mereka umat yang memiliki Hukum Taurat. Paulus dengan tegas mengecam kesimpulan seperti itu karena walaupun mereka menyebut diri…

Continue ReadingKesejatian umat Tuhan

Penghakiman Allah

Roma 2:1-16"Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah berlangsung secara jujur atas mereka yang berbuat demikian."(ayat 2) Sangat mungkin ada orang yang membaca perikop terdahulu (1:18-32) dan berkata bahwa itu bukan untuk dirinya. Paulus menuding orang semacam itu sebagai munafik. Paulus menegaskan bahwa penghakiman Allah tidak terelakkan bagi semua orang berdosa (ayat 1-3). Tidak ada gunanya membanding-bandingkan diri dengan orang lain karena di hadapan Tuhan tidak ada yang tersembunyi. Bagian ini mengingatkan kita bahwa kalau kita ditegur karena dosa-dosa kita, itu adalah kemurahan Allah yang menginginkan kita bertobat (ayat 4). Penghakiman Allah bersifat adil. Orang yang mengeraskan hati tidak mau bertobat…

Continue ReadingPenghakiman Allah

Perbudakan dosa

Roma 1:18-32"Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman." (ayat 18) Banyak orang menganggap dosa hanya semata-mata masalah kurang kemauan, pengetahuan, atau kemampuan. Mereka menganggap bahwa kalau motivasi digugah bahwa dosa itu menyakitkan hati Allah dan sesama, serta pengetahuan tentang hal yang benar diajarkan dan dilatihkan, pasti masalah dosa bisa teratasi. Paulus menyatakan bahwa dosa adalah menindas kebenaran yang sudah dinyatakan Allah dan dengan sengaja melakukan kejahatan (ayat 18-23). Manusia tidak dapat berdalih karena Allah telah menyatakan kebenaran-Nya lewat hati nuraninya. Karena itu, sengaja berbuat kejahatan berarti sengaja melawan Allah. Sangat…

Continue ReadingPerbudakan dosa

Injil kekuatan Allah

Roma 1:16-17 "Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." Ayat diatas dimulai dengan kata sambung "sebab" perlu dipahami dalam hubungannya dengan ayat 14-15 yang mengatakan, "Sebab aku tidak malu terhadap Injil." Sebagai seorang hamba Kristus, Paulus merasa dirinya berutang untuk memberitakan Injil kepada orang dari segala kalangan, "baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar." Dalam konteks inilah…

Continue ReadingInjil kekuatan Allah

Pemberita Injil sejati

Roma 1:1-7"Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah." (ayat 1) Paulus memperkenalkan dirinya sebagai hamba Yesus dan Rasul. Dua istilah yang sangat kontras. Hamba adalah seorang yang tidak memiliki hak apa-apa, hanya bergantung penuh kepada pemiliknya. Rasul adalah seorang utusan Allah. Di sinilah paradoksnya panggilan seorang hamba Tuhan. Tuhan berdaulat memilih dan memanggil seseorang menjadi rasul atau hamba-Nya untuk diutus-Nya, namun orang tersebut harus merespons dengan ketaatan total (ayat 5). Tugas seorang rasul atau hamba Tuhan adalah memberitakan Injil. Berita Injil bukan peraturan-peraturan untuk mendapatkan keselamatan, bukan juga janji-janji masa depan yang…

Continue ReadingPemberita Injil sejati

Amanat Agung

Matius 28:16-20"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (ayat 19-20) Untuk apa Yesus masih tinggal empat puluh hari di tengah-tengah para murid-Nya, setelah kebangkitan-Nya (Kis. 1:3)? Untuk mempersiapkan para murid menjadi juru berita Injil, dengan pengajaran mereka dan dengan hidup mereka. Selama tinggal beberapa waktu dengan para murid, mereka diteguhkan bahwa berita bohong para imam yang disampaikan oleh para prajurit benar-benar kebohongan belaka. Selama empat puluh hari itu Yesus…

Continue ReadingAmanat Agung