Sesuai Tujuan Penciptaan

Teknologi saat ini sangat dekat dengan aktivitas manusia setiap hari,  manusia sepertinya sulit untuk dipisahkan dengan yang namanya teknologi, salah satunya yaitu handphone (hp). Di Indonesia sendiri, data tahun 2016, hp yang aktif yang digunakan konsumen ada sekitar 281 juta buah, lebih banyak dari jumlah penduduk Indonesia yang ada sekitar 257 juta jiwa. Tujuan utama diciptakan handphone untuk dipakai sebagai alat komunikasi. Akan tetapi saat ini hp  bisa dipakai untuk berbagai macam tujuan misalnya untuk mengambil foto, merekam     adegan lewat video, dan lain sebagainya. Artinya hp sudah beralih fungsi dari penciptaan sebelumnya. Sebenarnya mirip dengan beberapa kehidupan anak Tuhan. Sebagai…

Continue ReadingSesuai Tujuan Penciptaan

Kekuatan Dalam Kehidupan

Dalam setiap kehidupan, maka mutlak membutuhkan kekuatan. Ketika tidak ada kekuatan maka tidak ada kehidupan. Bernafas adalah syarat utama untuk kita hidup di dunia ini, untuk bisa bernafas maka organ-organ pernafasan harus berfungsi dengan baik. Untuk organ pernafasan ini, berfungsi dengan baik maka membutuhkan kekuatan. Dalam kehidupan untuk tetap mengikuti Tuhan pun demikian, membutuhkan kekuatan. Mengapa ada banyak orang yang dulunya dikenal setia, taat kepada Tuhan dikenal sebagai anak  Tuhan yang setia  tapi pada akhirnya tidak setia lagi ikut Tuhan ( tidak ikut ibadah, doa, baca FA dan lakukan FA, dll), karena kekuatannya berkurang, bahkan kalau dibiarkan begitu maka akan hilang kekuatan dan…

Continue ReadingKekuatan Dalam Kehidupan

Janji Tuhan

Janji Tuhan adalah janji yang sangat indah dan luar biasa, Janji Tuhan adalah janji yang murni dan sangat teruji (Mazmur 12:7; 119:140) Janji Tuhan adalah janji yang pasti ditepati (Mazmur 12:8; Bilangan 23:19) Yang berhak memiliki janji Allah adalah anak Allah (Roma 8:17) Respon terhadap setiap janji Allah adalah menyimpan dalam hati (Mazmur 119:11) Kita harus yakin dan tidak bimbang terhadap setiap janji Allah (Roma 4:20-21)

Continue ReadingJanji Tuhan

Yesus Sang Pemenang

  • Post author:

Yesus diutus oleh Bapa datang ke dalam dunia ini dengan satu misi yaitu menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka (Mat 1:21). Hal ini dikarenakan semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah dan tidak ada seorang pun yang benar (Roma 3:23,10). Di dalam kondisi ini, manusia tidak dapat menyelamatkan diri mereka sendiri, dan sebagai upah dosa ialah maut (Roma 6:23). Karena kasih-Nya yang besar maka Yesus mau mengorbankan diri-Nya dengan mati di atas kayu salib guna menebus manusia dari dosa mereka. Di dalam 1 Petrus 2:24 dikatakan “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib,…

Continue ReadingYesus Sang Pemenang

Mati Segan Hidup Tak Mau

  • Post author:

Mungkin hampir 100% dari kita pernah mendengar pepatah yang mengatakan "Mati Segan Hidup Tak Mau". Tapi apakah kita pernah merenungkan secara mendalam arti dari pepatah tersebut? Secara harafiah pepatah tersebut menggambarkan kondisi seseorang yang benar-benar sudah tidak punya harapan, ke kiri salah, kekanan jurang. Tidak mati, tidak juga hidup. Bahkan jika pepatah tersebut dibalik menjadi "Hidup Segan Mati Tak Mau", tetap akan memiliki makna yang sama. Bagaimana dengan kerohanian kita? Apakah selama ini kita juga sering mengalami pasang surut dalam perkembangan rohani? Sehingga dapat di katakan kalau kehidupan rohani kita juga "Mati Segan Hidup Tak Mau"? Bagaimana nasib kehidupan rohani…

Continue ReadingMati Segan Hidup Tak Mau

Pencobaan datang dari Allah?

  • Post author:

Seringkali kita ketika masuk dalam jurang pencobaan, dengan secara sadar berucap, "Terima kasih Tuhan, pencobaan yang Engkau berikan telah membuatku semakin kuat!". Kalimat ini memang menguatkan. Namun sadarkah kita ketika kita mengucapkan kata-kata itu, secara tidak langsung kita telah menuduh Allah berbuat jahat terhadap kita? Padahal Allah adalah sumber segala kebaikan, sumber damai sejahtera, sumber berkat, tapi kok malah melakukan hal yang jahat terhadap kita? Jika ucapan-ucapan seperti itu semakin sering kita ucapkan ketika kita menghadapi masalah, maka tanpa disadari, alam roh kita akan membenarkan bahwa Allah itu adalah sumber bencana yang kita terima, dan ini jelas bertentangan dengan firman…

Continue ReadingPencobaan datang dari Allah?

Merombak Tata Cara Pengembalian Persepuluhan?

  • Post author:

Selama ini tata cara pengembalian persepuluhan di House of Grace adalah dengan memasukkan amplop persepuluhan ke dalam kotak persepuluhan yang berada dibagian belakang ruangan gereja. Mungkin supaya lebih praktis, lokasi kotak persepuluhan ini di letakkan di dekat pintu masuk. Jadi, setiap jemaat yang baru datang dapat langsung melihat dan memasukkan amplop persepuluhan ke kotak tersebut, atau kalau ada jemaat yang lupa, dan baru ingat ketika ibadah selesai, yang bersangkutan dapat menjangkau kotak tersebut dengan mudah, sesaat ketika akan keluar ruangan gereja. Selain itu ada juga beberapa jemaat yang mengembalikan persepuluhan dengan memasukkan dalam kantong persembahan pada saat kantong tersebut diedarkan.…

Continue ReadingMerombak Tata Cara Pengembalian Persepuluhan?

Bersyukurkah Kita?

  • Post author:

Hampir tiap hari Saya melihat stiker yang bertuliskan “BERSYUKURKAH KITA” di kaca belakang mobil-mobil pribadi yang berlalu-lalang di Jakarta. Sekedar illustrasi, stikernya kecil ukuran 10×15 cm berwarna ungu dan  putih. Bagi Saya pribadi, kata-kata BERSYUKUR selalu ajaib. Ajaib dalam arti kata-kata tersebut membuat Saya selalu merasa makin kecil dimata Tuhan. Merasa tidak ada apa-apa nya, dan juga semakin menghargai sesama. Bersyukur adalah suatu rasa yang ada dalam diri manusia ketika membandingkan keadaan yang dia alami dengan orang lain. Rasa bersyukur akan timbul jika kita selalu memandang ke-bawah, dan bukan ke-atas. Bersyukur adalah universal, manusia setidaknya pasti memiliki rasa ini. Kenapa…

Continue ReadingBersyukurkah Kita?

Investasi di Masa Depan

  • Post author:

Baca: Maleakhi 4 Ayat Mas: Maleakhi 3:18 Suatu hari, tanpa sengaja saya mematahkan sebuah bangku milik sekolah. Lalu saya berinisiatif untuk melaporkan hal itu kepada seorang guru. Sebenarnya saya punya kesempatan untuk tidak melapor, karena tidak ada seorang pun yang tahu saat bangku itu patah. Namun, karena ingin berlaku jujur, saya secara sportif melaporkannya. Pada waktu saya melaporkan kejadian tersebut, terjadilah hal yang tidak saya harapkan. Saya terkena semprot kemarahan guru saya. Hati saya sangat dongkol saat itu. Berbuat jujur, tetapi malah tidak mujur. “Huh … percuma saya jujur, tahu gini mendingan tidak usah lapor.” Kadang-kadang kita merasa bahwa berbuat…

Continue ReadingInvestasi di Masa Depan

Semenit Saja

Betapa besarnya nilai uang kertas senilai *Rp.100.000* apabila dibawa ke Gereja untuk disumbangkan; namun betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!   Betapa *lamanya* melayani Allah selama lima belas menit namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.   betapa *sulitnya* untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.   Betapa *asyiknya* apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di Gereja lebih lama sedikit daripada biasa.   Betapa *sulitnya* untuk membaca satu ayat Kitab Suci tapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel…

Continue ReadingSemenit Saja