IBADAH ANAK SEKOLAH MINGGU ONLINE, 17 Oktober 2021
https://youtu.be/10YrSxB82v4
https://youtu.be/10YrSxB82v4
https://youtu.be/K0PYIJKi4Bo
Yakobus 3:13-18"Siapakah di antara kamu yang bijak dan berbudi? Baiklah ia dengan cara hidup yang baik menyatakan perbuatannya oleh hikmat yang lahir dari kelemahlembutan." (ayat 13) Masa kini, kecerdasan intelektual dianggap tidak cukup. Agar hidup sukses, orang perlu memiliki kecerdasan emosional dan spiritual. Mungkin yang dimaksud dengan kecerdasan emosional atau spiritual itu ada kesamaan dengan hikmat. Namun, menganggap diri sudah berhikmat pun tidak menjamin bahwa kita memiliki hikmat surgawi. Perbedaan hikmat surgawi dan hikmat duniawi terletak pada sumber dan hasilnya (Mat 7:17-18). Perbedaan sumber mengakibatkan perbedaan motivasi. Motivasi hikmat surgawi adalah kelemahlembutan (ayat 13). Motivasi hikmat duniawi adalah iri hati,…
Yakobus 3:1-12"Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar." (ayat 5) Apa ukuran kerohanian yang baik? Rajin baca Alkitab, berdoa, dan bergereja? Yakobus menuliskan bahwa ukuran kerohanian yang baik adalah pengendalian atas lidah! Sesudah memberi peringatan agar tidak sembarangan orang ingin menjadi guru (ayat 1), Yakobus menyoroti pentingnya memperhatikan penggunaan lidah. Lidah kecil, tetapi seperti halnya kekang dan api dapat berakibat besar (ayat 2-5). Apabila tidak terkendali, lidah dapat menyebabkan kerusakan besar seperti api dapat membakar hutan (ayat 6). Begitu seriusnya pengaruh…
Yakobus 2:21-26"Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati." (ayat 26) Menunjuk pada kehidupan Abraham dan Rahab, Yakobus menegaskan bahwa iman yang dibenarkan adalah iman yang melahirkan perbuatan benar dan perbuatan itu membuat iman mereka jadi sempurna (ayat 21-22). Abraham menaati perintah Allah agar mengorbankan Ishak (Kej 22). Rahab, meski dengan sedikit informasi, telah bertindak menyembunyikan mata-mata Israel di rumahnya (Yos 2:9,11). Kedua perbuatan tersebut adalah ketaatan pada perintah Allah, dan membuat mereka dibenarkan. Apakah berarti mereka diselamatkan melalui perbuatan? Abraham dibenarkan ketika menerima dan memercayai janji Allah (Kej 15:6). Dalam Kej 22:2, saat…
Yakobus 2:14-20"Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? (ayat 14) Kesalahan terbesar yang orang percaya bisa lakukan adalah memahami iman terpisah dari pengamalannya. Seharusnya pengamalan iman mengikuti kedalaman pemahaman orang tentang imannya. Akibat terburuk dari pemisahan iman dan pengamalannya adalah orang jadi pandai bersilat lidah tentang imannya. Kesalahan sebaliknya adalah apabila orang berupaya menjadi lebih baik melalui perbuatannya untuk tujuan kemanusiaan. Ini akan berdampak pada pemujaan manusia karena perbuatan baik. Memisahkan iman dan perbuatan bisa berdampak pada kesesatan. Firman ini menegur kenyataan adanya orang percaya yang tidak…
Yakobus 2:8-13"Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri", kamu berbuat baik." (ayat 8) Yakobus memberi peringatan kepada umat Tuhan agar tidak pilih-pilih dalam menaati firman Tuhan. Seluruh hukum Tuhan harus ditaati! Mengapa?Pertama, Yakobus menyebut hukum Tuhan sebagai hukum kerajaan (ayat 5). Artinya hukum itu berasal dari Allah sebagai raja kehidupan, dan menjadi ciri dari orang yang termasuk dalam kerajaan-Nya. Melanggar hukum Tuhan, meski hanya satu, berarti menolak pemerintahan Allah dan menyangkali kewargaan dalam kerajaan-Nya.Kedua, meski tertulis dalam Alkitab, tetapi pada hakikatnya hukum tersebut adalah ucapan Allah sendiri. Yakobus menyetarakan…
Yakobus 2:1-7"Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka." (ayat 1) Warga gereja terdiri dari berbagai ras, tingkat ekonomi dan pendidikan. Dalam keragaman itu, adakah kesetaraan sebagai sesama milik Kristus terwujud dalam kehidupan bergereja kita? Yakobus menegur kecenderungan "memandang muka" di dalam kehidupan bergereja (ayat 1). Saling menilai berdasarkan kekayaan, merupakan penyangkalan terhadap prinsip iman kita. Tuhan Yesus yang mulia (ayat 1) telah rela menjadi hina dan mati di kayu salib demi menyelamatkan manusia. Dalam hidup dan karya penyelamatan Yesus Kristus, nilai manusia diubah dari hal-hal yang kasat…
https://youtu.be/nfI8kpQJm_I
https://youtu.be/sIvg2_GfzAc