IBADAH ANAK SEKOLAH MINGGU ONLINE, 24 Oktober 2021
https://youtu.be/RIRgBQa4sZU
https://youtu.be/RIRgBQa4sZU
https://youtu.be/_Q2ELgwco4U
1 Petrus 1:-12"Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan," (ayat 3) Selama hidup di dunia ini, anak-anak Tuhan tidak akan lepas dari masalah dan penderitaan. Namun, anak-anak Tuhan sejati tidak akan tenggelam dalam berbagai percobaan hidup ini sampai berputus asa, apalagi murtad. Tidak sama sekali! Karena anak-anak Tuhan memiliki pengharapan akan kepastian keselamatan! Di dunia ini kita boleh hidup menderita, tetapi di surga kelak, kebahagiaan kekal menanti. Puji Tuhan! Petrus menaikkan doa ucapan syukur untuk umat…
Yakobus 5:12-20"Tetapi yang terutama, saudara-saudara, janganlah kamu bersumpah demi sorga maupun demi bumi atau demi sesuatu yang lain. Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak, supaya kamu jangan kena hukuman." (ayat 12) Dalam setiap proses pengadilan, setiap orang yang terlibat di dalamnya, terdakwa maupun para saksi, sebelum mereka mengucapkan pembelaan dan kesaksian, terlebih dahulu harus diambil sumpah sesuai agama yang dianutnya. Tujuan pengambilan sumpah itu ialah agar mereka bersikap jujur mengatakan kebenaran. Sumpah adalah sesuatu yang penting karena menyangkut Allah dan manusia. Namun, tidak semua orang melihat hakikat sumpah yang sesungguhnya. Ada orang-orang yang dengan…
Yakobus 5:7-11"Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!" (ayat 8) Setelah memperingatkan orang-orang kaya yang hidupnya berorientasi pada harta dan kesenangan, Yakobus mengingatkan orang percaya untuk bersabar sampai kedatangan Kristus yang kedua kali. Pada saat itulah kebenaran dan keadilan-Nya dinyatakan. Namun demikian, lamanya penantian akan hari Tuhan kadang-kadang bisa membuat orang beriman bersikap tidak sabar dan tidak percaya. Maka Yakobus mengingatkan mereka untuk bersabar menantikannya. Agar orang memahami arti kesabaran, Yakobus memberikan gambaran mengenai petani, para nabi di zaman Perjanjian Lama dan juga Ayub (ayat 7, 10-11). Seorang petani bersabar menantikan hasil tanahnya yang…
Yakobus 5:1-6"Jadi sekarang hai kamu orang-orang kaya, menangislah dan merataplah atas sengsara yang akan menimpa kamu!" (ayat 1) Siapakah orang kaya yang ditegur oleh Yakobus sedemikian keras? Samakah dengan mereka yang melupakan Tuhan dalam perencanaan usaha mereka (ayat 13-17)? Rupanya tidak! Yakobus kini berbicara dari konteks sosial zamannya, menegur keras para tuan tanah yang serakah menguasai tanah dan mempekerjakan orang di tanah tersebut secara tidak adil. Dalam surat Yakobus, "kerja" tidak saja mengandung arti harafiah: ekonomis, tetapi juga arti rohani: yakni cara tertentu orang memperlakukan harta, dalam hal ini harta orang lain. Bila orang kaya menambah harta dari upah buruh…
Yakobus 4:11-17Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa." (ayat 17) Hubungan baik dengan Allah seharusnya mewujud dalam hubungan yang baik dengan sesama. Hubungan baik dengan sesama akan terlihat melalui perlakuan terhadap sesama. Itu terlihat juga dari cara berbicara dengan orang lain atau tentang orang lain. Maka seharusnya orang tidak memburuk-burukkan nama sesamanya, juga tidak menghakimi atau memfitnah sesama. Menempatkan diri sebagai hakim atas sesama dapat dikatakan sebagai suatu keangkuhan. Lebih jauh Yakobus menuliskan bahwa orang yang memfitnah atau menghakimi sesama berarti mencela atau menghakimi hukum (ayat 11). Artinya menempatkan diri di atas…
Yakobus 4:1-10"Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!" (ayat 8) Menjadi orang percaya bukan berarti segala hawa nafsu dan keinginan kita dimatikan. Justru sebaliknya ketika kita mengambil keputusan menjadi orang percaya maka kita mendapatkan 2 musuh yang kuat dan tangguh: nafsu kedagingan yang semakin menentang iman percaya di dalam diri kita (dalam) dan hal-hal dunia yang berusaha mempengaruhi kita (luar). Seorang yang memberikan kebebasan kepada nafsu kedagingan untuk memutuskan segala sesuatu akan mengakibatkan terjadinya berbagai kejahatan dunia, seperti: pertengkaran, pertikaian, pembunuhan,dan penghancuran (ayat 1-2). Bahkan…
https://youtu.be/10YrSxB82v4
https://youtu.be/K0PYIJKi4Bo