IBADAH ANAK SEKOLAH MINGGU ONLINE, 19 September 2021
https://youtu.be/u27Uwsw-oe8
https://youtu.be/u27Uwsw-oe8
https://youtu.be/Xsv8n6GPmb0
Ibrani 10:32-39"Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya." (ayat 35) Tiga serangkai kebajikan orang-orang percaya yang diajarkan dalam Alkitab adalah iman, pengharapan, dan kasih. Iman artinya mendasarkan kehidupan pada anugerah Tuhan. Kasih adalah praktik iman dalam hidup sehari-hari. Sedangkan pengharapan melihat jauh ke depan kepada penggenapan janji-janji Allah yang setia. Di ayat 32-39, penulis Ibrani mengungkapkan alasan kedua (yang pertama, lihat renungan kemarin) agar para pembacanya bertekun dalam iman. Penulis mengingatkan mereka bahwa mereka sudah ada di dalam terang (ayat 32). Penderitaan yang datang kepada mereka sebenarnya menunjukkan kesejatian iman mereka. Semua pengorbanan kasih mereka dalam…
Ibrani 10:26-31"Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu." (ayat 26) Penulis Ibrani telah membuat konklusi sementara dari kupasannya mengenai keunggulan iman kristiani dari agama Perjanjian Lama (Sinai) (ayat 19-20). Karya Kristus sudah dilukiskan begitu jelas sehingga tidak ada lagi alasan untuk menolak Dia dan berpaling kepada agama lama. Dalam ayat 26-39, penulis Ibrani mengungkapkan dua alasan untuk bertahan dalam iman kepada Kristus. Di ayat 26-31 (besok kita akan lihat di ayat 32-39) penulis memaparkan dampak penolakan terhadap karya Kristus. Sekali lagi, penulis Ibrani menggunakan Hukum Taurat sebagai…
Ibrani 10:19-25"Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus," Dengan paparan yang jelas akan imamat Kristus yang sempurna itu, penulis Ibrani menantang para pembaca surat Ibrani untuk tidak lagi ragu akan iman mereka. Yesus adalah jalan masuk kepada Allah. Dua ciri dari jalan ini adalah baru dan hidup (ayat 20). Baru berarti segar, tidak seperti Perjanjian Sinai yang sudah "usang" (8:13). Hidup berarti abadi karena Kristus senantiasa hidup sebagai pengantara mereka (7:25). Tuhan Yesus bukan hanya pengantara kepada Allah, Dia juga kepala Rumah Allah (ayat 21). Artinya Dialah yang mengatur siapa yang boleh…
Ibrani 10:1-18"Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan." (ayat 14) Sebuah pertanyaan kritis dan menentukan bagi sebuah agama adalah bukan apa yang diminta oleh agama dari pengikutnya, tapi apa yang diberikan oleh agama bagi pengikutnya. Bahkan Hukum Taurat dengan segala korban yang diminta, justru lebih mengungkapkan dosa mereka yang memberikan persembahan. Korban yang berulang-ulang dilakukan tidak membuat seorang pun sempurna di hadapan Allah. Itulah sebabnya Allah mengatakan bahwa Aku tidak berkenan kepada persembahan manusia (ayat 1-8). Hanya korban persembahan yang dikerjakan oleh Kristus dengan tubuh dan darah-Nya yang dapat menyempurnakan dan menguduskan manusia…
Ibrani 9:23-28"Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita." (ayat 24) Mengapa korban-korban dan tata ibadah dalam Perjanjian Lama meski dilakukan demikian rumit dan akurat, tidak mampu untuk menyelesaikan masalah dosa secara tuntas? Sebab upacara tersebut hanya lambang dari persembahan terbaik yang Tuhan Yesus lakukan (ayat 21). Dosa adalah masalah yang sangat serius sehingga hanya Allah yang dapat menyelesaikannya secara tuntas. Dalam ritual Perjanjian Lama, pengudusan dilakukan dengan memakai darah binatang sebagai korban yang dipercikkan pada kemah…
Ibrani 9:11-22"dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal." (ayat 12) Perjanjian Sinai menggunakan domba dan lembu sebagai persembahan korban yang mendamaikan Allah dengan umat PL. Padahal kematian domba dan lembu tidak pernah bisa menggantikan kematian manusia. Itu sebabnya, ritual korban PL hanya merupakan gambaran akan korban yang lebih besar dan lebih sempurna, yang akan datang. Kristus bukan hanya Imam Besar yang mendamaikan umat manusia kepada Allah, Dia juga korban pendamaian…
https://youtu.be/RGYuT0br0zU
https://youtu.be/rCZeAcAu39M