Rabu, 29 September 2021 Allah, Api yang Menghanguskan

Ibrani 12:18-29"Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan." (ayat 29) Allah tidak berubah. Sejak dulu, sekarang, dan selamanya, Ia tetap Allah yang kudus dan tidak pernah berkompromi dengan dosa. Ia pasti akan menghukum orang yang tidak bertobat. Akan tetapi, Allah pun tidak berubah dalam kasih-Nya. Ia senantiasa siap untuk mengampuni dan memulihkan orang yang bertobat. Sekali lagi, penulis Ibrani mengingatkan bahwa orang percaya tidak lagi harus hidup dalam ketakutan akan hukuman Allah yang dahsyat, seperti yang pernah terjadi pada umat Israel, ketika Allah datang menghampiri mereka di Gunung Sinai (ayat 18-21). Karena, di dalam Kristus Allah hadir untuk menyatakan kasih…

Continue ReadingRabu, 29 September 2021 Allah, Api yang Menghanguskan

Selasa, 28 September 2021 Dimanakah hatimu berada?

Ibrani 12:12-17"Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan." (ayat 14) Penulis Ibrani sudah menjelaskan kepada para pembaca kitab Ibrani, bahwa anak-anak Tuhan memiliki pengharapan surgawi karena karya Kristus yang sempurna. Itu sebabnya, ia mendorong para pembacanya untuk menguatkan hati mereka agar mereka tetap bertahan dalam iman dan menang sampai akhirnya (ayat 12-13). Supaya mampu bertahan dalam iman maka orientasi hidup yang duniawi harus diganti total. Orientasi hidup yang diarahkan kepada dunia ini hanya akan mengecewakan dan menumbuhkan akar pahit (ayat 15b). Kisah Esau menjual hak kesulungan sebagai ganti semangkuk…

Continue ReadingSelasa, 28 September 2021 Dimanakah hatimu berada?

Senin, 27 September 2021 Mencapai Garis Finish

Ibrani 12:1-11"Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita." (ayat 1) Menjalani hidup sebagai orang percaya ibarat ikut perlombaan lari. Tujuan yang hendak dicapai adalah garis akhir. Penulis Ibrani telah memaparkan sejumlah pahlawan iman PL yang telah masuk garis finish perlombaan lari mereka (pasal 11). Sekarang mereka menyaksikan perjuangan iman kita. Berjuang dalam iman memang tidak mudah. Akan menjadi mustahil untuk orang berhasil dalam perlombaan iman itu bila memikul beban dan dosa (ayat 1). Beban yang bisa…

Continue ReadingSenin, 27 September 2021 Mencapai Garis Finish

Jumat, 24 September 2021 Sukses Sebagai Pahlawan Iman

Ibrani 11:32-40"yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa," (ayat 33) Budaya instan dari dunia modern/pascamodern ini melanda berbagai aspek kehidupan bahkan juga mempengaruhi banyak orang percaya. Sukses didefinisikan sebagai kenikmatan hidup saat ini (harta, takhta, wanita/pria) seakan-akan hidup orang percaya hanya untuk di sini dan satu kali ini saja. Semua pahlawan iman yang disebutkan di bagian ini berasal dari zaman sesudah Musa, yakni mereka yang sudah menerima penggenapan janji Allah, Tanah Perjanjian. Namun, mereka terus berjuang dalam iman agar umat Tuhan pada masa mereka hidup kudus dan taat kepada firman-Nya. Mereka disebut…

Continue ReadingJumat, 24 September 2021 Sukses Sebagai Pahlawan Iman

Kamis, 23 September 2021 Iman Yang Progresif

Ibrani 11:23-31"Karena iman maka Musa, setelah ia lahir, disembunyikan selama tiga bulan oleh orang tuanya, karena mereka melihat, bahwa anak itu elok rupanya dan mereka tidak takut akan perintah raja." Saat ini banyak orang di Indonesia menerbitkan buku tentang riwayat hidupnya dengan berbagai motivasi. Ada tokoh masyarakat yang menulis untuk klarifikasi peranannya dalam membangun Indonesia, ada diva penyanyi yang memaparkan kesuksesannya. Apakah semua ini merupakan tren komersial semata atau budaya ikut-ikutan? Penulis Ibrani memaparkan riwayat hidup Musa untuk menyajikan bagaimana iman Musa bertumbuh secara progresif.Pertama, setelah lahir (ayat 23) orangtua Musa berperan di dalam membangun iman Musa. Mereka mendidik Musa…

Continue ReadingKamis, 23 September 2021 Iman Yang Progresif

Rabu, 22 September 2021 Percaya Walau Tampak Mustahil

Ibrani 11:17-22"Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal,walaupun kepadanya telah dikatakan: "Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu." (ayat 17-18) Seorang filsuf eksistensialis abad ke-19, S. A. Kierkegaard pernah mengomentari iman Abraham sebagai iman yang nekad kepada Allah yang tidak dapat diduga. Artinya, iman Abraham adalah kepasrahan kepada nasib. Kalau ternyata Allah jahat, berarti iman kepada-Nya adalah sia-sia. Iman Abraham bukan iman nekad. Iman Abraham adalah iman berdasarkan pengenalannya akan pribadi Allah dan pengalamannya akan kuasa-Nya. Abraham mengenal Allah sebagai Allah yang mengasihi dan memelihara…

Continue ReadingRabu, 22 September 2021 Percaya Walau Tampak Mustahil

Selasa, 21 September 2021 Menanti Janji Tuhan

Ibrani 11:8-16"Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu." (ayat 9) Menantikan penggenapan suatu janji adalah pekerjaan yang sulit. Apalagi ketika penggenapan janji yang kita tunggu itu tidak kunjung terjadi. Satu-satunya yang memampukan kita bertahan dalam penantian itu adalah jika kita kenal dan percaya penuh kepada pihak yang berjanji. Tidak heran kalau Abraham disebut bapak kaum beriman. Ia tekun menantikan penggenapan janji Allah walaupun kapan dan seperti apa realisasi janji itu tidak jelas. Ia…

Continue ReadingSelasa, 21 September 2021 Menanti Janji Tuhan

Senin, 20 September 2021 Pahlawan Iman Perjanjian Lama

Ibrani 11:1-7"Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat." Sering kita mendengar orang berkata bahwa Perjanjian Lama mengajarkan perbuatan yang menyelamatkan seseorang. Barulah pada Perjanjian Baru, iman kepada Tuhan Yesus yang menyelamatkan. Penulis Ibrani telah menguraikan bahwa Kristus adalah penggenapan hukum ritual, nubuat, dan simbol-simbol yang ada dalam PL. Berarti PL juga menekankan iman kepada Kristus melalui menaati berbagai peraturan Taurat. Korban persembahan tidak dapat menghapus dosa, tetapi iman kepada Allah yang menginstruksikan peraturan itulah yang menyelamatkan. Seluruh pasal 11 berisikan catatan pahlawan-pahlawan iman PL, yaitu mereka yang bukan karena…

Continue ReadingSenin, 20 September 2021 Pahlawan Iman Perjanjian Lama