Jumat, 22 Oktober 2021 Antara Sumpah dan Doa

Yakobus 5:12-20"Tetapi yang terutama, saudara-saudara, janganlah kamu bersumpah demi sorga maupun demi bumi atau demi sesuatu yang lain. Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak, supaya kamu jangan kena hukuman." (ayat 12) Dalam setiap proses pengadilan, setiap orang yang terlibat di dalamnya, terdakwa maupun para saksi, sebelum mereka mengucapkan pembelaan dan kesaksian, terlebih dahulu harus diambil sumpah sesuai agama yang dianutnya. Tujuan pengambilan sumpah itu ialah agar mereka bersikap jujur mengatakan kebenaran. Sumpah adalah sesuatu yang penting karena menyangkut Allah dan manusia. Namun, tidak semua orang melihat hakikat sumpah yang sesungguhnya. Ada orang-orang yang dengan…

Continue ReadingJumat, 22 Oktober 2021 Antara Sumpah dan Doa

Kamis, 21 Oktober 2021 Sabar Menanti

Yakobus 5:7-11"Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!" (ayat 8) Setelah memperingatkan orang-orang kaya yang hidupnya berorientasi pada harta dan kesenangan, Yakobus mengingatkan orang percaya untuk bersabar sampai kedatangan Kristus yang kedua kali. Pada saat itulah kebenaran dan keadilan-Nya dinyatakan. Namun demikian, lamanya penantian akan hari Tuhan kadang-kadang bisa membuat orang beriman bersikap tidak sabar dan tidak percaya. Maka Yakobus mengingatkan mereka untuk bersabar menantikannya. Agar orang memahami arti kesabaran, Yakobus memberikan gambaran mengenai petani, para nabi di zaman Perjanjian Lama dan juga Ayub (ayat 7, 10-11). Seorang petani bersabar menantikan hasil tanahnya yang…

Continue ReadingKamis, 21 Oktober 2021 Sabar Menanti

Rabu ,20 Oktober 2021 Peringatan Kepada Orang Kaya

Yakobus 5:1-6"Jadi sekarang hai kamu orang-orang kaya, menangislah dan merataplah atas sengsara yang akan menimpa kamu!" (ayat 1) Siapakah orang kaya yang ditegur oleh Yakobus sedemikian keras? Samakah dengan mereka yang melupakan Tuhan dalam perencanaan usaha mereka (ayat 13-17)? Rupanya tidak! Yakobus kini berbicara dari konteks sosial zamannya, menegur keras para tuan tanah yang serakah menguasai tanah dan mempekerjakan orang di tanah tersebut secara tidak adil. Dalam surat Yakobus, "kerja" tidak saja mengandung arti harafiah: ekonomis, tetapi juga arti rohani: yakni cara tertentu orang memperlakukan harta, dalam hal ini harta orang lain. Bila orang kaya menambah harta dari upah buruh…

Continue ReadingRabu ,20 Oktober 2021 Peringatan Kepada Orang Kaya

Selasa,19 Oktober 2021 Lakukanlah Yang Baik

Yakobus 4:11-17Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa." (ayat 17) Hubungan baik dengan Allah seharusnya mewujud dalam hubungan yang baik dengan sesama. Hubungan baik dengan sesama akan terlihat melalui perlakuan terhadap sesama. Itu terlihat juga dari cara berbicara dengan orang lain atau tentang orang lain. Maka seharusnya orang tidak memburuk-burukkan nama sesamanya, juga tidak menghakimi atau memfitnah sesama. Menempatkan diri sebagai hakim atas sesama dapat dikatakan sebagai suatu keangkuhan. Lebih jauh Yakobus menuliskan bahwa orang yang memfitnah atau menghakimi sesama berarti mencela atau menghakimi hukum (ayat 11). Artinya menempatkan diri di atas…

Continue ReadingSelasa,19 Oktober 2021 Lakukanlah Yang Baik

Senin,18 Oktober 2021 Bersikaplah Tegas Tanpa Kompromi

Yakobus 4:1-10"Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!" (ayat 8) Menjadi orang percaya bukan berarti segala hawa nafsu dan keinginan kita dimatikan. Justru sebaliknya ketika kita mengambil keputusan menjadi orang percaya maka kita mendapatkan 2 musuh yang kuat dan tangguh: nafsu kedagingan yang semakin menentang iman percaya di dalam diri kita (dalam) dan hal-hal dunia yang berusaha mempengaruhi kita (luar). Seorang yang memberikan kebebasan kepada nafsu kedagingan untuk memutuskan segala sesuatu akan mengakibatkan terjadinya berbagai kejahatan dunia, seperti: pertengkaran, pertikaian, pembunuhan,dan penghancuran (ayat 1-2). Bahkan…

Continue ReadingSenin,18 Oktober 2021 Bersikaplah Tegas Tanpa Kompromi

Sabtu,16 Oktober 2021 Hikmat Dalam Perbuatan

Yakobus 3:13-18"Siapakah di antara kamu yang bijak dan berbudi? Baiklah ia dengan cara hidup yang baik menyatakan perbuatannya oleh hikmat yang lahir dari kelemahlembutan." (ayat 13) Masa kini, kecerdasan intelektual dianggap tidak cukup. Agar hidup sukses, orang perlu memiliki kecerdasan emosional dan spiritual. Mungkin yang dimaksud dengan kecerdasan emosional atau spiritual itu ada kesamaan dengan hikmat. Namun, menganggap diri sudah berhikmat pun tidak menjamin bahwa kita memiliki hikmat surgawi. Perbedaan hikmat surgawi dan hikmat duniawi terletak pada sumber dan hasilnya (Mat 7:17-18). Perbedaan sumber mengakibatkan perbedaan motivasi. Motivasi hikmat surgawi adalah kelemahlembutan (ayat 13). Motivasi hikmat duniawi adalah iri hati,…

Continue ReadingSabtu,16 Oktober 2021 Hikmat Dalam Perbuatan

Jumat,15 Oktober 2021 Waspadai Penggunaan Lidah

Yakobus 3:1-12"Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar." (ayat 5) Apa ukuran kerohanian yang baik? Rajin baca Alkitab, berdoa, dan bergereja? Yakobus menuliskan bahwa ukuran kerohanian yang baik adalah pengendalian atas lidah! Sesudah memberi peringatan agar tidak sembarangan orang ingin menjadi guru (ayat 1), Yakobus menyoroti pentingnya memperhatikan penggunaan lidah. Lidah kecil, tetapi seperti halnya kekang dan api dapat berakibat besar (ayat 2-5). Apabila tidak terkendali, lidah dapat menyebabkan kerusakan besar seperti api dapat membakar hutan (ayat 6). Begitu seriusnya pengaruh…

Continue ReadingJumat,15 Oktober 2021 Waspadai Penggunaan Lidah

Kamis, 14 Oktober 2021 Dwitunggal Tak Terpisahkan

Yakobus 2:21-26"Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati." (ayat 26) Menunjuk pada kehidupan Abraham dan Rahab, Yakobus menegaskan bahwa iman yang dibenarkan adalah iman yang melahirkan perbuatan benar dan perbuatan itu membuat iman mereka jadi sempurna (ayat 21-22). Abraham menaati perintah Allah agar mengorbankan Ishak (Kej 22). Rahab, meski dengan sedikit informasi, telah bertindak menyembunyikan mata-mata Israel di rumahnya (Yos 2:9,11). Kedua perbuatan tersebut adalah ketaatan pada perintah Allah, dan membuat mereka dibenarkan. Apakah berarti mereka diselamatkan melalui perbuatan? Abraham dibenarkan ketika menerima dan memercayai janji Allah (Kej 15:6). Dalam Kej 22:2, saat…

Continue ReadingKamis, 14 Oktober 2021 Dwitunggal Tak Terpisahkan