Senin, 23 Januari 2023 (Anugrah untuk semua)

Matius 8:1-17"Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: "Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita." (ayat 17) Untuk siapa tangan kasih dan kuasa Tuhan yang berotoritas ditujukan? Banyak orang Yahudi berpandangan sempit bahwa hanya kelompok elitlah yang boleh menerima anugerah. Padahal konsep seperti itu meniadakan makna anugerah. Anugerah justru bagi mereka yang tak layak, yang tidak memiliki apa pun untuk disombongkan. Otoritas Yesus bukan hanya nyata dalam mengajar, tetapi juga dalam karya-Nya menyembuhkan sakit penyakit. Justru tiga kelompok orang yang menerima penyembuhan Yesus ini adalah kelompok marjinal.Pertama, Orang yang sakit kusta biasa diasosiasikan sebagai…

Continue ReadingSenin, 23 Januari 2023 (Anugrah untuk semua)

Sabtu, 21 Januari 2023 (Optimisme dalam Tuhan)

Optimisme berdasarkan pengertian dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah paham (keyakinan) atas segala sesuatu dari segi yang baik dan menyenangkan; sikap selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal. Orang yang memiliki optimisme adalah orang yang akan selalu memiliki harapan atau pandangan yang baik tentang segala hal termasuk hal yang ada di depan (masa depan). Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan maka kita pun diajarkan Alkitab untuk memiliki sikap optimisme mengenai masa depan seperti dalam Yeremia 29:11 dan Amsal 23:18. Ketika kita percaya kepada Tuhan sepenuhnya dan kita memiliki pemahaman dan pengenalan akan Tuhan maka itu akan memberikan sikap optimisme…

Continue ReadingSabtu, 21 Januari 2023 (Optimisme dalam Tuhan)

Jumat, 20 Januari 2023 (Standar Penilaian Kerajaan Sorga)

Matius 7:12-29"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." (ayat 12) Bagian akhir khotbah di bukit ini menarik karena kita diperhadapkan dengan kesejajaran yang berkesinambungan mulai dari dua jalan (luas dan sempit), pintu (lebar dan sesak), tujuan (kehidupan dan kebinasaan), pohon dan buah (yang baik dan tidak baik), orang (bijaksana dan bodoh), dasar bangunan (batu dan pasir), rumah (yang tidak rubuh dan yang hebat kerusakannya). Kesejajaran yang sinambung ini merupakan klimaks yang menegaskan pelajaran-pelajaran sebelumnya. Berbagai kesejajaran ini merupakan suatu tantangan dari Yesus kepada para…

Continue ReadingJumat, 20 Januari 2023 (Standar Penilaian Kerajaan Sorga)

Rabu, 18 Januari 2023 (Minta, cari dan ketok)

Matius 7:7-11"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu." (ayat 7) Doa tidak boleh dijadikan sarana semata-mata untuk meminta-minta kepada Tuhan demi memuaskan keinginan yang egosentris. Doa adalah membangun relasi yang intim dengan Tuhan. Caranya adalah membuka diri apa adanya dan dengan rendah hati memohon berkat-Nya melimpah dalam hidup kita. Tujuannya adalah hidup kita menjadi semakin dekat dengan Tuhan dan bahkan berkat-Nya mengalir keluar melalui kita kepada orang-orang di sekeliling kita. Tuhan Yesus menggunakan tiga kata kerja untuk mendorong para murid berdoa kepada Allah Bapa. Tiga kata kerja ini adalah:Pertama, mintalah! Jelas…

Continue ReadingRabu, 18 Januari 2023 (Minta, cari dan ketok)

Selasa, 17 Januari 2023 (Jangan Menghakimi)

Matius 7:1-6"Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi." (ayat 1) Apa itu munafik? Beda kata dan perbuatan, juga beda dalam dan luar! Seorang yang munafik bisa menampilkan diri terlihat sangat saleh, kata-katanya sangat rohani, tetapi sikapnya yang melecehkan orang lain membuktikan kebobrokan moralitasnya dan orientasi keduniawiannya. Salah satu bentuk kemunafikan adalah suka mencela orang lain dengan ukuran atau standar kebenaran buatan diri sendiri atau orang lain, yang bukan dari Tuhan. Oleh karena itu nasihat Tuhan Yesus harus disimak baik-baik.Pertama, Yesus mengajarkan agar jangan kita menghakimi orang lain. Hanya Allah yang memiliki hak untuk menghakimi manusia karena Dialah Sang Pencipta yang…

Continue ReadingSelasa, 17 Januari 2023 (Jangan Menghakimi)

Senin, 16 Januari 2023 (Khawatir vs Iman)

Matius 6:25-34"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?" (ayat 25) Apa beda berjalan dengan mata dan dengan iman? Berjalan dengan mata mengandalkan diri sendiri, kekuatan, hikmat, dan kejelian melihat. Berjalan dengan iman berarti memercayakan hidup pada pimpinan Tuhan sepenuhnya. Kekhawatiran akan hidup terjadi karena kita lebih banyak menggunakan mata jasmani daripada mata iman kita. Memang apa yang kita lihat di dunia ini:…

Continue ReadingSenin, 16 Januari 2023 (Khawatir vs Iman)

Sabtu, 14 Januari 2023 (Doa orang Benar)

Matius 6:9-15"Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga." (ayat 9-10) Tuhan Yesus bukan hanya mengoreksi motivasi dan isi ibadah, serta doa yang salah. Ia kini mengajar mereka bagaimana mereka seharusnya berdoa. Berdoa itu berbicara langsung dengan Allah secara hangat, sederhana, dan apa adanya. Dengan hangat kita memanggil Allah, Bapa Surgawi kita sebab Tuhan Yesus, Putra-Nya yang Tunggal telah lebih dulu memanggil kita untuk mengikut Dia dan belajar dari Dia. Doa itu sederhana, tidak rumit dan bertele-tele sebab bukan pertunjukan rohani, tetapi merupakan perjumpaan hati dengan hati. Doa…

Continue ReadingSabtu, 14 Januari 2023 (Doa orang Benar)

Jumat, 13 Januari 2023 (Ibadah Yang Sejati)

Matius 6:1-18"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga." (ayat 1) Yesus bukan hanya memperhatikan kehidupan sehari-hari dalam relasi dengan sesama, kehidupan ibadah pun Dia soroti dengan tajam. Yesus menuding kebiasaan ibadah yang pada hakikatnya bukan ibadah, tetapi pertunjukan kesalehan di hadapan orang lain. Tiga contoh kehidupan ibadah yang munafik yang dibongkar Yesus adalah sedekah, berdoa, dan berpuasa. Apa yang Yesus ajarkan mengenai ketiga hal ini?Pertama, ibadah tidak boleh didasarkan pada motivasi yang salah! Sedekah, berdoa, juga berpuasa tidak berarti apa-apa kalau bertujuan semata-mata…

Continue ReadingJumat, 13 Januari 2023 (Ibadah Yang Sejati)