Selasa, 17 Januari 2023 (Jangan Menghakimi)

Matius 7:1-6"Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi." (ayat 1) Apa itu munafik? Beda kata dan perbuatan, juga beda dalam dan luar! Seorang yang munafik bisa menampilkan diri terlihat sangat saleh, kata-katanya sangat rohani, tetapi sikapnya yang melecehkan orang lain membuktikan kebobrokan moralitasnya dan orientasi keduniawiannya. Salah satu bentuk kemunafikan adalah suka mencela orang lain dengan ukuran atau standar kebenaran buatan diri sendiri atau orang lain, yang bukan dari Tuhan. Oleh karena itu nasihat Tuhan Yesus harus disimak baik-baik.Pertama, Yesus mengajarkan agar jangan kita menghakimi orang lain. Hanya Allah yang memiliki hak untuk menghakimi manusia karena Dialah Sang Pencipta yang…

Continue ReadingSelasa, 17 Januari 2023 (Jangan Menghakimi)

Senin, 16 Januari 2023 (Khawatir vs Iman)

Matius 6:25-34"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?" (ayat 25) Apa beda berjalan dengan mata dan dengan iman? Berjalan dengan mata mengandalkan diri sendiri, kekuatan, hikmat, dan kejelian melihat. Berjalan dengan iman berarti memercayakan hidup pada pimpinan Tuhan sepenuhnya. Kekhawatiran akan hidup terjadi karena kita lebih banyak menggunakan mata jasmani daripada mata iman kita. Memang apa yang kita lihat di dunia ini:…

Continue ReadingSenin, 16 Januari 2023 (Khawatir vs Iman)

Sabtu, 14 Januari 2023 (Doa orang Benar)

Matius 6:9-15"Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga." (ayat 9-10) Tuhan Yesus bukan hanya mengoreksi motivasi dan isi ibadah, serta doa yang salah. Ia kini mengajar mereka bagaimana mereka seharusnya berdoa. Berdoa itu berbicara langsung dengan Allah secara hangat, sederhana, dan apa adanya. Dengan hangat kita memanggil Allah, Bapa Surgawi kita sebab Tuhan Yesus, Putra-Nya yang Tunggal telah lebih dulu memanggil kita untuk mengikut Dia dan belajar dari Dia. Doa itu sederhana, tidak rumit dan bertele-tele sebab bukan pertunjukan rohani, tetapi merupakan perjumpaan hati dengan hati. Doa…

Continue ReadingSabtu, 14 Januari 2023 (Doa orang Benar)

Jumat, 13 Januari 2023 (Ibadah Yang Sejati)

Matius 6:1-18"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga." (ayat 1) Yesus bukan hanya memperhatikan kehidupan sehari-hari dalam relasi dengan sesama, kehidupan ibadah pun Dia soroti dengan tajam. Yesus menuding kebiasaan ibadah yang pada hakikatnya bukan ibadah, tetapi pertunjukan kesalehan di hadapan orang lain. Tiga contoh kehidupan ibadah yang munafik yang dibongkar Yesus adalah sedekah, berdoa, dan berpuasa. Apa yang Yesus ajarkan mengenai ketiga hal ini?Pertama, ibadah tidak boleh didasarkan pada motivasi yang salah! Sedekah, berdoa, juga berpuasa tidak berarti apa-apa kalau bertujuan semata-mata…

Continue ReadingJumat, 13 Januari 2023 (Ibadah Yang Sejati)

Kamis, 12 Januari 2023 (Etika hati)

Matius 5:21-48"Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau," (ayat 23) Bagaimana menjalankan kehidupan yang benar yang melampaui apa yang dilakukan para pemuka agama Yahudi? Mulailah dengan hati, yakni dari apa yang menjadi motivasi Anda melakukan hal tersebut. Yesus memberikan contoh agar para murid melihat de-ngan jelas bagaimana menjalani hidup yang benar yang sesuai dengan ajaran-Nya. Yesus mengutip penafsiran keliru para pemimpin agama Yahudi akan Taurat, dan memberikan penafsiran-Nya yang benar dan berotoritas. Ia menegaskan motivasi di balik melakukan Taurat. Yaitu etika hati. Yesus menentang penafsiran yang…

Continue ReadingKamis, 12 Januari 2023 (Etika hati)

Rabu, 11 Januari 2023 (Firman Kekal harus diterapkan)

Matius 5:17-20"Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga." (ayat 20) Yesus datang ke dunia ini bukan untuk membatalkan Hukum Taurat, tetapi untuk menggenapinya (ayat 17) menurut hakikat dan semangat yang terdalam, yaitu untuk mengasihi Allah. Hidup, ajaran, dan karya penebusan Kristus adalah penggenapan Hukum Taurat. Ia menegaskan pula bahwa Perjanjian Lama adalah firman Allah yang kekal (ayat 18). Artinya Perjanjian Lama menyatakan kehendak Allah yang tidak berubah bagi umat-Nya. Oleh karena itu, siapa pun yang melalaikan atau melanggar satu…

Continue ReadingRabu, 11 Januari 2023 (Firman Kekal harus diterapkan)

Selasa, 10 Januari 2023 (Garam dan Terang Dunia)

Matius 5:13-16"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi." (ayat 13-14 Hidup Kristen adalah hidup yang berarti karena telah ditebus dengan darah Kristus. Hidup yang demikian bisa menjadi sarana menjangkau orang lain untuk mengalami anugerah yang sama. Masalah muncul ketika anak-anak Tuhan kehilangan kegunaannya sehingga ia menjadi tidak berharga di mata Tuhan! Yesus mengajarkan bahwa anak-anak Tuhan adalah garam dan terang dunia (ayat 13-14). Dunia ini gelap, memerlukan terang untuk menyinarinya. Dunia ini…

Continue ReadingSelasa, 10 Januari 2023 (Garam dan Terang Dunia)

Senin, 09 Januari 2023 (Bahagia Sejati)

Matius 5:1-12"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga." (ayat 3) Kebahagiaan biasanya diidentikkan dengan segala sesuatu yang membuat hati kita senang. Misalnya segala sesuatu yang kita miliki. Namun, berbeda sekali dengan arti dan ukuran kebahagiaan yang Yesus utarakan ini. Yesus mengaitkan kebahagiaan dengan mutu manusianya. Menurut Yesus, kebahagiaan sejati adalah pemberian Allah kepada mereka yang memiliki sikap hidup yang benar, yaitu Mereka yang tidak mengikatkan diri pada harta duniawi (ayat 3), karena mereka justru akan memiliki harta surgawi.Orang yang berduka cita oleh sebab di dunia ini tidak memiliki apa-apa justru akan berbahagia oleh penghiburan…

Continue ReadingSenin, 09 Januari 2023 (Bahagia Sejati)