Senin, 19 September 2022

Amsal 22:17-29"Pasanglah telingamu dan dengarkanlah amsal-amsal orang bijak, berilah perhatian kepada pengetahuanku." (ayat 17) Saat seorang anak acuh tak acuh terhadap teguran orangtuanya, ada kalanya orang tua menjadi marah dan menjewer telinga anak sambil berkata, "Di mana telingamu?". Semua orang tahu apa kegunaan telinga, namun banyak orang yang tidak menggunakan fungsi telinga dengan baik sehinnga berakibat fatal. Dalam nas kini, kita melihat seruan Salomo secara langsung, seolah-olah berbicara kepada seseorang secara pribadi. Ia berulang kali menekankan kegunaan telinga. Ia menasihati agar kita untuk sungguh-sungguh memasang telinga. Memasang telinga berarti menjadi tenang, tidak lekas gusar dan suka marah. Saat seseorang penuh…

Continue ReadingSenin, 19 September 2022

Sabtu, 17 September 2022

Kekayaan yang halalAmsal 22:1-16"Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas." (ayat 1) Ada orang mau kaya dan sukses, tetapi tidak mau melalui proses untuk mendapatkannya. Maunya, "sim salabim!" dan sekejap mendapatkan apa yang diinginkan. Bahkan tidak sedikit orang yang menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan kekayaan, kehormatan, dan kemuliaan. Nas Amsal hari ini menunjukkan bahwa memiliki kekayaan adalah baik, tetapi bukan yang terbaik dan terutama. Nama baik dan kasih, jauh lebih berharga daripada kekayaan besar (ayat 1). Tetap saja ada orang yang mengabaikan nama baik dan menggunakan cara-cara tidak halal untuk…

Continue ReadingSabtu, 17 September 2022

Jumat, 16 September 2022

Tuhan yang tak tertandingiAmsal 21:16-31"Kuda diperlengkapi untuk hari peperangan, tetapi kemenangan ada di tangan TUHAN." (ayat 31) Kitab Amsal kental sekali dengan pengajaran tentang kehidupan orang yang berhikmat dan yang tidak berhikmat, seperti halnya yang terdapat pada bagian ini. Sekali lagi, pengamsal memberikan gambaran yang mendetail tentang kehidupan orang yang tidak berhikmat. Contohnya, orang yang tidak mau menerima pengajaran (ayat 16); orang yang suka berfoya-foya dan gila harta (ayat 17); orang fasik dan pengkhianat (ayat 18,27); orang yang suka bertengkar dan pemarah (ayat 19); orang yang bebal (ayat 20); orang yang kurang ajar dan sombong (ayat 24); orang yang malas…

Continue ReadingJumat, 16 September 2022

Kamis, 03 Februari 2022 Nantikanlah Tuhan

Mazmur pasal 22:18-31"Tetapi Engkau, TUHAN, janganlah jauh; ya kekuatanku, segeralah menolong aku! " (ayat 18 Harapan orang beriman di saat kesusahannya, memang hanya Allah. Keyakinan akan Allah membuat pemazmur beranggapan bahwa bila Allah dekat maka tidak ada satu masalah pun yang berani mendekat. Tentu hal sebaliknyalah yang akan terjadi bila Allah menjauh dari dia. Sebab itu, ketika pemazmur dililit kesusahan, yang ia harapkan adalah agar Allah tidak menjauh dari dia (ayat 20). Ia memohon agar Allah segera menolong dia karena situasi yang dia hadapi begitu kritis (ayat 21-22). Kelihatannya tidak ada jalan keluar. Dalam keadaan tanpa alternatif jalan keluar, ia…

Continue ReadingKamis, 03 Februari 2022 Nantikanlah Tuhan

Rabu, 02 Februari 2022 Jeritan Hati Orang Yang Menderita

Mazmur 22:1-18"Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku." (ayat 2) Kapan seseorang benar-benar merasakan bahwa dirinya menderita? Ketika orang lain memandang dirinya tidak lebih dari mangsa yang siap diterkam dan dihabisi. Apa yang dapat dilakukan orang yang berada dalam penderitaan? Menjerit dan berdoa kepada Tuhan? Kali ini kita berhadapan pemazmur yang menjerit kepada Allah karena penderitaannya. Alasan mengapa menderita diungkapkan dalam rangkaian mazmur ini. Tetapi, ia merasa ditinggalkan Allah dengan alasan yang tidak diketahui (ayat 2). Hidupnya sekarang berada dalam suatu ketegangan antara percaya atau tidak kepada Allah. Dia berseru kepada…

Continue ReadingRabu, 02 Februari 2022 Jeritan Hati Orang Yang Menderita

Kamis, 31 Desember 2021 Penghiburan dan Penguatan

Wahyu 22:6-21"Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!" (ayat 7) Wahyu ditulis oleh Yohanes atas perintah Tuhan Yesus untuk menguatkan umat Tuhan yang sedang menghadapi penganiayaan yang kian hari kian berat. Intisari kitab Wahyu adalah bahwa Allah berdaulat atas sejarah dunia ini. Kuasa Iblis yang memakai pemimpin dan budaya dunia untuk menyesatkan umat manusia, tetap ada di bawah kendali Sang Pencipta dan Pemilik. Kristus telah memastikan bahwa semua rencana Allah bagi dunia dan bagi keselamatan umat-Nya tercapai dengan sempurna. Pada perikop penutup ini sekali lagi Yohanes mendapatkan penegasan bahwa baik semua yang ia lihat dan…

Continue ReadingKamis, 31 Desember 2021 Penghiburan dan Penguatan

Kamis, 30 Desember 2021 Yerusalem Baru

Wahyu 21:1-22:5"Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah." (ayat 10) Di langit dan bumi yang baru, kota suci Allah hadir sebagai takhta Allah memerintah umat-Nya secara kekal (ayat 2). Perikop hari ini fokus pada Yerusalem. Pada masa lampau, Yerusalem ialah kota yang Allah berkenan hadir di tengah umat-Nya, melalui bait Allah tempat ibadah-ibadah kudus dilaksanakan. Pada masa lampau, Yerusalem dan bait Allah pernah disalah mengerti dan disalah gunakan. Yerusalem dan bait Allah saat itu menjadi berhala yang menjerat…

Continue ReadingKamis, 30 Desember 2021 Yerusalem Baru

Rabu, 29 Desember 2021 Patutlah Allah Dipuji dan Disembah Sepanjang Abad

Wahyu 15:1-4"Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: "Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa! " Di pasal 15 ini—melalui penglihatan Yohanes—kita diingatkan kembali tentang sifat Allah yang adil dan benar; Allah yang menghukum dan memulihkan; Allah yang dalam segala perbuatan-Nya, selalu mengingatkan umat akan perbuatan-perbuatan-Nya terdahulu. Dalam penglihatan Yohanes di teks tersebut sangat serupa dengan keadaan yang terdapat di kitab Keluaran pasal 14 dan 15 (ayat 2). Penglihatan ini memaparkan kepada kita tentang ungkapan syukur orang-orang Israel kepada Allah ketika menyeberangi Laut…

Continue ReadingRabu, 29 Desember 2021 Patutlah Allah Dipuji dan Disembah Sepanjang Abad

Selasa, 28 Desember 2021 Anak Domba Yang Disembelih

Wahyu pasal 5"katanya dengan suara nyaring: "Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!" (ayat 12) Salah satu gambaran yang menjelaskan makna kematian Kristus ialah Anak Domba. Inilah yang menjadi fokus penglihatan Yohanes. Yohanes melihat sentralitas Kristus dalam karya penyelamatan Allah. Gulungan kitab yang dimeteraikan menunjukkan bahwa apa yang tertulis di dalamnya merupakan berita yang amat penting, yang hanya dapat dibuka oleh orang yang berhak membuka meterainya. Apa isi gulungan kitab itu? Penghukuman Allah, yang merupakan bagian dari keseluruhan rencana Allah yang akan mencapai puncaknya saat kedatangan…

Continue ReadingSelasa, 28 Desember 2021 Anak Domba Yang Disembelih

Jumat, 24 Desember 2021 Pusat Penyembahan

Wahyu 4:1-11"Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan." (ayat 11) Siapa yang menjadi pusat penyembahan kita? Mungkin Anda menjawab: Allah. Namun apakah kebenaran ini selalu kita hayati? Seberapa sering kita menjalankan ibadah dan penyembahan dengan sungguh-sungguh menyadari keagungan Allah sebagaimana yang dilihat Yohanes? Penglihatan Yohanes menunjukkan Allah dalam kebesaran dan kemuliaan-Nya. Takhta Allah berada pada pusat penglihatan ini. Allah yang tidak terbatas digambarkan melalui beberapa hal: permata menunjukkan keagungan Allah dan pelangi mengingatkan kita akan anugerah dan kesetiaan-Nya, kilat…

Continue ReadingJumat, 24 Desember 2021 Pusat Penyembahan