IBADAH ANAK SEKOLAH MINGGU ONLINE, 28 Februari 2021
https://youtu.be/ZOoixTBBxec
https://youtu.be/ZOoixTBBxec
https://youtu.be/30L4OoRfi6Y
Roma 3:21-31"Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat." (ayat 28) Dalam pengadilan, jika seseorang terbukti bersalah melanggar hukum, bagaimana ia dapat membela diri? Begitulah situasi yang dihadapi manusia berdosa, tidak dapat membenarkan diri. Taurat pun tidak dapat diharapkan untuk membenarkan manusia karena Taurat justru menyatakan bahwa tidak seorang pun yang dapat melakukan Taurat sepenuhnya. Lalu apa lagi yang dapat dilakukan manusia? Tidak ada, selain berharap pada kasih karunia Allah. Keselamatan dari Allah sama sekali tidak tergantung pada kemampuan manusia melakukan Taurat. Keselamatan terjadi melalui karya Yesus Kristus. Dan keselamatan bukanlah konsep Paulus,…
Roma 3:9-20"Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa." (ayat 20) Tidak ada seorang pun yang dapat menyatakan diri benar di hadapan Allah. Bukan berarti bahwa manusia tidak pernah melakukan yang benar. Namun kebenaran yang dilakukan manusia berdosa tidak dapat meraih perkenan Allah. Rasul Paulus menegaskan berulang-ulang bahwa semua orang telah berdosa (ayat 10-12). Perhatikan pengulangan kata "tidak ada" dan "semua" yang menegaskan bahwa semua orang telah tercemar dosa. Bukan saja secara umum, tetapi secara individu juga. Paulus juga menggambarkan bahwa dari ujung rambut sampai…
Roma 3:1-8"Jadi bagaimana, jika di antara mereka ada yang tidak setia, dapatkah ketidaksetiaan itu membatalkan kesetiaan Allah?" (ayat 3) Isi surat Paulus dalam Rm. 1:18-3:31 menegaskan bahwa semua orang, Yahudi dan non Yahudi, telah berdosa. Jika sama-sama dianggap berdosa, apakah keuntungan sebagai bangsa pilihan Allah dan bersunat? Paulus berkata bahwa setidaknya, kepada merekalah dipercayakan firman Allah (ayat 2). Lalu bila bangsa yang dipercayakan hukum Allah itu gagal memenuhi tuntutan Allah, apakah hal itu membatalkan kasih dan kesetiaan Allah? Tidak (ayat 3-4). Bahkan kegagalan manusia seringkali semakin menegaskan kesetiaan Allah. Kasih seseorang dapat dilihat ketika dia mengampuni orang yang bersalah kepada…
Roma 2:17-29"Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah." (ayat 29) Adalah suatu kenyataan ironis, di negara hukum penegak-penegak hukumnya justru nomor satu dalam melanggar hukum. Perikop ini jelas ditujukan Paulus kepada orang-orang berlatar belakang Yahudi. Bagi mereka, dosa-dosa seperti yang dipaparkan di pasal 1:18-32 tidak mungkin mereka lakukan. Hanya orang kafirlah yang melakukannya. Alasan mereka adalah karena mereka umat yang memiliki Hukum Taurat. Paulus dengan tegas mengecam kesimpulan seperti itu karena walaupun mereka menyebut diri…
Roma 2:1-16"Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah berlangsung secara jujur atas mereka yang berbuat demikian."(ayat 2) Sangat mungkin ada orang yang membaca perikop terdahulu (1:18-32) dan berkata bahwa itu bukan untuk dirinya. Paulus menuding orang semacam itu sebagai munafik. Paulus menegaskan bahwa penghakiman Allah tidak terelakkan bagi semua orang berdosa (ayat 1-3). Tidak ada gunanya membanding-bandingkan diri dengan orang lain karena di hadapan Tuhan tidak ada yang tersembunyi. Bagian ini mengingatkan kita bahwa kalau kita ditegur karena dosa-dosa kita, itu adalah kemurahan Allah yang menginginkan kita bertobat (ayat 4). Penghakiman Allah bersifat adil. Orang yang mengeraskan hati tidak mau bertobat…
Roma 1:18-32"Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman." (ayat 18) Banyak orang menganggap dosa hanya semata-mata masalah kurang kemauan, pengetahuan, atau kemampuan. Mereka menganggap bahwa kalau motivasi digugah bahwa dosa itu menyakitkan hati Allah dan sesama, serta pengetahuan tentang hal yang benar diajarkan dan dilatihkan, pasti masalah dosa bisa teratasi. Paulus menyatakan bahwa dosa adalah menindas kebenaran yang sudah dinyatakan Allah dan dengan sengaja melakukan kejahatan (ayat 18-23). Manusia tidak dapat berdalih karena Allah telah menyatakan kebenaran-Nya lewat hati nuraninya. Karena itu, sengaja berbuat kejahatan berarti sengaja melawan Allah. Sangat…
https://youtu.be/45t8rdRCQfo