Jumat, 13 Agustus 2021 Sifat Seorang Pekerja Kristus

2 Timotius 2:1-7"Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus." Pelayanan Paulus bersama Timotius bukan tanpa hambatan. Banyak tantangan dan kesukaran. Maka bila Timotius akan meneruskan pelayanan Paulus, ia pun akan menghadapi kesulitan yang sama (ayat 3). Namun Paulus membekali Timotius dengan nasehat bagaimana seharusnya seorang pekerja Kristus bersikap. Ada tiga gambaran yang Paulus berikan.Pertama adalah gambaran tentara (ayat 4). Seorang tentara tidak memusatkan perhatiannya pada dirinya sendiri. Ia penuh disiplin dan kepatuhannya kepada atasan tak perlu dipertanyakan.Gambaran kedua adalah atlet (ayat 5). Seorang atlet bertanding sesuai peraturan yang sudah ditetapkan. Ia tak bisa mengubah peraturan…

Continue ReadingJumat, 13 Agustus 2021 Sifat Seorang Pekerja Kristus

Kamis, 12 Agustus 2021 Mengenal Tuhan yang Kita Percayai

2 Timotius 1:10-18"Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan." (ayat 12) Mengenal TUHAN yang kita percayai adalah hal terutama bagi setiap orang percaya. Paulus bukan hanya meminta Timotius untuk bertekun dan kuat dalam penderitaan serta tidak malu bersaksi bagi Tuhan. Paulus sendiri menunjukkan bahwa ia tidak malu bersaksi dan menderita demi Kristus, meski ia mengalami berbagai penderitaan dalam pelayanan dan penolakan dari orang-orang tertentu, seperti Figelus dan Hermogenes (ayat 12, 15). Ia menyadari tujuan…

Continue ReadingKamis, 12 Agustus 2021 Mengenal Tuhan yang Kita Percayai

Rabu, 11 Agustus 2021 Anugerah dan Kekuatan Dari Allah

2 Timotius 1:1-10"Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban." (ayat 7) Pengikut Kristus tidak kebal dari penderitaan, tidak ada jaminan umat Allah akan kebal dan bebas dari penderitaan. Tetapi ada kekuatan yang Allah anugerahkan kepada kita sebagai anak-anakNya untuk menanggung penderitaan yang Ia izinkan terjadi di dalam hidup kita. Mengawali suratnya yang kedua kepada Timotius, pertama-tama Paulus menyampaikan salam kasihnya kepada Timotius (ayat 1-2), anak rohani yang dikasihinya. Paulus menyebutkan kehendak Allah yang telah menjadikannya sebagai pemberita janji tentang hidup dalam Kristus Yesus. Kesadaran akan kehendak Allah ini memampukan Paulus untuk…

Continue ReadingRabu, 11 Agustus 2021 Anugerah dan Kekuatan Dari Allah

Selasa, 10 Agustus 2021 Manusia Allah

1 Timotius 6:11-21"Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan." (ayat 11) Kita mengenal sebutan manusia super, manusia setengah dewa, manusia robot, manusia serigala, dan lain sebagainya. Kata yang ditambahkan setelah kata "manusia" itu memberikan keterangan atau sifat dari manusia tersebut. Menarik sekali cara Paulus menutup suratnya kepada Timotius. Pada perikop terakhir dari suratnya, Paulus menyebut Timotius sebagai manusia Allah. Sebutan ini bukan menunjukkan bahwa Timotius manusia setengah dewa, yang memiliki kekuatan adidaya. Sebutan "manusia Allah" ini dipakai Paulus kepada Timotius untuk menunjukkan bahwa ia adalah abdi Allah atau manusia yang dimiliki…

Continue ReadingSelasa, 10 Agustus 2021 Manusia Allah

Senin, 09 Agustus 2021 Belajar Mencukupkan Diri

1 Timotius 6:2-10"Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar." (ayat 6) Paulus memperingatkan Timotius tentang orang-orang yang menyesatkan di tengah umat, yaitu orang yang mengajarkan ajaran atau doktrin yang berbeda dengan kebenaran firman Tuhan (ayat 3). Isi pengajarannya bukan hanya tidak setuju dengan kebenaran yang disampaikan langsung oleh Tuhan, khususnya tentang materi (Mat 6:19-34). Mereka memecah-belah persatuan di tengah jemaat (ayat 4-5) dan mencari keuntungan dalam ibadah (ayat 5b, 9-10). Orang-orang seperti ini menyusup secara perlahan ke tengah komunitas umat Allah dan menimbulkan perpecahan dari dalam dengan saling memfitnah, mencari-cari kesalahan orang lain, mencurigai, dan berlagak tahu…

Continue ReadingSenin, 09 Agustus 2021 Belajar Mencukupkan Diri

Sabtu, 07 Agustus 2021 Memperlakukan Saudara Seiman

1 Timotius 5:1-16"Janganlah engkau keras terhadap orang yang tua, melainkan tegorlah dia sebagai bapa. Tegorlah orang-orang muda sebagai saudaramu, perempuan-perempuan tua sebagai ibu dan perempuan-perempuan muda sebagai adikmu dengan penuh kemurnian." (ayat 1-2) Paulus memberikan nasihat praktis kepada Timotius tentang bagaimana memperlakukan saudara seiman. Secara khusus, Paulus menyoroti tentang Etika menegur (ayat 1-2), Paulus menasihati Timotius agar menegor orang tua sebagai bapa, orang muda sebagai saudara, wanita tua sebagai ibu, dan perempuan muda sebagai adik.Menghormati serta memelihara (ayat 3-16), Timotius diharapkan menegur mereka dengan kasih yang murni sebagaimana ia memperlakukan anggota keluarganya. Paulus menasihati Timotius agar menghormati dan mengurus para…

Continue ReadingSabtu, 07 Agustus 2021 Memperlakukan Saudara Seiman

Jumat, 06 Agustus 2021 Menghadapi Pengajar Sesat

1 Timotius pasal 4"Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan" (ayat 1) Sejak gereja mula-mula terbentuk, umat Allah diperhadapkan dengan pengajar-pengajar sesat, sebagaimana dihadapi oleh Timotius dalam pelayanannya di jemaat Efesus. Paulus memperingatkan Timotius agar berhati-hati dalam mengambil sikap terhadap hal tersebut (ayat 6). Paulus memberitahukan kepada Timotius mengenai ciri-ciri dari para pengajar sesat dan ajarannya (ayat 1-3). Pengaruh ajaran askese pada masa itu membuat orang-orang menjauhkan diri dari makanan tertentu, kewajiban selibat, mendengarkan cerita-cerita yang tidak berasal dari Allah (Rm 14:1-4). Lalu Paulus menegaskan apa…

Continue ReadingJumat, 06 Agustus 2021 Menghadapi Pengajar Sesat

Kamis, 05 Agustus 2021 Keluarga Allah

1 Timotius 3:14-16"Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran." Dari apa yang Paulus tuliskan pada bagian ini, jelaslah bahwa tujuannya adalah untuk menunjukkan bagaimana para anggota jemaat harus hidup sebagai keluarga Allah. Keluarga Allah itu juga digambarkan sebagai tiang penopang dan kebenaran. Penggambaran ini sebenarnya lazim digunakan oleh Paulus. Dalam surat yang lain, ia sering menggunakan kata "saudara-saudariku." Juga dalam pengajarannya, ia menyatakan Allah sebagai Bapa, dan mereka yang telah ditebus oleh Yesus Kristus sebagai anak-anak Allah. Juga bahwa Yesus Kristus adalah…

Continue ReadingKamis, 05 Agustus 2021 Keluarga Allah