Selasa, 31 Agustus 2021 Yesus Memimpin kita kepada Keselamatan

Ibrani 2:10-18"Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah — yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan —, yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan." (ayat 10) Apakah salah satu hal yang paling ditakuti manusia? Kematian. Manusia takut mati karena dosa-dosanya menghantuinya. Manusia takut mati karena ia menyadari bahwa kematian fisik bukan akhir segala-galanya. Sebagai makhluk rohani, manusia sadar rohnya yang kekal masih menghadapi kemungkinan maut kekal, yaitu hukuman kekal yang diberikan Allah atas semua perbuatan dosanya selama hidupnya di dunia ini. Oleh kehendak Allah, Tuhan Yesus menderita untuk membebaskan manusia…

Continue ReadingSelasa, 31 Agustus 2021 Yesus Memimpin kita kepada Keselamatan

Senin, 30 Agustus 2021 Yesus Seketika Lebih Rendah Dari Malaikat-malaikat

Ibrani 2:1-9"Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia." (ayat 9) Penulis serius mengingatkan para pembaca suratnya supaya jangan membiarkan diri disesatkan ajaran yang menyimpang dari kebenaran Injil karena akan mengakibatkan kebinasaan (ayat 1). Tuhan Yesus sendiri yang mula-mula mewartakan Injil keselamatan itu dan kemudian diteruskan para murid-Nya. Kesaksian mereka diteguhkan Allah dengan tanda dan mukjizat (ayat 4). Kalau pelanggaran terhadap Taurat Tuhan yang disampaikan-Nya melalui para malaikat-Nya mengakibatkan…

Continue ReadingSenin, 30 Agustus 2021 Yesus Seketika Lebih Rendah Dari Malaikat-malaikat

Sabtu, 28 Agustus 2021 Yesus Sang Penyelamat

Ibrani pasal 1"maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta." (ayat 2) Bila pada masa PL Allah mengutus para nabi-Nya kepada Israel untuk menyatakan kehendak-Nya maka pada masa PB Allah mengutus Yesus, Putra-Nya untuk menebus manusia berdosa sehingga mereka bisa merespons dengan pertobatan. Allah telah menetapkan Tuhan Yesus sebagai pemilik isi dunia ini karena melalui Dia, Allah menciptakan dunia ini (ayat 2, 10-12). Tuhan Yesus pantas menerima segala hormat dan kemuliaan untuk duduk di sebelah kanan takhta…

Continue ReadingSabtu, 28 Agustus 2021 Yesus Sang Penyelamat

Jumat, 27 Agustus 2021 Berbagi Hidup

Filemon 1:1-7"karena aku mendengar tentang kasihmu kepada semua orang kudus dan tentang imanmu kepada Tuhan Yesus." (ayat 5) Kata-kata dapat diungkapkan untuk sekadar berkomunikasi tanpa sungguh-sungguh ada keterlibatan hati dan perasaan. Dalam persekutuan, komunikasi tidak hanya tukar menukar informasi, melainkan juga berbagi hati, perasaan, dan kasih. Inilah hakikat persekutuan orang percaya. Paulus, walaupun rasul dan pemimpin rohani untuk Filemon (ayat 8) dan Arkhipus (Kol 4:17), menyapa mereka sebagai rekan kerja dan rekan seperjuangan. Sapaan Paulus bukan petunjuk, nasihat, ataupun perintah. Sapaan Paulus adalah berkat (ayat 3), ucapan syukur (ayat 4), dan doa (ayat 6) bagi mereka. Kata-kata Paulus menyatakan isi…

Continue ReadingJumat, 27 Agustus 2021 Berbagi Hidup

Kamis, 26 Agustus 2021 Dampak Keselamatan

Titus 3:1-8"Perkataan ini benar dan aku mau supaya engkau dengan yakin menguatkannya, agar mereka yang sudah percaya kepada Allah sungguh-sungguh berusaha melakukan pekerjaan yang baik. Itulah yang baik dan berguna bagi manusia." (ayat 8) Menerima anugerah keselamatan berarti berakhirnya hidup dalam kegelapan dan dimulainya hidup dalam terang. Hidup dalam kegelapan berarti hidup berlawanan dengan kehendak Allah, diperbudak dosa, dan memiliki hubungan yang tidak selaras dengan orang lain (ayat 3). Namun ketika mengalami pertemuan dengan Kristus dan menjadi percaya, maka kegelapan menjadi sirna karena terbitnya terang Tuhan. Roh Kudus mengerjakan pembaruan di dalam hidup orang percaya (ayat 4-7). Maka di dalam…

Continue ReadingKamis, 26 Agustus 2021 Dampak Keselamatan

Rabu, 25 Agustus 2021 Hasil Kasih Karunia

Titus 2:11-15"Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata." Apakah seseorang yang telah diselamatkan seharusnya menunjukkan perubahan? Ya! Orang yang menerima keselamatan berarti diubah oleh kasih karunia Tuhan. Kasih karunia yang menyelamatkan itu terjadi melalui pengorbanan Kristus di kayu salib. Maka kasih karunia mendorong penerimanya untuk menyenangkan Tuhan dalam segala sesuatu yang dilakukan (ayat 14). Bukan hanya bicara masalah hidup tak bermoral atau keinginan duniawi yang jahat, bisa saja orang yang tampak baik-baik tidak memiliki tempat bagi Tuhan dalam hidupnya. Maka perubahan hidup yang dimaksud adalah perubahan hingga seseorang menempatkan Tuhan sebagai yang terutama di dalam hidupnya. Konsekuensinya,…

Continue ReadingRabu, 25 Agustus 2021 Hasil Kasih Karunia

Selasa, 24 Agustus 2021 Jadilah Saksi Kristus

Titus 2:1-10"Tetapi engkau, beritakanlah apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat:" (ayat 1) Keluarga merupakan bagian inti dari masyarakat. Keluarga-keluarga yang hidup benar akan membentuk masyarakat yang benar pula. Mungkin hal ini disadari oleh para pengajar sesat sehingga mereka menjadikan keluarga sebagai sasaran penyesatan mereka (1:11). Paulus tahu hal ini. Karena itu, ia memberikan instruksi kepada Titus untuk memerhatikan berbagai kelompok di dalam jemaat. Di dalam stuktur sosial, laki-laki yang lebih tua akan dihormati dan disegani. Perjalanan waktu yang telah mereka lalui seharusnya membuat mereka dewasa, berhikmat, serta memiliki iman yang sehat (ayat 2).Perempuan-perempuan yang tua mempunyai peranan penting dalam…

Continue ReadingSelasa, 24 Agustus 2021 Jadilah Saksi Kristus

Senin, 23 Agustus 2021 Melawan Kesesatan dengan Berpegang Pada Firman Tuhan

Titus 1:5-16"dan berpegang kepada perkataan yang benar, yang sesuai dengan ajaran yang sehat, supaya ia sanggup menasihati orang berdasarkan ajaran itu dan sanggup meyakinkan penentang-penentangnya." (ayat 9) Musuh dalam selimut", begitulah sebutan yang tepat bagi para pengajar sesat yang Paulus sebutkan. Mengapa demikian? Karena mereka berada di tengah-tengah jemaat, tetapi menyesatkan jemaat (ayat 10). Ini berbahaya, karena ajaran mereka hanyalah berisi pendapat mereka sendiri, dan bertentangan dengan firman Tuhan. Mengapa mereka tega melakukan hal itu? Keuntungan diri sendiri, itulah motivasinya (ayat 11,12). Meski mereka mengaku mengenal Allah, tetapi hidup mereka menunjukkan penyangkalan akan Dia (ayat 16). Karena itu, tidak ada…

Continue ReadingSenin, 23 Agustus 2021 Melawan Kesesatan dengan Berpegang Pada Firman Tuhan