Senin, 26 Juli 2021 Sikap Hidup Orang Percaya

1 Tesalonika 5:12-28"Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang." (ayat 15) Sikap hidup orang percaya dalam bergereja maupun kehidupan sehari-hari begitu penting. Dalam mengakhiri suratnya, Paulus memberikan beberapa nasihat demikian.Pertama, agar memiliki sikap yang benar terhadap pemimpin mereka dengan menghormati, menaati, mengasihi, dan mendoakan mereka (ayat 12), karena para pemimpin telah bekerja keras dalam memimpin dan melayani mereka. Sikap demikian akan membuat persekutuan mereka hidup dalam damai. Kedua, dalam hubungan dengan saudara seiman, mereka harus saling peduli dan menguatkan. Mereka harus berani dan penuh cinta…

Continue ReadingSenin, 26 Juli 2021 Sikap Hidup Orang Percaya

Sabtu, 24 Juli 2021 Sikap Menyambut Kedatangan Kristus

1 Tesalonika 5:1-11"Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam." (ayat 1-2) Dari zaman ke zaman ada saja orang Kristen yang terus meramal dan memprediksikan, bahwa Kristus akan datang pada tanggal sekian dan sekian. Walaupun apa yang mereka prediksikan tidak pernah terjadi, tetapi ada saja orang yang tetap percaya kepada perkataan mereka. Fenomena demikian juga terjadi pada zaman Paulus. Ia mengingatkan jemaat Tesalonika tidak berusaha mencari tahu kapan Kristus datang kembali. Alasannya karena Kristus akan datang seperti pencuri pada malam hari (ayat 1-2). Artinya, Kristus…

Continue ReadingSabtu, 24 Juli 2021 Sikap Menyambut Kedatangan Kristus

Jumat, 23 Juli 2021 Pengharapan di balik Kematian

1 Tesalonika 4:13-18"Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan." (ayat 13) Setiap kita pasti pernah mengalami kehilangan ditinggalkan oleh orang yang dikasihi, kerabat atau teman-teman dekat. Kematian datang tanpa mengenal waktu, usia, status, dan jenis kelamin. Kita pasti berduka, tetapi kita tidak boleh dikuasai oleh kedukaan. Inilah yang Paulus sampaikan kepada jemaat di Tesalonika agar mereka mengetahui tentang orang yang mati di dalam Kristus, sehingga tidak terus dikuasai oleh kesedihan seperti orang lain yang tidak berpengharapan di dalam Kristus (ayat 13). Paulus ingin…

Continue ReadingJumat, 23 Juli 2021 Pengharapan di balik Kematian

Kamis, 22 Juli 2021 Hidup Berkenan Kepada Tuhan

1 Tesalonika 4:1-12"Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus." (ayat 7) Dalam dunia yang penuh dosa dan pencobaan, hidup berkenan kepada-Nya tidaklah mudah. Namun firman Tuhan menuntun kita untuk hidup demikian, agar dapat menjadi berkat bagi sesama kita. Setelah menyampaikan nasihat yang bersifat doktrin, rasul Paulus sampai pada nasihat yang lebih praktis. Ia mengingatkan mereka kembali bagaimana mereka harus hidup berkenan kepada Allah (ayat 1a). Karena apa yang disampaikannya sebenarnya telah diketahui dan dilakukan oleh mereka. Tetapi ia berharap mereka lebih sungguh-sungguh melakukannya (ayat 1b-2).Cara hidup yang berkenan kepada Allah ialah pertama-tama mereka harus…

Continue ReadingKamis, 22 Juli 2021 Hidup Berkenan Kepada Tuhan

Rabu, 21 Juli 2021 Tetap Teguh Di tengah Penderitaan

1 Tesalonika 3:1-13"Sekarang kami hidup kembali, asal saja kamu teguh berdiri di dalam Tuhan." Sebagai orang-orang percaya, kita tidak akan lepas dari penderitaan. Bagaimana kita menyikapinya? Untuk hal ini kita harus belajar dari jemaat di Tesalonika. Paulus telah mengingatkan jemaat Tesalonika bahwa kesusahan akan datang (ayat 3). Sekarang kesusahan sudah datang. Kini, Paulus mencemaskan iman jemaatnya, itu sebabnya ia mengirim Timotius untuk menguatkan dan menasihati mereka (ayat 1-5). Puji Tuhan, Timotius pulang membawa kabar yang sangat menggembirakan, yaitu bahwa iman dan kasih jemaat Tesalonika tidak tergoyahkan oleh penderitaan yang mereka alami (ayat 6). Berita ini sangat menghibur Paulus, yang saat…

Continue ReadingRabu, 21 Juli 2021 Tetap Teguh Di tengah Penderitaan

Selasa, 20 Juli 2021 Tetap Kuat di tengah Tantangan

1 Tesalonika 2:13-20"Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sebagai perkataan manusia, tetapi — dan memang sungguh-sungguh demikian — sebagai firman Allah, yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya." Setiap pelayan Tuhan dan orang percaya akan senang dan bersyukur, bila Injil yang diberitakan dan disaksikan mendapat respons dari orang-orang percaya dan mereka bertumbuh di dalamnya. Inilah yang membuat rasul Paulus sangat bersyukur, karena Injil yang diberitakan mendapat sambutan ketika ia pertama kali datang ke Tesalonika (ayat 13). Orang-orang disana telah menyambut firman Tuhan dengan…

Continue ReadingSelasa, 20 Juli 2021 Tetap Kuat di tengah Tantangan

Senin, 19 Juli 2021 Hati Seorang Hamba

1 Tesalonika 2:1-12"Demikianlah kami, dalam kasih sayang yang besar akan kamu, bukan saja rela membagi Injil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami sendiri dengan kamu, karena kamu telah kami kasihi." (ayat 8) Dalam memberitakan Injil, rasul Paulus sudah sering mengalami penganiayaan. Hal yang sama terjadi ketika ia pergi memberitakan Injil di kota Tesalonika. Meskipun ada hambatan dan tantangan yang berat, dengan anugerah Tuhan. Paulus tetap berani datang memberitakan Injil ke Tesalonika. Kedatangannya tidak sia-sia (ayat 1-2) karena Injil yang diberitakannya bersemi di hati jemaat Tesalonika. Mengapa mereka menyambut Injil yang Paulus beritakan? Karena Paulus memberitakan Injil dengan maksud yang…

Continue ReadingSenin, 19 Juli 2021 Hati Seorang Hamba