IBADAH RAYA HGC FAMILY, 14 Mei 2023
https://youtu.be/Zxpsm2V671A
https://youtu.be/Zxpsm2V671A
Lukas 2:25-38"Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem." (ayat 38) Menunggu adalah pekerjaan yang membosankan dan dihindari banyak orang. Bahkan untuk menunggu jawaban doa pun, banyak orang yang tidak sabar. Padahal dalam menunggu, kita dilatih setia dan memiliki pengharapan. Sudah begitu lama Simeon menantikan kedatangan Mesias yang akan membawa kelepasan bagi bangsanya. Ia percaya pada penyataan Roh Kudus bahwa ia akan melihat Mesias sebelum kematiannya (ayat 25-26). Terbukti bahwa penantian dan imannya tidak sia-sia. Di bawah pimpinan Roh Kudus, ia…
Lukas 2:21-24"Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya." (ayat 21) Iman sejati terlihat di dalam ketaatan. Sulit dipercaya bila orang menyebut dirinya beriman kepada Tuhan, tetapi tidak menunjukkan ketaatan kepada Tuhan yang dia imani. Yusuf dan Maria adalah pasangan suami istri yang saleh. Dengan kesalehan sebagai orang tua Yahudi, mereka melaksanakan aturan keagamaan yang berkaitan dengan kelahiran seorang anak laki-laki. Aturan pertama adalah menyunatkan anak pada hari ke-8 (ayat 21 ; Im 12:3). Bersamaan dengan itu adalah pemberian nama bagi si anak. Dalam hal…
Lukas 2:8-20"Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:" (ayat 10) Yesus pernah berujar, "Orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih" (7:47). Respons seseorang tergantung dari seberapa besar ia (merasa) telah menerima. Mari belajar dari para gembala bagaimana mereka merespons pernyataan kabar baik dari Allah. Siapakah para gembala ini? Pada masa itu mereka termasuk orang-orang yang tersisihkan dan tidak dihormati oleh orang Yahudi, khususnya oleh para rabi Yahudi karena dianggap bodoh, tidak terdidik, suka mencuri anak domba, tidak jujur, dan melakukan pekerjaan yang najis. Maka mereka tidak boleh…
Lukas 1:67-80"Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya," (ayat 68) Pernahkah kita berpikir secara serius bahwa Allah yang Mahatinggi, Mahakudus, Mahamulia itu melawat umat-Nya? Jika kita melihat keberadaan kita di hadapan Allah, rasanya mustahil mengharapkan Allah melawat kita. Tetapi, dalam nyanyian Zakharia ini kita melihat paling sedikit dua hal penting tentang alasan mengapa Allah melawat umat-Nya. Pertama, lawatan Allah menyelamatkan umat-Nya memang merupakan rencana Allah sejak awal oleh karena kesetiaan-Nya terhadap perjanjian-Nya dengan Abraham, nenek moyang Israel (ayat 68-75).Kedua, sekarang lawatan itu berkembang luas, tidak lagi menjadi milik satu bangsa, tetapi sudah melampaui batasan bangsa…
Lukas 1:57-66"Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia." (ayat 58) "Apalah arti sebuah nama", begitu tulis William Shakespeare, seorang pujangga besar Inggris. Tetapi bagi bangsa Israel kuno, nama bukanlah sebutan yang tidak berarti. Itu sebabnya bayi yang lahir biasanya diberi nama menurut nama ayahnya atau leluhurnya. Begitu pula yang terjadi pada bayi yang dilahirkan Elisabet. Sesuai kebiasaan, bayi itu akan diberi nama seperti nama ayahnya yaitu Zakharia. Tetapi Elisabet menolak karena ingin memberi nama Yohanes (ayat 60). Orang banyak menentang karena tidak sesuai dengan tradisi (ayat 61).…
https://youtu.be/6Y0KTk0RTHA
Lukas 1:39-56"Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan," (ayat 46) Bagaimana kita mengisi pertemuan dengan sanak saudara atau teman yang lama tidak berjumpa? Biasanya kita banyak berbincang tentang keluarga, pekerjaan, studi dan aktivitas lain. Jarang kita berbagi karya dan perbuatan Tuhan di dalam hidup masing-masing. Tidak demikian dengan Maria dan Elisabet. Maria datang berkunjung untuk berbagi pergumulan dan sukacita karena campur tangan Allah dalam hidupnya. Elisabet menyambut dengan hangat dan merasa terhormat karena kunjungan ibu Tuhannya (ayat 42-45). Oleh pimpinan Roh Kudus, Elisabet menyebut Maria sebagai orang yang diberkati di antara semua perempuan (ayat 42). Maria disebut mengalami kuasa Allah dan…
Lukas 1:26-38"Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (ayat 37) Bangsa Yahudi hidup di bawah ketentuan tradisi atau budaya yang sangat ketat dan ekstrim. Salah satunya adalah tidak diperkenankannya hubungan seks di luar nikah, dengan alasan apa pun. Jika itu terjadi maka perempuan yang mengandung akan diusir, bahkan dibuang untuk diasingkan. Ironisnya lagi, perempuan itu dikeluarkan dari ikatan keluarga. Kenyataan ini sempat membuat Maria kuatir karena ia mengandung tanpa pernah berhubungan seks dengan tunangannya. Sekali lagi, berbeda dengan respons Zakharia. Maria dengan penuh hormat menerima kenyataan tersebut. Itu dikarenakan utusan Tuhan, malaikat Gabriel yang mengunjungi dirinya. Tujuan Gabriel adalah mempersiapkan…
Lukas 1:5-25"Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: "Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya." (ayat 18) Teofilus adalah seorang pejabat Romawi yang dipengaruhi oleh pengajaran Romawi dan filsafat Yunani, yang sulit memercayai hal-hal yang mustahil atau tidak masuk akal. Menghadapinya, Lukas memulai kisahnya dengan pemberitahuan tentang kelahiran Yohanes Pembaptis. Lukas memulai dengan kisah keluarga Zakharia dan Elisabet (ayat 5) yang bergumul karena belum memiliki anak hingga masa tua mereka (ayat 7). Padahal, mereka hidup benar dan setia di hadapan Tuhan (ayat 6), di tengah kemunduran kerohanian orang Yahudi di bawah…