IBADAH RAYA HGC FAMILY, 05 Maret 2023
https://youtu.be/PLZk9HwqcjY
https://youtu.be/PLZk9HwqcjY
Matius 17:22-27"Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga." (ayat 27) Menjelang hari-hari penderitaan Anak Manusia sampai pada kematian-Nya, Yesus tetap melaksanakan tanggungjawab-Nya. Ia menunjukkan kepatuhan pada peraturan yang berlaku, yaitu membayar bea bait Allah. Pajak ini dipungut setahun sekali terhadap lelaki berumur di atas dua puluh tahun untuk digunakan sebagai biaya pemeliharaan Bait Allah. Pada masa Musa, bea ini disebut uang pendamaian karena nyawa umat…
Matius 17:14-21"Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu." (ayah 20) Pernahkan kita merasa gagal beriman? Pernahkah kita kecewa karena iman kita tumpul dan tidak mampu melihat ke depan? Apalagi saat seseorang membutuhkan kita, sementara iman kita tidak mampu memberi jawaban! Itu yang dialami oleh sembilan murid yang ditinggal Yesus ke atas gunung. Mereka tidak mampu menolong seorang anak yang sakit yang dibawa…
Matius 17:1-13"Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. " (ayat 2) Setelah pengakuan Petrus tentang Yesus, enam hari kemudian Yesus membawa ketiga murid inti (ayat 1) ke atas gunung untuk berdoa pada malam hari (Luk 9:29,32). Pada saat itu, murid-murid menyaksikan transfigurasi Yesus, yaitu penampakan kemuliaan Yesus disertai pemunculan Musa yang mewakili hukum Taurat dan nabi Elia yang mewakili para nabi. Ini untuk meneguhkan misi penyelamatan Yesus di kayu salib yang harus Ia laksanakan dan genapi di Yerusalem. Pengakuan Petrus di Kaisarea Filipi diikuti oleh penampakan kemuliaan Yesus.…
Matius 16:21-28"Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku." (ayat 24) Dengan berpegang pada pengenalan dasar murid-murid kepada-Nya, Yesus mulai menjelaskan tentang masa depan-Nya yaitu kepergian-Nya ke Yerusalem karena melaksanakan kehendak Allah Bapa. Jalan itu penuh penderitaan dan menuju kematian. Ia akan mengalami penolakan dari para pemimpin Yahudi dan umat-Nya sendiri. Para pengikut-Nya pun akan meninggalkan, menyangkal, dan mengkhianati Dia. Ia akan mati dibunuh oleh para pemimpin Yahudi melalui tangan orang Romawi, tetapi Ia akan bangkit pada hari ketiga. Pesan mengenai penderitaan dan sekaligus pengharapan akan kebangkitan rupanya…
Matius 16:13-20"Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" (ayat 15) Menjelang kesengsaraan-Nya di Yerusalem, Yesus ingin memastikan pengenalan para murid terhadap Dia. Oleh karena itu, Yesus membawa mereka ke Kaisarea Filipi, yang kebanyakan penduduknya adalah nonYahudi. Dalam suasana tenang, karena terhindar dari gangguan yang selama itu terjadi, tentu murid-murid dapat berpikir jernih. Pengenalan banyak orang pada Yesus beraneka ragam. Mereka pada umumnya berpegang pada pengamatan lahiriah. Maka ada yang melihat Yesus sebagai sosok nabi seperti Elia atau Yeremia. Ada juga yang menghubungkan-Nya dengan Yohanes pembaptis. Matius sendiri mencatat bahwa Herodes mengira Yesus adalah jelmaan Yohanes yang…
https://youtu.be/sNAgkcdWmIY
Matius 16:1-12Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki." (ayat 6) Orang Farisi dan Saduki berseberangan dalam hal pengajaran. Orang Farisi menekankan ajaran Musa, dan tradisi Yahudi, sedangkan orang Saduki meski mengajarkan ajaran Musa, tetapi menolak tradisi Yahudi. Kali ini mereka tampak rukun mencobai Yesus dengan meminta tanda (ayat 1). Apakah perbuatan ajaib Yesus yang mereka saksikan tidak cukup meyakinkan? Teguran Yesus kepada mereka sebagai angkatan jahat dan tidak setia bukan mempermasalahkan kepandaian mereka. Mereka tahu membaca cuaca, tetapi tidak mampu membaca tanda-tanda zaman (ayat 2-3). Mereka tidak bisa menghubungkan apa yang mereka temukan pada…
Matius 15:32-39"Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan." (ayat 32) Belas kasihan terhadap mereka yang miskin, susah, dan menderita itu mudah, tetapi sejauh mana kita digerakkan oleh belas kasihan itu hingga terwujud dalam tindakan menolong mereka? Bagaimana dengan Tuhan Yesus sendiri? Perikop hari ini masih merupakan rangkaian dari pelayanan misi lintas budaya Yesus. Apa yang Yesus lakukan mempunyai tujuan khusus agar murid-murid semakin mengerti misi lintas budaya yang…
Matius 15:21-28"Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita." (ayat 22) Seorang yang sedang mengalami depresi tidak akan mendapatkan solusi yang tepat bila ia datang kepada seorang dokter umum atau dokter ahli penyakit dalam, karena mereka tidak menguasai ilmu kejiwaan. Inilah akibatnya bila seorang datang pada alamat yang salah. Tidak sama halnya dengan perempuan Kanaan yang tahu bahwa ia datang kepada Yesus, alamat yang tepat, sehingga ia mendapatkan jawaban bagi pergumulannya. Ketika Yesus sedang menyingkir ke Tirus dan Sidon, seorang perempuan Kanaan dari daerah…