Senin, 17 April 2023 (Yesus Sang Pemenang)

Matius 26:47-56"Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?" (ayat 54) Kemenangan Yesus di Getsemani kini terungkap penuh dalam adegan penangkapan-Nya. Sikap, tindakan, dan ucapan Yesus di hadapan rombongan musuh yang ingin menangkap-Nya dan para murid-Nya yang bingung menunjukkan bahwa Yesuslah yang sebenarnya mengendalikan situasi. Menghadapi Yudas yang datang dengan ciuman pengkhianatan, Yesus langsung menelanjangi tipu muslihatnya (ayat 50). Menghadapi para serdadu yang menangkap-Nya, Yesus tidak berupaya untuk mengelak atau melarikan diri sebab sebelumnya Ia sudah membulatkan tekad untuk menerima konsekuensi penderitaan karena tunduk kepada kehendak Allah (ayat 55-56). Terhadap upaya para…

Continue ReadingSenin, 17 April 2023 (Yesus Sang Pemenang)

Sabtu, 15 April 2023 (Hubungan Erat dengan Bapa)

Matius 26:36-46"Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (ayat 39) Getsemani adalah kebun zaitun yang terletak di sebelah Timur Kidron. Di Taman Getsemani inilah Yesus mengungkapkan segala bentuk perasaan-Nya seperti kesedihan-Nya karena penolakan yang dilakukan bangsa-Nya; kengerian dari kematian yang dialami-Nya, meskipun tujuan dari kematian dan kebangkitan tersebut adalah untuk menebus manusia dari belenggu dosa. Karena itu logis jikalau Yesus membutuhkan penyertaan manusia dalam saat-saat penderitaan-Nya. Peristiwa yang Yesus alami mengingatkan kita bahwa Yesus sendiri sebagai manusia…

Continue ReadingSabtu, 15 April 2023 (Hubungan Erat dengan Bapa)

Jumat, 14 April 2023 (Setia sebagai cermin kasih)

Matius 26:17-35"Jawab Yesus: "Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku." (ayat 18) Tidak sedikit orang yang mempertanyakan mengapa Yesus membiarkan para musuh-Nya mengalahkan Dia? Mengapa Yesus tetap menyerahkan diri untuk disalib? Bukankah itu tanda kekalahan? Mengapa Yesus tidak menghukum Yudas Iskariot yang akan mengkhianati Dia? Mengapa Yesus tidak mencegah para murid yang akan tercerai-berai ketika Ia diserahkan dan dibunuh (ayat 31)? Mengapa Ia juga tidak mencegah Petrus agar tidak menyangkali Dia? Apakah Yesus tidak berdaya? Yesus bukan tidak berdaya. Ia tahu apa yang…

Continue ReadingJumat, 14 April 2023 (Setia sebagai cermin kasih)

Kamis, 13 April 2023 (Siapakah Yesus bagimu?)

Matius 26:1-16"Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan." (ayat 6-7) Siapakah Yesus bagimu? Kisah ini menggambarkan bagaimana orang-orang melihat siapa Yesus bagi mereka. Para imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi melihat Yesus sebagai sosok yang mereka benci. Kebencian mereka yang begitu besar ditunjukkan dengan rencana mereka untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat lalu membunuh-Nya (ayat 3). Mereka berunding di istana Imam Besar dan dilakukan dua hari menjelang Hari Paskah Yahudi. Waktu yang seharusnya…

Continue ReadingKamis, 13 April 2023 (Siapakah Yesus bagimu?)

Rabu, 12 April 2023 (Cinta Tuhan sama dengan peduli sesama)

Matius 25:31-46"Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku." (ayat 40) Segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku" (ayat 45). Pernyataan Tuhan ini tentu merupakan jawaban yang sangat mengagetkan bagi banyak orang. Bagaimana mungkin Tuhan mengidentikkan diri-Nya dengan orang-orang yang paling hina, orang-orang yang dipinggirkan? Bagaimana mungkin Tuhan mengidentikkan diri-Nya dengan orang asing, gelandangan, bahkan para narapidana? (ayat 36-40, 42-45). Bukankah mereka adalah orang-orang yang tidak…

Continue ReadingRabu, 12 April 2023 (Cinta Tuhan sama dengan peduli sesama)

Selasa, 11 April 2023 (Tanggung Jawab)

Matius 25:14-30"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka." (ayat 14) Perumpamaan mengenai talenta bicara mengenai pertanggungjawaban umat Tuhan pada hari kedatangan Tuhan Yesus kembali. Setiap umat Tuhan diberikan panggilan dan karunia untuk dikembangkan demi kemuliaan Tuhan. Pada saat Tuhan datang kembali, Dia menuntut tanggung jawab kita, yaitu buah-buah dari pekerjaan kita! Umat Tuhan dilambangkan sebagai hamba-hamba yang diberi kepercayaan tuannya dengan talenta-talenta. Setiap hamba menerima sejumlah talenta menurut kesanggupan masing-masing. (ayat 14-15). Kata kesanggupan menunjukkan bahwa si tuan mengharapkan hamba-hambanya melipat gandakan talenta yang dia bagikan.…

Continue ReadingSelasa, 11 April 2023 (Tanggung Jawab)

Senin, 10 April 2023 (Kesiapan Dalam Menanti Kedatangan Yesus)

Matius 25:1-13"Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." (ayat 13) Apa yang membedakan lima gadis bodoh dan lima gadis bijaksana yang dipakai Yesus dalam perumpamaan ini? Apakah lima gadis bijaksana lebih tahu kapan sang mempelai laki-laki datang? Apakah karena mereka tidak tertidur? Apakah mereka membawa pelita yang lebih baik dibanding yang lainnya? Ternyata tidak! keduanya sama-sama tidak tahu kapan mempelai itu datang. Mereka sama-sama tertidur (ayat 5); Mereka sama-sama setia menanti kedatangan sang mempelai; sama-sama kaget ketika mendengar mempelai datang (ayat 6-7). Pelita yang dibawa kelima gadis bijaksana sama saja dengan pelita yang dibawa kelima…

Continue ReadingSenin, 10 April 2023 (Kesiapan Dalam Menanti Kedatangan Yesus)