Rabu, 10 Mei 2023 (Merespon Kabar Baik)

Lukas 2:8-20"Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:" (ayat 10) Yesus pernah berujar, "Orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih" (7:47). Respons seseorang tergantung dari seberapa besar ia (merasa) telah menerima. Mari belajar dari para gembala bagaimana mereka merespons pernyataan kabar baik dari Allah. Siapakah para gembala ini? Pada masa itu mereka termasuk orang-orang yang tersisihkan dan tidak dihormati oleh orang Yahudi, khususnya oleh para rabi Yahudi karena dianggap bodoh, tidak terdidik, suka mencuri anak domba, tidak jujur, dan melakukan pekerjaan yang najis. Maka mereka tidak boleh…

Continue ReadingRabu, 10 Mei 2023 (Merespon Kabar Baik)

Selasa, 09 Mei 2023 (Allah melawat umat-Nya)

Lukas 1:67-80"Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya," (ayat 68) Pernahkah kita berpikir secara serius bahwa Allah yang Mahatinggi, Mahakudus, Mahamulia itu melawat umat-Nya? Jika kita melihat keberadaan kita di hadapan Allah, rasanya mustahil mengharapkan Allah melawat kita. Tetapi, dalam nyanyian Zakharia ini kita melihat paling sedikit dua hal penting tentang alasan mengapa Allah melawat umat-Nya. Pertama, lawatan Allah menyelamatkan umat-Nya memang merupakan rencana Allah sejak awal oleh karena kesetiaan-Nya terhadap perjanjian-Nya dengan Abraham, nenek moyang Israel (ayat 68-75).Kedua, sekarang lawatan itu berkembang luas, tidak lagi menjadi milik satu bangsa, tetapi sudah melampaui batasan bangsa…

Continue ReadingSelasa, 09 Mei 2023 (Allah melawat umat-Nya)

Senin, 08 Mei 2023 (Allah menggenapi janji-Nya)

Lukas 1:57-66"Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia." (ayat 58) "Apalah arti sebuah nama", begitu tulis William Shakespeare, seorang pujangga besar Inggris. Tetapi bagi bangsa Israel kuno, nama bukanlah sebutan yang tidak berarti. Itu sebabnya bayi yang lahir biasanya diberi nama menurut nama ayahnya atau leluhurnya. Begitu pula yang terjadi pada bayi yang dilahirkan Elisabet. Sesuai kebiasaan, bayi itu akan diberi nama seperti nama ayahnya yaitu Zakharia. Tetapi Elisabet menolak karena ingin memberi nama Yohanes (ayat 60). Orang banyak menentang karena tidak sesuai dengan tradisi (ayat 61).…

Continue ReadingSenin, 08 Mei 2023 (Allah menggenapi janji-Nya)

Sabtu, 06 Mei 2023 (Memuji Kebesaran Allah)

Lukas 1:39-56"Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan," (ayat 46) Bagaimana kita mengisi pertemuan dengan sanak saudara atau teman yang lama tidak berjumpa? Biasanya kita banyak berbincang tentang keluarga, pekerjaan, studi dan aktivitas lain. Jarang kita berbagi karya dan perbuatan Tuhan di dalam hidup masing-masing. Tidak demikian dengan Maria dan Elisabet. Maria datang berkunjung untuk berbagi pergumulan dan sukacita karena campur tangan Allah dalam hidupnya. Elisabet menyambut dengan hangat dan merasa terhormat karena kunjungan ibu Tuhannya (ayat 42-45). Oleh pimpinan Roh Kudus, Elisabet menyebut Maria sebagai orang yang diberkati di antara semua perempuan (ayat 42). Maria disebut mengalami kuasa Allah dan…

Continue ReadingSabtu, 06 Mei 2023 (Memuji Kebesaran Allah)

Jumat, 05 Mei 2023 (Tidak mengerti namun percaya)

Lukas 1:26-38"Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (ayat 37) Bangsa Yahudi hidup di bawah ketentuan tradisi atau budaya yang sangat ketat dan ekstrim. Salah satunya adalah tidak diperkenankannya hubungan seks di luar nikah, dengan alasan apa pun. Jika itu terjadi maka perempuan yang mengandung akan diusir, bahkan dibuang untuk diasingkan. Ironisnya lagi, perempuan itu dikeluarkan dari ikatan keluarga. Kenyataan ini sempat membuat Maria kuatir karena ia mengandung tanpa pernah berhubungan seks dengan tunangannya. Sekali lagi, berbeda dengan respons Zakharia. Maria dengan penuh hormat menerima kenyataan tersebut. Itu dikarenakan utusan Tuhan, malaikat Gabriel yang mengunjungi dirinya. Tujuan Gabriel adalah mempersiapkan…

Continue ReadingJumat, 05 Mei 2023 (Tidak mengerti namun percaya)

Kamis, 04 Mei 2023 (Tidak ada yang mustahil)

Lukas 1:5-25"Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: "Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya." (ayat 18) Teofilus adalah seorang pejabat Romawi yang dipengaruhi oleh pengajaran Romawi dan filsafat Yunani, yang sulit memercayai hal-hal yang mustahil atau tidak masuk akal. Menghadapinya, Lukas memulai kisahnya dengan pemberitahuan tentang kelahiran Yohanes Pembaptis. Lukas memulai dengan kisah keluarga Zakharia dan Elisabet (ayat 5) yang bergumul karena belum memiliki anak hingga masa tua mereka (ayat 7). Padahal, mereka hidup benar dan setia di hadapan Tuhan (ayat 6), di tengah kemunduran kerohanian orang Yahudi di bawah…

Continue ReadingKamis, 04 Mei 2023 (Tidak ada yang mustahil)

Selasa, 02 Mei 2023 (Percayalah dan Beritakanlah)

Markus 16:9-20"Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk." (ayat 15) Menjadi saksi terkadang tidak mudah karena belum tentu orang lain percaya dengan kesaksian kita. Seperti itu yang dialami oleh Maria Magdalena dan dua orang murid. Ketiga orang ini menjadi saksi kebangkitan Yesus karena mereka mengalami perjumpaan dengan Yesus yang bangkit (ayat 9,12). Mereka tidak berdiam diri mengetahui kebangkitan Guru yang mereka kasihi. Baik Maria Magdalena maupun kedua murid Yesus, dalam momen terpisah, segera memberitahukan berita gembira itu kepada para murid lainnya yang sedang berduka (ayat 10,13). Namun apa yang mereka dapat? Kesaksian mereka…

Continue ReadingSelasa, 02 Mei 2023 (Percayalah dan Beritakanlah)

Senin, 01 Mei 2023 (Karena kita adalah hamba)

Markus 13:33-37"Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba." (ayat 33) Pantaskah kita bersukacita karena kita adalah anak-anak Allah, pewaris-pewaris Kerajaan-Nya? Tentu saja. Kita punya hak untuk itu. Namun apakah kita bisa menghabiskan hidup hanya untuk itu saja, murni bersukacita tanpa melakukan hal-hal lain? Mestinya tidak, karena PB sendiri tak melulu membahas kehidupan orang percaya hanya sebagai pewaris, tetapi juga dalam berbagai atribut dan kapasitas. Salah satu kata yang sering digunakan di dalam PB adalah murid, dan di dalam Injil itu tak hanya berlaku bagi para murid waktu itu, tetapi juga bagi kita sekarang. Ada banyak amanat, mandat,…

Continue ReadingSenin, 01 Mei 2023 (Karena kita adalah hamba)