Sabtu, 28 Juni 2025 (Hiduplah seturut kehendak-Nya)

Yesaya 48:1-11"Sesungguhnya, Aku telah memurnikan engkau, namun bukan seperti perak, tetapi Aku telah menguji engkau dalam dapur kesengsaraan." (ayat 10) Tuhan melalui Yesaya kembali mengingatkan bangsa Israel akan kemunafikan mereka (ayat 1-2). Allah menegur sikap mereka. Mereka mengaku umat Allah, tetapi tidak hidup menurut hukum-hukum-Nya. Mereka menyebut diri sebagai Israel umat Allah, yang mengakui bahkan bersumpah demi nama Allah Israel, tetapi tidak hidup dengan sungguh-sungguh dan tulus hati. Mereka munafik! Setelah menegur kelakuan umatnya yang tidak tulus, kembali Allah menyatakan keberadaan diri-Nya. Ia menyatakan bahwa diri-Nya berbeda dengan dewa-dewa yang membuat umat-Nya berpaling dari-Nya. Perbedaan itu Allah nyatakan dengan menunjukkan…

Continue ReadingSabtu, 28 Juni 2025 (Hiduplah seturut kehendak-Nya)

Jumat, 27 Juni 2025 (Allah pembela umat-Nya)

Yesaya pasal 47"Biarlah auratmu tersingkap dan aibmu kelihatan! Aku akan mengadakan pembalasan dan tidak menyayangkan seorang pun, kata Penebus kami, TUHAN semesta alam nama-Nya, Yang Mahakudus, Allah Israel." (ayat 3-4) Di pasal 46, dewa-dewa Babel dipermalukan sebagai allah yang mati, tidak berdaya, bahkan perlu diselamatkan. Di pasal 47 ini, yang dipermalukan ialah bangsa Babel sendiri. Mereka akan mendapatkan malapetaka dan dewa-dewa mereka tidak akan dapat menyelamatkan mereka. Mengapa demikian? Karena mereka telah melampaui batas yang digariskan oleh Tuhan. Tidak satu bangsa pun yang diperbolehkan menindas umat kepunyaan Allah lebih dari yang diizinkan oleh Allah. Allah telah memberi izin kepada Babel…

Continue ReadingJumat, 27 Juni 2025 (Allah pembela umat-Nya)

Kamis, 26 Juni 2025 (Sampai Memutih Rambutku)

Yesaya pasal 46"Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu." (ayat 4) Jika ada pertanyaan "Seberapa setiakah Allah Israel menyertai umat-Nya?", maka jawabannya adalah senantiasa setia. Walaupun ada kalanya bangsa itu tidak setia, Allah selalu memberikan peringatan dan hukuman kepada mereka sehingga bangsa itu berbalik kembali kepada jalan Allah. Di masa lalu Allah tetaplah Allah umat-Nya dan senantiasa mau menanggung mereka (ayat 4). Allah mau memikul dan menyelamatkan mereka sampai kapan pun. Sangat berbeda dari Allah Israel, allah-allah buatan…

Continue ReadingKamis, 26 Juni 2025 (Sampai Memutih Rambutku)

Rabu, 25 Juni 2025 (Berpalinglah kepada Allah)

Yesaya pasal 45:20-25"Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain." (ayat 22) Sekali lagi Yesaya menampilkan ironi dalam beritanya. Yaitu, manusia mengelu-elukan kayu yang mereka jadikan dewa, serta berdoa kepadanya (ayat 20). Tuhan bukanlah dewa yang butuh penghargaan sehingga harus diarak dan Tuhan bukan juga dewa yang tidak mampu menyelamatkan bangsanya. Tuhan adalah Allah yang telah ada sejak zaman purbakala. Ia adalah Allah yang setia. Setia pada janji yang telah difirmankan-Nya walaupun umatnya tidak setia. Allah umat Israel berbeda dari dewa-dewi yang disembah bangsa-bangsa di sekitarnya. Jika dewa-dewa itu butuh pengakuan…

Continue ReadingRabu, 25 Juni 2025 (Berpalinglah kepada Allah)

Selasa, 24 Juni 2025 (Dibentuk Oleh Allah)

Yesaya pasal 45:9-19"Celakalah orang yang berbantah dengan Pembentuknya; dia tidak lain dari beling periuk saja! Adakah tanah liat berkata kepada pembentuknya: "Apakah yang kaubuat?" atau yang telah dibuatnya: "Engkau tidak punya tangan!" (ayat 9) Bagaikan tanah liat di tangan penjunan, manusia berserah penuh untuk dibentuk sekehendak Allah. Jika kita melihat hasilnya, tentu kita mengatakannya sungguh indah. Tetapi, jika kita melihat seorang penjunan bekerja, kita melihat bagaimana dia meremas, memotong, dan membentuk tanah liat itu dengan keras. Inilah gambaran betapa beratnya tantangan supaya tanah liat dapat dibentuk menjadi karya yang indah. Allah memperingatkan dengan keras bahwa tidaklah seharusnya ciptaan berbantah dengan…

Continue ReadingSelasa, 24 Juni 2025 (Dibentuk Oleh Allah)

Senin, 23 Juni 2025 (Allah yang berdaulat)

Yesaya pasal 45:1-8"Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku, supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain," (ayat 5-6) Sangat mengejutkan! Tak masuk di akal. Koresh, raja dari bangsa penyembah berhala, yang tidak mengenal Allah Israel dipakai Tuhan untuk menyelamatkan umat-Nya (ayat 4).Tuhan sendiri yang memanggil, mengurapi, dan memimpin Koresh untuk menaklukkan raja-raja dunia (ayat 1). Tuhan sendiri yang memastikan keberhasilan Koresh (ayat 2-3, 5). Padahal pengurapan dalam Perjanjian Lama ialah…

Continue ReadingSenin, 23 Juni 2025 (Allah yang berdaulat)

Sabtu, 21 Juni 2025 (Tuhan, Dialah yang berdaulat!)

Yesaya pasal 44:21-28"Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu seperti kabut diterbangkan angin dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau!" (ayat 22) Apa yang layak diterima oleh penyembah berhala yang menyakiti hati Allah dengan menyembah yang bukan Allah? Tidak ada yang lebih pantas daripada dihukum keras dan kemudian dibinasakan! Namun dalam nas ini, yang terjadi adalah sebaliknya. Alih-alih membinasakan, setelah menghajar mereka, Allah kembali mengampuni dan memulihkan mereka (ayat 22). Semua itu dilakukan-Nya karena sejak semula Israel adalah umat yang dibentuk-Nya untuk dijadikan kesayangan-Nya (ayat 21). Allah tidak pernah melupakan mereka. Oleh karena itu,…

Continue ReadingSabtu, 21 Juni 2025 (Tuhan, Dialah yang berdaulat!)

Jumat, 20 Juni 2025 (Kebodohan penyembah berhala)

Yesaya pasal 44:9-20"Orang-orang yang membentuk patung, semuanya adalah kesia-siaan, dan barang-barang kesayangan mereka itu tidaklah memberi faedah. Penyembah-penyembah patung itu tidaklah melihat dan tidaklah mengetahui apa-apa; oleh karena itu mereka akan mendapat malu." (ayat 9) Saat ini peradaban manusia semakin maju dan teknologi pun makin canggih, namun kepercayaan kepada dunia mistis masih dipegang oleh cukup banyak orang. Buktinya masih banyak orang yang mendatangi tempat-tempat keramat untuk meminta berkat. Pada nas ini, kita membaca penilaian Allah tentang beberapa tindakan para penyembah dan pembuat ilah. Baik pembuat patung berhala maupun penyembahnya adalah orang-orang bodoh yang melakukan hal yang sia-sia (ayat 9). Pertama,…

Continue ReadingJumat, 20 Juni 2025 (Kebodohan penyembah berhala)

Kamis, 19 Juni 2025 (Jangan takut!)

Yesaya pasal 44:1-8"Beginilah firman TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentuk engkau sejak dari kandungan dan yang menolong engkau: Janganlah takut, hai hamba-Ku Yakub, dan hai Yesyurun, yang telah Kupilih!" (ayat Seorang anak lebih mudah percaya orangtuanya daripada orang dewasa percaya Bapa di Sorga. Mengapa demikian? Karena seorang anak menatap wajah orangtuanya dan memegang tangan mereka ketika ia merasa takut. Sebaliknya, orang dewasa mengarahkan pandangannya pada keadaan di sekitarnya dan lupa bahwa Tuhan bersamanya. Ketika Israel masih hidup dalam pembuangan di tengah-tengah bangsa yang tidak mengenal Allah, Israel takut dan imannya goncang. Mengapa demikian? Karena mereka memandang kesulitan dan masalah sebagai…

Continue ReadingKamis, 19 Juni 2025 (Jangan takut!)

Rabu, 18 Juni 2025 (Ditegur Allah)

Yesaya pasal 43:22-28"Engkau tidak membeli tebu wangi bagi-Ku dengan uang atau mengenyangkan Aku dengan lemak korban sembelihanmu. Tetapi engkau memberati Aku dengan dosamu, engkau menyusahi Aku dengan kesalahanmu." (ayat 24) Pastilah kita memiliki pengalaman ditegur orang tua selagi kita masih kecil. Dari pengalaman itu kita belajar apa itu disiplin dan sopan santun; hingga pada usia dewasa, kita baru merasakan bagaimana pengalaman itu membawa kebaikan. Kita baru mengerti mengapa orangtua kita pada waktu itu bertindak demikian. Umat Israel mendapat teguran yang keras dari Allah. Mereka dilepaskan untuk masuk ke dalam pembuangan di bawah penindasan bangsa Babel. Ini karena mereka terbukti bersalah…

Continue ReadingRabu, 18 Juni 2025 (Ditegur Allah)