DOA, PUASA & PERSEKUTUAN
Jumat, 06 Juni 2025 Pukul 16.00 WIB Di Gereja GPPK "House of Grace" BSD City
Jumat, 06 Juni 2025 Pukul 16.00 WIB Di Gereja GPPK "House of Grace" BSD City
Kisah Para Rasul 1:12-14"Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus." (ayat 14) Apa yang bisa dilakukan oleh para pengikut Yesus, sepeninggal Yesus naik ke surga untuk melaksanakan tugas yang Tuhan embankan kepada mereka (Mat. 28:19-20)? Mereka hanya kawanan kecil, tak lebih dari 120 orang (ayat 15). Mereka pun bukan orang-orang yang memiliki nama besar atau kekuatan tertentu. Di antara sebelas rasul, sebagian besar pernah melarikan diri atau menyangkal Yesus, dan punya konsep Kerajaan Allah yang masih keliru (ayat 6). Memang mereka murid-murid inti Yesus, tetapi apa yang bisa…
Lukas 24:50-53"Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka." (ayat 50) Kebangkitan Yesus nyata menghadirkan perubahan dalam diri para murid. Dulu mereka kebingungan dan tak berdaya karena kematian Yesus. Tetapi setelah Yesus bangkit, tidak ada lagi tempat bagi keraguan dan ketakutan! Pengharapan yang semula pupus, kemudian terbit kembali. Empat puluh hari telah berlalu (Kis. 1:3). Para murid saat itu ada bersama dengan Yesus. Yesus pun memberkati mereka (50), berkat yang merupakan jaminan perlindungan dan pimpinan-Nya atas mereka. Kemudian Ia terangkat ke surga (ayat 51). Mungkin para murid merasa takjub. Tetapi…
Yesaya pasal 12"Pada waktu itu engkau akan berkata: "Aku mau bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, karena sungguhpun Engkau telah murka terhadap aku: tetapi murka-Mu telah surut dan Engkau menghibur aku." (ayat 1) Berita sukacita yang kita terima, entah itu berupa kelahiran seorang bayi/cucu, hadiah/undian dari bank, bea siswa, dll, tidak mungkin kita simpan dalam hati dan nikmati sendiri. Sukacita itu akan menjadi luapan syukur tak terbendung yang akan mendorong kita untuk menaikkan pujian kepada Tuhan. Perasaan itulah yang sedang dialami oleh bangsa Israel. Bangsa Israel melantunkan puji-pujian kemuliaan (doksologi) bagi Allah. Apa alasan mereka? Pertama, bersyukur untuk Allah yang adil sekaligus…
Yesaya pasal 25:1-5"Ya TUHAN, Engkaulah Allahku; aku mau meninggikan Engkau, mau menyanyikan syukur bagi nama-Mu; sebab dengan kesetiaan yang teguh Engkau telah melaksanakan rancangan-Mu yang ajaib yang telah ada sejak dahulu." (ayat 1) Ucapan syukur biasanya didasarkan pada hal-hal yang bersifat positif, misalnya keberhasilan, pertolongan, berkat yang diperoleh, dan lain-lain. Sebaliknya, ratapan biasanya didasarkan pada hal-hal yang sifatnya negatif, misalnya kemalangan, kecelakaan, kesakitan. Pada perikop ini Yesaya justru menaikkan syukur dan memuji Tuhan atas keruntuhan Yerusalem sebagai akibat penghukuman Tuhan. Bahkan dia mengajak seluruh umat untuk bersyukur karena bukan hanya Yerusalem yang akan hancur, melainkan seluruh bumi akan dihancurkan dalam…
Matius 11:20-30Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." (ayat 28) Respons orang terhadap Yesus tidak sama. Ada yang menerima, ada juga yang menolak. Masalahnya, respons itu berdampak pada hidup mereka karena, sadar atau tidak, hidup mereka ada di tangan Yesus. Orang akan celaka bila menolak Yesus dan akan selamat bila menerima Dia. Khorazim, Betsaida, dan Kapernaum dikecam oleh Yesus. Padahal Dia banyak mengajar dan melakukan mujizat di kota-kota itu (ayat 20). Bagaimana respons mereka? Orang-orang di kota itu memang senang mendengar Yesus. Mereka berduyun-duyun mendatangi Yesus untuk menyaksikan dan mengalami mujizat-Nya. Malah mereka…
Amsal 29:16-27"Orang bodoh adalah kekejian bagi orang benar, orang yang jujur jalannya adalah kekejian bagi orang fasik." (ayat 27( Sebagian besar kita tentu mengenal istilah ABS (Asal bapak senang). Sindiran ini ditujukan kepada orang yang suka menjilat orang lain. Demi memuaskan atasannya, ia melakukan apa pun walau hal itu berlawanan dengan hati nuraninya, bahkan bertentangan dengan kebenaran sekalipun. Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa di sekitar penguasa akan ada banyak orang yang mencari muka (ayat 26). Kehadiran mereka menghasilkan pelanggaran (ayat 16). Mereka menyetujui kebebalan dan kesombongan, serta mengambil untung dari kejahatan, seperti korupsi (ayat 20-24). Kitab Amsal membandingkan orang…
Amsal 29:1-15"Orang yang mencintai hikmat menggembirakan ayahnya, tetapi siapa yang bergaul dengan pelacur memboroskan harta." (ayat 3) Hikmat dalam konsep Ibrani adalah keahlian dalam menjalankan hidup. Dengan demikian, orang yang berhikmat adalah orang yang dapat menjalankan hidupnya dengan baik di dalam masyarakat. Hikmat akan memberikan banyak keuntungan bagi yang memilikinya. Hikmat akan membuat seseorang terhindar dari bahaya (ayat 1, 10), membuat banyak orang bersukacita (ayat 2), menggembirakan ayahnya karena tidak memboroskan harta (ayat 3), hidup dengan sukacita dan gembira karena tidak terjerat oleh pelanggarannya (ayat 6), memperhatikan orang lemah (ayat 7), meredakan amarah orang lain (ayat 8), mampu menahan diri…
Amsal 28:15-28"Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman." (ayat 20) Bagi orang yang orientasi hidupnya adalah kekayaan, segala cara bisa saja dipakainya untuk memperoleh harta. Apa pun akan dia lakukan tanpa memandang teman, saudara, bahkan kemanusiaan. Amsal memberi peringatan kepada para pemimpin yang menindas orang lemah dan mengumpulkan harta dari laba yang tidak halal (ayat 15-16), juga kepada orang-orang yang selalu ingin cepat kaya (ayat 20b), bahkan rela merampasi harta orang tuanya dan memicu pertengkaran (ayat 24-25). Orang demikian tak akan luput dari ketakutan, kejatuhan, kegagalan, dan hukuman…
Amsal 28:1-14"Orang fasik lari, walaupun tidak ada yang mengejarnya, tetapi orang benar merasa aman seperti singa muda." (ayat 1) Apa yang seseorang perbuat tergantung di mana ia meletakkan kehormatannya. Korupsi terjadi karena kekayaan menjadi pusat kehormatannya. Orang yang suka memanipulasi orang lain, bisa jadi kekuasaan adalah dasar kehormatannya. Pada kenyataannya, pengamsal menunjukan betapa rusaknya hidup orang yang mengabaikan firman Allah. Dalam dirinya, ia akan selalu merasa dikejar dosa dan perpecahan (ayat 1a, 2). Dalam hidup dengan sesama, ia berupaya membutakan mata hatinya sendiri. Ia menindas sesama (ayat 3), menyukai pelanggaran dan kejahatan (ayat 4-5), serta mengeruk kekayaan dengan sesuka hati…