Rabu, 25 Juni 2025 (Berpalinglah kepada Allah)
Yesaya pasal 45:20-25"Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain." (ayat 22) Sekali lagi Yesaya menampilkan ironi dalam beritanya. Yaitu, manusia mengelu-elukan kayu yang mereka jadikan dewa, serta berdoa kepadanya (ayat 20). Tuhan bukanlah dewa yang butuh penghargaan sehingga harus diarak dan Tuhan bukan juga dewa yang tidak mampu menyelamatkan bangsanya. Tuhan adalah Allah yang telah ada sejak zaman purbakala. Ia adalah Allah yang setia. Setia pada janji yang telah difirmankan-Nya walaupun umatnya tidak setia. Allah umat Israel berbeda dari dewa-dewi yang disembah bangsa-bangsa di sekitarnya. Jika dewa-dewa itu butuh pengakuan…