Selasa, 29 Juli 2025 (Harus Berbeda)

Yesaya 65:1-16"Aku telah berkenan memberi petunjuk kepada orang yang tidak menanyakan Aku; Aku telah berkenan ditemukan oleh orang yang tidak mencari Aku. Aku telah berkata: "Ini Aku, ini Aku!" kepada bangsa yang tidak memanggil nama-Ku." (ayat 1) "Percuma menjadi orang Kristen, orang yang bukan Kristen justru lebih bermoral," demikian sering kita dengar komentar orang yang menolak ketika diajak untuk percaya kepada Yesus. Komentar manusia itu bisa saja salah, tetapi bagaimana jika komentar senada datang dari Allah? Bagi Allah, Israel jauh lebih bobrok dan jahat dibanding dengan mereka yang tidak mengenal Allah. Itulah alasan Allah menyatakan diri kepada bangsa-bangsa kafir (ayat…

Continue ReadingSelasa, 29 Juli 2025 (Harus Berbeda)

Senin, 28 Juli 2025 (Pertobatan awal pemulihan)

Yesaya pasal 64"Tetapi sekarang, ya TUHAN, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu." (ayat 8) Pertobatan berarti perpalingan dari perbuatan dosa kepada perilaku yang menyenangkan hati Tuhan. Penyebab pertobatan beragam. Ada orang yang bertobat karena ia dihukum Tuhan akibat dosanya, ada juga orang yang bertobat karena ia mengalami pertolongan-Nya. Seruan Israel menyiratkan pertobatan karena mereka menyadari kesalahan mereka. Mereka mengakui bahwa perbuatan dosa merekalah yang menyebabkan mereka menderita (ayat 5b). Yang mereka anggap saleh, ternyata hanya ritual dan tradisi yang tidak kudus (ayat 6). Akibatnya, mereka kehilangan hubungan yang harmonis…

Continue ReadingSenin, 28 Juli 2025 (Pertobatan awal pemulihan)

Jumat, 25 Juli 2025 (Tuhan akan bertindak)

Yesaya 63:1-6"Sebab hari pembalasan telah Kurencanakan dan tahun penuntutan bela telah datang." (ayat 4) Murka Tuhan atas Edom (artinya: "merah") adalah kabar sukacita bagi umat yang tertinggal di Kerajaan Yehuda. Edom adalah kekuatan besar yang tak mungkin dikalahkan oleh Kerajaan Yehuda dengan kekuatan militer mereka yang tersisa pada saat itu. Namun Tuhan akan datang dengan keadilan-Nya untuk menyelamatkan umat-Nya. Yesaya menggambarkan Tuhan bertindak sendiri tanpa bantuan seorang manusia pun, tetapi pembalasan-Nya tuntas dan keselamatan yang diberikan-Nya menyeluruh. Siapa yang melawan Dia akan menerima ganjaran, tetapi umat-Nya akan Dia bela (ayat 4). Ia tidak berdiam diri melihat umat-Nya dianiaya dan mengalami…

Continue ReadingJumat, 25 Juli 2025 (Tuhan akan bertindak)

Kamis, 24 Juli 2025 (Status Baru)

Yesaya pasal 62"Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri." (ayat Nabi-nabi dalam Perjanjian Lama adalah hamba Allah yang kerohaniannya lebih tinggi daripada orang-orang sezamannya. Mereka mempunyai hubungan erat dengan Allah sehingga menjadi perpanjangan tangan Allah. Salah satu tugas nabi adalah memberitakan pertobatan dan pengharapan akan adanya keselamatan. Begitu pula Nabi Yesaya. Ia tidak berdiam diri; ia terus memberitakan kabar keselamatan (ayat 1) sekalipun umat perjanjian Allah tidak setia kepada-Nya. Nabi Yesaya tidak jemu-jemu melakukannya karena ia mengasihi jemaatnya. Ia percaya pemulihan akan…

Continue ReadingKamis, 24 Juli 2025 (Status Baru)

Rabu, 23 Juli 2025 (Meneruskan Kabar Baik)

Yesaya pasal 61"Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara," (ayat 1) Bagaimana respons kita ketika mendengar kabar baik? Pastinya kita akan bersukacita, bukan? Bahkan kita menceritakan kembali kepada orang lain dan menginginkan agar mereka pun merasakan sukacita yang sama seperti yang kita rasakan. Melalui perantaraan Nabi Yesaya, Allah menyampaikan kabar baik kepada bangsa Yehuda (ayat 1). Tidak hanya membebaskan mereka dari pembuangan, tetapi juga memulihkan…

Continue ReadingRabu, 23 Juli 2025 (Meneruskan Kabar Baik)

Selasa, 22 Juli 2025 (Pelangi Sehabis Hujan)

Yesaya 60:15-22"Yesaya 60:16 (TB) Engkau akan mengisap susu bangsa-bangsa dan akan meminum susu kerajaan-kerajaan maka engkau akan mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Juruselamatmu, dan Penebusmu, Yang Mahakuasa, Allah Yakub." (ayat 16) Tentu kita pernah melihat pelangi setelah hujan. Pelangi merujuk kepada tanda perjanjian Allah pada peristiwa air bah di zaman Nabi Nuh. Janji bahwa Allah tidak akan memusnahkan umat-Nya dengan air bah lagi. Saat bangsa Israel mengalami pembuangan ke Babel, hidup mereka sangat menderita. Entah berapa banyak ratap tangis yang mereka serukan kepada Allah. Mereka sangat mendambakan penyelamatan dan pemulihan atas negeri mereka. Melalui Nabi Yesaya, Allah mengingatkan mereka untuk menunggu…

Continue ReadingSelasa, 22 Juli 2025 (Pelangi Sehabis Hujan)

Senin, 21 Juli 2025 (Habis Gelap Terbitkah Terang?)

Yesaya 60:1-14"Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu." (ayat 1) Kumpulan surat yang ditulis R.A. Kartini dan dibukukan dengan judul "Habis Gelap Terbitlah Terang" mengungkapkan bahwa setiap manusia pasti mengalami masa-masa sulit. Dan setelah itu berlalu, masa di mana ada kebahagiaan pun akan muncul. Pembuangan ke Babel merupakan masa sulit yang dihadapi bangsa Israel. Sebagian dari mereka ada yang dibunuh dan dibawa sebagai tawanan perang. Namun, Nabi Yesaya menyadari kalau semua itu terjadi karena mereka tidak taat dan kurang percaya kepada Allah. Meski demikian, Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya, kendati mereka sering menyakiti hati-Nya. Allah mengeluarkan…

Continue ReadingSenin, 21 Juli 2025 (Habis Gelap Terbitkah Terang?)

Sabtu, 19 Juli 2025 (Menjadi Saksi)

Yesaya 59:9-21"Adapun Aku, inilah perjanjian-Ku dengan mereka, firman TUHAN: Roh-Ku yang menghinggapi engkau dan firman-Ku yang Kutaruh dalam mulutmu tidak akan meninggalkan mulutmu dan mulut keturunanmu dan mulut keturunan mereka, dari sekarang sampai selama-lamanya, firman TUHAN." (ayat 21) Setelah berbicara tentang keberdosaan Israel, Yesaya menyampaikan konsekuensi dari segala tindakan dosa yang mereka lakukan. Mereka telah menolak untuk berlaku adil, akibatnya mereka sendiri kemudian tidak mengalami keadilan dan kebenaran itu (ayat 9). Mereka mengharapkan masa depan yang cerah, tetapi kondisi mereka saat itu begitu gelap. Mereka berharap dapat berjalan dalam terang kehadiran Allah, tetapi terang itu tidak ada pada mereka. Akibatnya,…

Continue ReadingSabtu, 19 Juli 2025 (Menjadi Saksi)

Kamis, 17 Juli 2025 (Dosa Penghalang Berkat)

Yesaya 59:1-8"Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu." (ayat 1-2) Memang tidak selalu, tetapi dosa adalah penyebab pasti terhalangnya berkat Tuhan atas hidup kita. Hal lainnya bisa terjadi karena ujian dari Tuhan. Jika hal itu karena ujian, maka kita meminta agar Tuhan memampukan untuk menghadapinya; namun, jika itu karena dosa, maka kita harus bertobat. Apa yang telah dilakukan oleh bangsa Yehuda sehingga Allah menunda segala berkat-Nya?…

Continue ReadingKamis, 17 Juli 2025 (Dosa Penghalang Berkat)

Rabu, 16 Juli 2025 (Memahami Kehendak Allah)

Yesaya pasal 58"Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk," (ayat 6) Kesalahan fatal manusia di hadapan Allah adalah merasa diri benar, lalu mengukur benar-tidaknya orang lain dengan standarnya sendiri. Kesalahan yang lain adalah mengira bahwa dengan melakukan ritual agamanya di hadapan Allah, maka ia boleh tidak perduli dengan sesama. Padahal mengasihi Allah harus mewujud nyata pada tindakan mengasihi sesama manusia. Bangsa Israel terjebak dalam kondisi seperti itu. Mereka menyangka bahwa ritual yang mereka lakukan adalah sesuatu yang berkenan di hadapan Allah. Sepertinya mereka…

Continue ReadingRabu, 16 Juli 2025 (Memahami Kehendak Allah)