Senin, 21 April 2025 (Manusia Sejati)
Amsal 22:1-16"Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas." (ayat 1) Kita hidup dalam dunia yang menganggap kesejatian manusia dinilai dari apa yang ia punya, pakai, dan makan. Banyak orang berlomba-lomba untuk memamerkan harta, pakaian, restoran dan menu makanannya di laman media sosialnya. Banyak orang juga memberi banyak like atas unggahan yang menampilkan kemewahan. Akan tetapi, menurut pengamsal, kesejatian manusia bukan perkara milik (having), melainkan keberadaan (being). Manusia adalah ciptaan Tuhan (ayat 2). Menjadi manusia yang dikasihi orang lebih berharga daripada memiliki kekayaan besar dalam perak dan emas (ayat 1). Mengapa?…