Jumat, 26 September 2025 (Pertobatan Sejati)

Hosea 5:15-6:6"Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran." Jika ada orang yang berpura-pura meminta ampun kepada kita atas kesalahannya, dan kita tahu hal itu, apakah kita mau memaafkannya? Jika ada orang yang bersikap manis hanya agar hukuman tidak dijatuhkan kepadanya, lalu setelah itu akan berbuat kesalahan lagi, bagaimana sikap kita? Dalam firman Tuhan hari ini, perkataan hukuman diakhiri dengan Allah menyembunyikan diri dari umat-Nya dan menjauhkan diri dari semua ritual ibadah mereka, hingga mereka bertobat dan mencari Allah (5:15). Seakan-akan tidak kapok, orang Israel malah berniat untuk memanipulasi…

Continue ReadingJumat, 26 September 2025 (Pertobatan Sejati)

Kamis, 25 September 2025 (Tetap Teguh Di Dalam Iman)

Daniel pasal 6"Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya." (ayat 11) Orang Kristen akan selalu menghadapi perlawanan dunia. Begitulah yang dialami oleh Daniel. Kehidupan dan kemampuannya membuat dia dipercaya oleh Raja Darius. Raja bermaksud menaikkan jabatannya menjadi setingkat di bawah raja (ayat 4). Rekan-rekannya yang iri lalu bersekongkol menjatuhkan dia (ayat 5). Dengan memanfaatkan kekuasaan raja, mereka membuat peraturan untuk menjebak Daniel. Kesetiaan berdoa dijadikan perangkap (ayat 6). Raja yang sebelumnya…

Continue ReadingKamis, 25 September 2025 (Tetap Teguh Di Dalam Iman)

Rabu, 24 September 2025 (Belajar dari Sejarah)

Daniel pasal 5"Tetapi tuanku, Belsyazar, anaknya, tidak merendahkan diri, walaupun tuanku mengetahui semuanya ini." (ayat 22) Raja Belsyazar rupanya tidak belajar dari sejarah. Ia lupa bahwa ayahnya pernah dihukum Tuhan hingga hidup seperti hewan. Itu terjadi karena Nebukadnezar telah berlaku sombong di hadapan Allah yang mahakuasa (ayat 19-21). Belsyazar juga melakukan kesalahan yang sama. Kekuasaan yang dia miliki membuat ia tidak punya rasa takut pada siapapun, bahkan kepada Allah Israel yang seharusnya ia kenal melalui riwayat hidup ayahnya. Maka ia pun berlaku sembarangan terhadap Allah. Untuk pesta yang dia selenggarakan, dia mengambil perkakas Bait Allah dan memakainya untuk minum anggur.…

Continue ReadingRabu, 24 September 2025 (Belajar dari Sejarah)

Selasa, 23 September 2025 (Jangan Sombong)

Daniel 4:28-37"Jadi sekarang aku, Nebukadnezar, memuji, meninggikan dan memuliakan Raja Sorga, yang segala perbuatan-Nya adalah benar dan jalan-jalan-Nya adalah adil, dan yang sanggup merendahkan mereka yang berlaku congkak." (ayat 37) Ada orang-orang tertentu yang mengharapkan Tuhan menyatakan diri secara langsung. Seolah dengan demikian jalan hidup mereka akan berubah. Dan memang ada juga yang berjanji akan merubah hidup bila Tuhan berbicara secara khusus kepada dia. Namun faktanya tidak selalu demikian. Contohnya Nebukadnezar. Sudah dua kali Tuhan menegur Nebukadnezar melalui mimpi. Mimpi yang kedua itu pun tidak membuat Nebukadnezar bertobat secara utuh. Hanya satu tahun lamanya ia berubah. Namun waktu Babel selesai…

Continue ReadingSelasa, 23 September 2025 (Jangan Sombong)

Senin, 22 September 2025 (Allah merendahkan orang sombong)

Daniel 4:8-18"Titah ini adalah menurut putusan para penjaga dan hal ini menurut perkataan orang-orang kudus, supaya orang-orang yang hidup tahu, bahwa Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, bahkan orang yang paling kecil sekalipun dapat diangkat-Nya untuk kedudukan itu." (ayat 17) Salah satu dosa yang dibenci Allah adalah dosa kesombongan (Ams. 6:16-17). Karena itulah, dalam pengajaran gereja, dosa kesombongan dikategorikan sebagai satu dari tujuh dosa yang mematikan. Dalam mimpinya, Raja Nebukadnezar melihat di tengah bumi ada sebatang pohon yang sangat tinggi. Pohon itu makin lama makin besar dan kuat, bahkan tingginya sampai ke langit; pohon…

Continue ReadingSenin, 22 September 2025 (Allah merendahkan orang sombong)

Sabtu, 20 September 2025 (Allah merendahkan orang sombong)

Daniel 4:8-18"Titah ini adalah menurut putusan para penjaga dan hal ini menurut perkataan orang-orang kudus, supaya orang-orang yang hidup tahu, bahwa Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, bahkan orang yang paling kecil sekalipun dapat diangkat-Nya untuk kedudukan itu." (ayat 17) Salah satu dosa yang dibenci Allah adalah dosa kesombongan (Ams. 6:16-17). Karena itulah, dalam pengajaran gereja, dosa kesombongan dikategorikan sebagai satu dari tujuh dosa yang mematikan. Dalam mimpinya, Raja Nebukadnezar melihat di tengah bumi ada sebatang pohon yang sangat tinggi. Pohon itu makin lama makin besar dan kuat, bahkan tingginya sampai ke langit; pohon…

Continue ReadingSabtu, 20 September 2025 (Allah merendahkan orang sombong)

Jumat, 19 September 2025 (Anugrah dalam peringatan)

Daniel 4:1-7"lalu aku mendapat mimpi yang mengejutkan aku, dan khayalanku di tempat tidurku serta penglihatan-penglihatan yang kulihat menggelisahkan aku." (ayat 5) Allah kita adalah Allah yang penuh anugerah dan dalam anugerah-Nya Allah sering memberi peringatan untuk mencegah kita dari berdosa. Nas hari ini dimulai dengan Nebukadnezar yang memuji Allah. Ia memaklumkan "mujizat-mujizat yang telah dilakukan Allah yang maha tinggi" kepadanya (ayat 2). Ia juga mengakui bahwa "Kerajaan-Nya adalah kerajaan yang kekal dan pemerintahan-Nya turun-temurun" (ayat 3). Ternyata dari ayat-ayat selanjutnya kita melihat bahwa ia baru sembuh dari penyakit yang dideritanya selama tujuh tahun sebagai akibat dari hukuman Allah Israel. Semua…

Continue ReadingJumat, 19 September 2025 (Anugrah dalam peringatan)

Kamis, 18 September 2025 (Tetap beriman, Tanpa kompromi !)

Daniel pasal 3"Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." (ayat 17-18) Anda pilih yang mana: sembah patung atau mati? Sulitkah untuk memilih satu di antara dua pilihan tersebut? Bagi Sadrakh, Mesakh, dan Abednego, menyembah patung tidak akan menjadi pilihan mereka. Meski untuk itu mereka bukan hanya menghadapi risiko kehilangan jabatan, melainkan juga nyawa! Padahal banyak orang yang…

Continue ReadingKamis, 18 September 2025 (Tetap beriman, Tanpa kompromi !)

Rabu, 17 September 2025 (Hanya Allah yang sanggup)

Daniel 2:1-23"Dialah yang menyingkapkan hal-hal yang tidak terduga dan yang tersembunyi, Dia tahu apa yang ada di dalam gelap, dan terang ada pada-Nya." (ayat 22) Ada orang yang beranggapan bahwa doa adalah pelarian. Seharusnya orang bukan berdoa, melainkan berjuang. Apa pendapat Anda terhadap anggapan demikian? Ancaman hukuman mati untuk para cendekiawan karena tidak mampu menceritakan dan menafsirkan mimpi Nebukadnezar, jelas meresahkan hati Daniel. Ia harus melakukan sesuatu! Jika tidak, maka bukan hanya dia, tetapi ketiga temannya dan seluruh cendekiawan di Babel terancam hukuman mati. Maka ia tidak tinggal diam. Ia mencari tahu penyebab raja mengeluarkan perintah hukuman mati itu. Setelah…

Continue ReadingRabu, 17 September 2025 (Hanya Allah yang sanggup)

Selasa, 16 September 2025 (Keteguhan Iman)

Daniel 1:6-17" Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya." (ayat 8) Iman yang teguh teruji dalam dua situasi, antara lain: Pertama, penderitaan yang hebat. Kedua, hidup yang nyaman dan membahagiakan, seperti: sehat, sukses, dan situasi lainnya yang dapat membuat seseorang merasa tidak perlu topangan orang lain. Daniel, Hananya, Misael, dan Azarya adalah beberapa orang di antara sekian banyak penduduk Israel yang dibawa ke Babel untuk dijadikan tawanan (ayat 6). Sebagai tawanan perang, mereka tidak memiliki kemerdekaan. Salah satu bentuk…

Continue ReadingSelasa, 16 September 2025 (Keteguhan Iman)