Selasa, 22 Juli 2025 (Pelangi Sehabis Hujan)

Yesaya 60:15-22"Yesaya 60:16 (TB) Engkau akan mengisap susu bangsa-bangsa dan akan meminum susu kerajaan-kerajaan maka engkau akan mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Juruselamatmu, dan Penebusmu, Yang Mahakuasa, Allah Yakub." (ayat 16) Tentu kita pernah melihat pelangi setelah hujan. Pelangi merujuk kepada tanda perjanjian Allah pada peristiwa air bah di zaman Nabi Nuh. Janji bahwa Allah tidak akan memusnahkan umat-Nya dengan air bah lagi. Saat bangsa Israel mengalami pembuangan ke Babel, hidup mereka sangat menderita. Entah berapa banyak ratap tangis yang mereka serukan kepada Allah. Mereka sangat mendambakan penyelamatan dan pemulihan atas negeri mereka. Melalui Nabi Yesaya, Allah mengingatkan mereka untuk menunggu…

Continue ReadingSelasa, 22 Juli 2025 (Pelangi Sehabis Hujan)

Senin, 21 Juli 2025 (Habis Gelap Terbitkah Terang?)

Yesaya 60:1-14"Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu." (ayat 1) Kumpulan surat yang ditulis R.A. Kartini dan dibukukan dengan judul "Habis Gelap Terbitlah Terang" mengungkapkan bahwa setiap manusia pasti mengalami masa-masa sulit. Dan setelah itu berlalu, masa di mana ada kebahagiaan pun akan muncul. Pembuangan ke Babel merupakan masa sulit yang dihadapi bangsa Israel. Sebagian dari mereka ada yang dibunuh dan dibawa sebagai tawanan perang. Namun, Nabi Yesaya menyadari kalau semua itu terjadi karena mereka tidak taat dan kurang percaya kepada Allah. Meski demikian, Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya, kendati mereka sering menyakiti hati-Nya. Allah mengeluarkan…

Continue ReadingSenin, 21 Juli 2025 (Habis Gelap Terbitkah Terang?)

Sabtu, 19 Juli 2025 (Menjadi Saksi)

Yesaya 59:9-21"Adapun Aku, inilah perjanjian-Ku dengan mereka, firman TUHAN: Roh-Ku yang menghinggapi engkau dan firman-Ku yang Kutaruh dalam mulutmu tidak akan meninggalkan mulutmu dan mulut keturunanmu dan mulut keturunan mereka, dari sekarang sampai selama-lamanya, firman TUHAN." (ayat 21) Setelah berbicara tentang keberdosaan Israel, Yesaya menyampaikan konsekuensi dari segala tindakan dosa yang mereka lakukan. Mereka telah menolak untuk berlaku adil, akibatnya mereka sendiri kemudian tidak mengalami keadilan dan kebenaran itu (ayat 9). Mereka mengharapkan masa depan yang cerah, tetapi kondisi mereka saat itu begitu gelap. Mereka berharap dapat berjalan dalam terang kehadiran Allah, tetapi terang itu tidak ada pada mereka. Akibatnya,…

Continue ReadingSabtu, 19 Juli 2025 (Menjadi Saksi)

Kamis, 17 Juli 2025 (Dosa Penghalang Berkat)

Yesaya 59:1-8"Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu." (ayat 1-2) Memang tidak selalu, tetapi dosa adalah penyebab pasti terhalangnya berkat Tuhan atas hidup kita. Hal lainnya bisa terjadi karena ujian dari Tuhan. Jika hal itu karena ujian, maka kita meminta agar Tuhan memampukan untuk menghadapinya; namun, jika itu karena dosa, maka kita harus bertobat. Apa yang telah dilakukan oleh bangsa Yehuda sehingga Allah menunda segala berkat-Nya?…

Continue ReadingKamis, 17 Juli 2025 (Dosa Penghalang Berkat)

Rabu, 16 Juli 2025 (Memahami Kehendak Allah)

Yesaya pasal 58"Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk," (ayat 6) Kesalahan fatal manusia di hadapan Allah adalah merasa diri benar, lalu mengukur benar-tidaknya orang lain dengan standarnya sendiri. Kesalahan yang lain adalah mengira bahwa dengan melakukan ritual agamanya di hadapan Allah, maka ia boleh tidak perduli dengan sesama. Padahal mengasihi Allah harus mewujud nyata pada tindakan mengasihi sesama manusia. Bangsa Israel terjebak dalam kondisi seperti itu. Mereka menyangka bahwa ritual yang mereka lakukan adalah sesuatu yang berkenan di hadapan Allah. Sepertinya mereka…

Continue ReadingRabu, 16 Juli 2025 (Memahami Kehendak Allah)

Selasa, 15 Juli 2025 (Allah Memberi Kesempatan)

Yesaya 57:14-21"Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk." (ayat 15) Kesempatan yang sama tidak akan pernah datang dua kali." Untuk beberapa kali kita sering melewatkan atau bahkan membuang kesempatan yang datang, hingga akhirnya kesempatan yang sama tidak kunjung datang lagi. Lalu bagaimana dengan kesempatan untuk bertobat? Apakah itu juga hanya datang satu kali seumur hidup kita? Orang-orang Yehuda hidup…

Continue ReadingSelasa, 15 Juli 2025 (Allah Memberi Kesempatan)

Selasa, 14 Juli 2025 (Cari Allah, jangan yang lain)

Yesaya 57:6-13"Kepada siapa gerangan engkau gentar dan takut, sehingga engkau berdusta dan tidak mengingat Aku atau memberi perhatian kepada-Ku? Bukankah karena Aku membisu dan menutup mata, maka engkau tidak takut kepada-Ku!" (ayat 11) Yesaya masih melanjutkan karakteristik dari umat Tuhan yang berpura-pura, yang pada akhirnya membawa bangsa ini ke dalam penghukuman. Dosa ini datang dari kehidupan umat yang merasa aman karena berpikir bahwa mereka berada dalam status quo (situasi yang tidak dapat dirubah lagi). Namun Tuhan tidak suka atas apa yang mereka lakukan, yaitu yang mereka anggap benar, bukan berdasarkan kebenaran Tuhan. Umat memiliki 'batu-batu licin dari sungai' yang merupakan…

Continue ReadingSelasa, 14 Juli 2025 (Cari Allah, jangan yang lain)

Sabtu, 12 Juli 2025 (Bagi siapa saja yang mencari Allah)

Yesaya 56:1-8"mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa." (ayat 7) Mempersiapkan hal baru memang menggembirakan, misalnya pernikahan, kelahiran anak pertama, rumah baru, atau mobil baru. Tentu untuk itu kita perlu persiapan. Ketika siap, maka fase kehidupan yang baru lebih bisa dinikmati. Di pasal 40-55, Allah mempersiapkan umat memasuki era baru. Lalu di pasal 56, karena karya penyelamatan Allah akan segera tiba, Yesaya mengajarkan pentingnya hidup saleh, yaitu taat hukum…

Continue ReadingSabtu, 12 Juli 2025 (Bagi siapa saja yang mencari Allah)

Jumat, 10 Juli 2025 (Keajaiban firman Tuhan)

Yesaya pasal 55"demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya." (ayat 11) Apa yang menjadi jaminan bagi seseorang untuk kepastian keselamatannya? Bagi umat yang sudah sekian lama menderita karena hukuman Allah atas dosa-dosa mereka, tentu tidak akan sembarang memercayai janji keselamatan tanpa bukti nyata. Bukan hanya secara jasmani mereka menderita, rohani mereka pun gersang. Tak ada satu pun yang bisa mereka lakukan untuk melepaskan diri dari keputusasaan. Belenggu pembuangan begitu ketat dan kuat. Syukur kepada Allah, Dia telah menyatakan janji-Nya…

Continue ReadingJumat, 10 Juli 2025 (Keajaiban firman Tuhan)

Kamis, 10 Juli 2025 (Kejutan yang menyenangkan)

Yesaya pasal 54"Yesaya 54:10 (TB) Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau." (ayat 10) Menerima kejutan merupakan hal yang sangat menegangkan dalam hidup kita. Apa pun bentuk kejutan itu baik positif maupun negatif. Apalagi menerima kejutan dari Tuhan. Israel menerima kejutan, yaitu rencana Allah untuk menjadikan mereka berkat bagi bangsa-bangsa. Tuhan ingin mereka bersukacita menyambut kejutan ini (ayat 1-3). Israel yang ibarat perempuan mandul dan tidak bersuami, akan memiliki banyak anak. Mereka harus bersiap untuk membentangkan kemah. Mereka akan menjadi alat…

Continue ReadingKamis, 10 Juli 2025 (Kejutan yang menyenangkan)