Rabu, 08 Januari 2025 (Syukur atas perlindungan-Mu)

Mazmur pasal 138"Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu." (ayat 1) Siapa yang tidak senang bila seruannya kepada Allah ditanggapi oleh-Nya? Dengan hati yang bersyukur, kita menghadap takhta-Nya, dan mendapati bahwa seruan kita berkenan kepada-Nya. Betapa senangnya Daud mendapati seruannya ditanggapi oleh Tuhan. Ia bersyukur dengan segenap hati akan kasih setia Tuhan (ayat 1-2). Baginya tanggapan Allah memberikan kekuatan baru bagi jiwanya (ayat 3). Daud yang adalah seorang raja, berharap agar semua raja bisa mengikuti jejaknya, yaitu memiliki pengalaman bersama dengan Tuhan dan janji-janji-Nya, serta menyaksikan kemuliaan dan keadilan Tuhan…

Continue ReadingRabu, 08 Januari 2025 (Syukur atas perlindungan-Mu)

Selasa, 07 Januari 2025 (Tetap percaya pada kesetiaan Allah)

Mazmur pasal 137"Bagaimanakah kita menyanyikan nyanyian TUHAN di negeri asing?" (ayat 4) Daerah dari mana kita berasal biasanya akan meninggalkan kenangan yang membekas kuat dalam ingatan kita. Pemazmur juga merindukan tempat asalnya, yaitu kota Yerusalem. Namun pemazmur sedang tidak berada di tanah airnya. Ia sendiri sedang ditawan di Babel, di tempat pembuangan. Setiap kali mengingat Sion, pemazmur sangat sedih dan meratap. Hancurnya Sion berarti hancur pula satu-satunya ikatan dengan tanah air mereka. Identitas bangsa Israel yang lekat dengan tanah pusaka sirna seiring hancurnya Sion. Seolah kesedihan mereka masih belum cukup, masih ditambahi dengan tingkah penjajah yang mengolok-olok mereka dengan meminta…

Continue ReadingSelasa, 07 Januari 2025 (Tetap percaya pada kesetiaan Allah)

Senin, 06 Januari 2025 (Kasih setia-Nya untuk selamanya)

Mazmur pasal 136"Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya." (ayat 1) Berapa kali dalam sehari kita biasa memuji Tuhan? Mengapa kita memuji Tuhan? Apakah semata-mata karena doa kita dikabulkan? Penyebab yang tepat mengapa kita memuji Tuhan adalah karena kasih setia Tuhan tetap untuk selamanya. Seperti dalam mazmur ini, pemazmur mengajak jemaat Tuhan untuk memuji Dia dalam bentuk litani. Pujian kepada Tuhan dimulai dengan pengakuan bahwa Tuhan adalah Allah segala allah, Tuhan segala tuhan, sambil memaparkan karya-Nya sebagai Pencipta satu-satunya (ayat 1-9). Berbahagialah orang yang berseru dalam kesesakan, berharap sepenuh hati, dan berlindung kepada-Nya, Allah yang Esa…

Continue ReadingSenin, 06 Januari 2025 (Kasih setia-Nya untuk selamanya)

Kamis, 02 Januari 2025 (Terus bersama dengan Tuhan)

Di tahun yang baru ini maka persoalan adalah hal “biasa” yang kita akan hadapi, karena selama kita hidup di dunia ini maka hal itu akan terus kita alami. Tapi satu hal kalau kita terus bersama dengan Tuhan maka pasti kita akan menikmati perkara-perkara besar dan luar biasa (Maz 60:14), kita akan dijadikan Tuhan orang-orang yang lebih dari pemenang (Roma 8:37), kita akan menang dalam setiap persoalan. Oleh sebab itu mari kita terus bersama Tuhan dengan cara : 1.  Terus membangun keintiman dengan Tuhan, Intim artinya memiliki hubungan yang sangat dekat (Maz 73:28). Kita lakukan hal ini dengan kita setia berdoa,…

Continue ReadingKamis, 02 Januari 2025 (Terus bersama dengan Tuhan)

Rabu, 01 Januari 2025 (Awal yang baru)

Dalam Kejadian 1:1 dikatakan “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.” Alkitab dimulai dengan kisah penciptaan langit, bumi dan segala isinya. Penciptaan itu adalah karya Allah yang begitu dahsyat dan ajaib. Allah diperkenalkan sebagai sosok yang menciptakan segala sesuatu dengan kemampuan-Nya yang luar biasa, oleh karna itu dikatakan bahwa Dia Pribadi yang Mahakuasa. Allah inilah yang kita kenal dalam Yesus Kristus. Peristiwa penciptaan ini menjadi sebuah penanda bagi kehidupan kita bahwa kita punya Allah yang besar dan luar biasa, yang menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada, dari yang kosong menjadi berisi. Firman Tuhan ini menjadi sebuah pesan pembuka diawal…

Continue ReadingRabu, 01 Januari 2025 (Awal yang baru)

Kamis, 11 Juli 2024 (Tuhan Mahadahsyat)

Mazmur pasal 29"TUHAN bersemayam di atas air bah, TUHAN bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya." (ayat 10) Suatu pertanyaan menarik muncul ketika membaca mazmur pujian ini: siapakah penghuni surgawi yang diajak pemazmur untuk memuji Tuhan (ayat 1)? Apakah yang pemazmur maksudkan adalah para malaikat dan ciptaan Tuhan lain yang ada di surga? Atau pemazmur menunjuk pada semua roh di alam supernatural, baik roh yang baik maupun roh-roh jahat? Sesungguhnya istilah penghuni surgawi lebih tepat bila diterjemahkan menjadi anak-anak Allah. Satu hal yang pasti, Mazmur 29 adalah pujian kepada Allah, yang bertakhta melampaui segala apa pun di alam ciptaan, baik yang di…

Continue ReadingKamis, 11 Juli 2024 (Tuhan Mahadahsyat)

Rabu, 10 Juli 2024 (Pertolongan pada saat kesesakan)

Mazmur pasal 28"Dari Daud. Kepada-Mu, ya TUHAN, gunung batuku, aku berseru, janganlah berdiam diri terhadap aku, sebab, jika Engkau tetap membisu terhadap aku, aku menjadi seperti orang yang turun ke dalam liang kubur." (ayat 1) Bila rasanya pertolongan Tuhan tak kunjung tiba, serasa tangan- tangan jahat sedang merenggut jiwa kita menuju kebinasaan. Saat- saat seperti itu membuat kita merasa kehilangan akal, dan mungkin tergoda untuk mencari pertolongan dari pihak lain, sangat mungkin untuk kompromi dengan para musuh kita. Pemazmur ada dalam situasi yang sangat mirip. Ia tertekan karena sepertinya Tuhan berdiam diri dan membisu (ayat 1). Ia merasa dengan membisunya…

Continue ReadingRabu, 10 Juli 2024 (Pertolongan pada saat kesesakan)

Selasa, 09 Juli 2024 (Aman dalam perlindungan Tuhan)

Mazmur pasal 27"Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?" (ayat 1) Apabila orang benar diserang, difitnah dan diancam, kepada siapakah ia berlindung? Adakah tempat yang cukup aman di bumi ini bagi orang benar? Di manakah perlindungan sejati? Pemazmur menyatakan dengan tegas bahwa Tuhan adalah terang, keselamatan, dan benteng hidupnya. Maka, ia tidak usah takut akan musuh seperti apa pun karena kepercayaannya bahwa Tuhan adalah perlindungannya (ayat 1-3). Lebih dari pada itu, pemazmur yakin bahwa tempat paling aman adalah rumah Tuhan, yaitu kehadiran Tuhan dalam hidupnya karena…

Continue ReadingSelasa, 09 Juli 2024 (Aman dalam perlindungan Tuhan)

Senin, 08 Juli 2024 (Hidup Dalam Kebenaran)

Mazmur pasal 26"Sebab mataku tertuju pada kasih setia-Mu, dan aku hidup dalam kebenaran-Mu." (ayat 3) Pengadilan adalah tempat keadilan ditegakkan. Di pengadilan, orang yang benar dibuktikan tidak bersalah, sebaliknya orang yang salah dinyatakan kesalahannya dan dijatuhi hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Mazmur ini mungkin ditulis saat pemazmur menghadapi pengadilan dengan tuduhan dosa tertentu, yang setimpal dengan hukuman mati (ayat 9). Tidak ada penjelasan mengenai dosa apa yang dia lakukan. Akan tetapi, pemazmur mengklaim diri tidak bersalah. Dua kali ia menggunakan kata "hidup dalam ketulusan" (ayat 1, 11). Meski dituduh bersalah, hati nuraninya tidak menyalahkan dirinya. Oleh karena itu, ia percaya…

Continue ReadingSenin, 08 Juli 2024 (Hidup Dalam Kebenaran)

Sabtu, 06 Juli 2024 (Menanti-nantikan Tuhan)

Mazmur pasal 25"Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari." (ayat 5) Mengapa kita menanti-nantikan seseorang atau sesuatu? Tentu karena kita menganggap seseorang atau sesuatu itu penting bagi kita. Apakah kita juga menganggap Tuhan penting, sehingga kita pun menanti-nantikan Dia? Orang yang menanti-nantikan Tuhan percaya bahwa Tuhan tidak akan tinggal diam bila ia mengalami sesuatu hal dalam hidupnya. Itu sebabnya, ia tidak malu memercayakan hidupnya kepada Tuhan (ayat 2-3). Akan tetapi, banyak orang Kristen malu untuk memberikan kesaksian tentang imannya kepada Tuhan. Mereka tidak yakin bahwa Tuhan akan membela tatkala…

Continue ReadingSabtu, 06 Juli 2024 (Menanti-nantikan Tuhan)