IBADAH ANAK SEKOLAH MINGGU ONLINE, 23 Mei 2021
https://youtu.be/iNgUiSn0o1c
https://youtu.be/iNgUiSn0o1c
https://youtu.be/WpZ-l6RUrZw
Galatia 4:21-31"Bukankah ada tertulis, bahwa Abraham mempunyai dua anak, seorang dari perempuan yang menjadi hambanya dan seorang dari perempuan yang merdeka?" (ayat 22) Dalam upaya menjelaskan kepada jemaat Galatia bahwa keselamatan itu ada karena iman kepada Yesus, Paulus memakai banyak ilustrasi dari Perjanjian Lama. Kali ini perbandingan antara Sara dan Hagar. Dua-duanya adalah istri Abraham dan dua-duanya melahirkan putra-putra bagi Abraham. Namun keduanya berbeda secara status. Hagar adalah hamba Sara, yang diberikan Sara kepada Abraham agar melahirkan putra bagi Abraham. Namun walau Hagar melahirkan Ismael bagi Abraham, status Hagar tetaplah hamba, bukan istri resmi.Sebaliknya Sara adalah istri resmi Abraham dan…
Galatia 4:1-15"Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!" Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah. (ayat 6-7) Masih banyak orang Kristen di Indonesia yang memercayai kekuatan lain di luar Allah, misalnya kekuatan roh-roh tertentu atau berupa benda yang sering disebut jimat. Kekuatan ini dipuja sedemikian rupa sehingga diadakan ritual-ritual khusus dengan sesajen yang dijadikan persembahan. Dan itu dilakukan sebagai upaya untuk mencari keselamatan, terutama selama hidup. Dalam suratnya, Paulus menyebut jemaat Galatia telah berlaku bodoh…
Galatia 3:15-29"Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus." (ayat 26) Orang tentu senang memiliki dan memakai barang yang baru. Biasanya itu akan membuat orang itu tampil beda karena ada perubahan atau pembaruan. Namun mengapa banyak orang yang masih enggan untuk mengenakan identitas baru di dalam Kristus. Mereka justru lebih menyukai identitas lamanya? Paulus menunjukkan apresiasinya pada hukum Taurat, yang walaupun tidak menyelamatkan, tetapi berfungsi sebagai penuntun bagi kita sebelum kedatangan Kristus. Dengan hadirnya Kristus, pusat iman kita, fungsi Taurat sebagai penuntun tak lagi efektif (ayat 23-25). Argumen Paulus memuncak dalam pernyataan bahwa iman di dalam…
Galatia 3:1-14"Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?" Seseorang yang sudah mengalami pembaharuan hidup tentunya tidak akan kembali lagi ke dalam kehidupan yang lama. Ketika seseorang kembali lagi ke dalam kehidupan yang lama, dia dapat disebut bodoh. Kebodohan jemaat di Galatia bukanlah masalah intelektual, melainkan masalah iman. Paulus mengecam iman mereka yang lemah karena mereka kembali percaya bahwa mereka dibenarkan karena melakukan hukum Taurat. Paulus juga mengecam kebanggaan mereka sebagai keturunan Abraham. Sangat disayangkan bahwa iman jemaat Galatia dibangun di atas dasar perbuatan dan garis…
Galatia 2:15-21"namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku." (ayat 20) Paulus telah dengan tegas menegur Petrus yang tidak jelas pendiriannya. Paulus kemudian menegaskan kenyataan bahwa sesungguhnya orang Yahudi sama dengan orang nonYahudi, sama-sama orang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diri sendiri dengan ketaatan melakukan Taurat. Karena hanya Kristuslah yang dapat membenarkan seseorang. Kaum Yudaisme berkata bahwa apa yang dilakukan orang Kristen tidaklah sempurna. Tidak cukup bila…
https://youtu.be/zYsvKBCtgqE
https://youtu.be/nU49cB3qKto
Galatia 1:1-5"kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus, yang telah menyerahkan diri-Nya karena dosa-dosa kita, untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini, menurut kehendak Allah dan Bapa kita." (ayat 3-4) Pemahaman seseorang akan jati dirinya mempengaruhi cara berpikir dan pola sikapnya. Di awal surat yang ditujukan kepada jemaat di Galatia, Paulus merasa perlu untuk menegaskan jati dirinya. Ini penting agar jemaat Galatia memahami otoritasnya dalam menyampaikan setiap kalimat. Paulus menerima panggilan rasul bukan dari manusia, melainkan dari Allah. Sebelumnya, yang disebut rasul adalah murid-murid Tuhan yang selalu bersama-sama dengan…