Rabu, 05 Mei 2021 Jangan Sia-siakan Kasih Karunia Allah

2 Korintus 6:1-10"Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima." (ayat 1) Sia-sia berarti tidak menghasilkan manfaat seperti yang telah direncanakan semula.Lalu apa makna membuat kasih karunia Allah menjadi sia-sia (ayat 1)? Artinya, menerima kasih karunia Allah, tetapi kemudian menghalangi bekerjanya kasih karunia itu di dalam kehidupannya. Kasih karunia memang diberikan secara cuma-cuma alias gratis. Namun bagaimana kita menerima kasih karunia itu akan menentukan seberapa efektifkah anugerah yang kita itu. Allah tidak menginginkan kita menerima anugerah-Nya dan kemudian bersikap pasif. Allah mengaruniakan anugerah-Nya, kita bekerja keras, dan karya Allah…

Continue ReadingRabu, 05 Mei 2021 Jangan Sia-siakan Kasih Karunia Allah

Selasa, 04 Mei 2021 Menjadi Ciptaan Yang Baru

2 Korintus 5:11-21"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." (ayat 17) Di dalam pelayanannya, Paulus selalu berusaha meyakinkan orang. Namun, ia tidak perlu meyakinkan Allah, karena Allah tahu isi hatinya. Paulus juga berharap agar orang Korintus meyakini pelayanannya serta isi pemberitaannya. Namun, itu bukan karena Paulus menginginkan agar orang Korintus memuji-muji dirinya (ayat 12). Sebenarnya, Paulus sedang berbicara secara ironis di sini. Orang Korintus jelas tidak akan memuji Paulus karena menganggap bahwa seorang rasul tentu tidak akan mengalami penderitaan. Mereka lebih memandang orang dari segi penampilannya dan…

Continue ReadingSelasa, 04 Mei 2021 Menjadi Ciptaan Yang Baru

Senin, 03 Mei 2021 Berusaha Menyenangkan Allah

2 Korintus 4:16 - 5:10"Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya." (5:9) Paulus memulai pasal 4 dengan menyatakan bahwa "Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati." Namun selanjutnya, ia memaparkan banyak penderitaan yang ia alami di dalam pelayanannya. Lalu bagaimana ia bisa berkata bahwa ia tidak tawar hati dalam penderitaan yang demikian? Paulus telah menjelaskan bahwa penderitaannya ditujukan untuk pelayanan yang lebih efektif kepada jemaat Korintus. Karena itu, ia tidak tawar hati meski harus menderita karena secara rohani, ia…

Continue ReadingSenin, 03 Mei 2021 Berusaha Menyenangkan Allah

Sabtu, 01 Mei 2021 Kekuatan Dalam Pelayanan

2 Korintus 4:1-6"Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati." (ayat 1) Apa rahasia Paulus sehingga ia tidak tawar hati meski mengalami banyak rintangan dalam pelayanan? Karena ia sadar bahwa pelayanan pemberitaan Kristus begitu mulia. Maka menjadi pelayan Injil merupakan kehormatan yang berasal dari kemurahan Allah semata (ayat 1).Kesadaran ini membangkitkan dua hal.Pertama, ketegasan untuk tidak menodai pelayanan yang mulia dengan tindakan dan motivasi yang tidak murni (ayat 2a).Kedua, bersungguh-sungguh agar Injil dapat diberitakan dengan cara yang membuat pendengarnya dapat memahami dengan benar (ayat 2b). Lalu jika dalam kenyataannya masih ada juga orang yang…

Continue ReadingSabtu, 01 Mei 2021 Kekuatan Dalam Pelayanan

Jumat, 30 April 2021 Mencerminkan Kemuliaan Tuhan

2 Korintus 3:7-18"Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar." (ayat 18) Rasul Paulus membedakan antara pelayanan hukum Taurat dan pelayanan Perjanjian Baru. Bagi Paulus, pelayanan hukum Taurat memimpin pada kematian karena terukir secara harafiah pada loh-loh batu yaitu sepuluh hukum Tuhan. Tak seorang pun dapat memenuhi tuntutannya. Meski demikian, pada waktu hukum Taurat diberikan kepada Musa, kemuliaan Allah menyertai Musa sebagai penerima hukum, sehingga orang Israel tidak tahan menatapnya. Namun, keadaan itu hanya bersifat…

Continue ReadingJumat, 30 April 2021 Mencerminkan Kemuliaan Tuhan

Kamis, 29 April 2021 Berada Dalam Kemenangan Kristus

2 Korintus 2:12-17"Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana." Para pendukung calon presiden, tim sepakbola, atau atlet kesayangan, pasti harap-harap cemas, ketika orang yang mereka dukung bertarung. Ketika yang didukung menang, para pendukung akan ikut mengalami euforia kemenangan. Dalam nas ini, Paulus mengalami kecemasan dan kegelisahan, meskipun ada ladang Injil yang terbuka lebar di Troas. Ini terjadi karena ia ingin segera mendapatkan kabar dari Titus yang diutus untuk mengantarkan surat Paulus (2:4) dan mengetahui keadaan jemaat di Korintus. Oleh karena itu, ia terpaksa…

Continue ReadingKamis, 29 April 2021 Berada Dalam Kemenangan Kristus

Rabu, 28 April 2021 Mempraktekkan Kasih dan Pengampunan

2 Korintus 2:1-11"sehingga kamu sebaliknya harus mengampuni dan menghibur dia, supaya ia jangan binasa oleh kesedihan yang terlampau berat. Sebab itu aku menasihatkan kamu, supaya kamu sungguh-sungguh mengasihi dia." (ayat 7-8) Kasih dan pengampunan perlu senantiasa ada di dalam kehidupan bergereja agar gereja menjadi sehat dan bertumbuh. Setiap jemaat dapat memiliki hubungan yang indah dan harmonis di dalam Kristus. Maksud Paulus menunda kunjungannya adalah agar jemaat di Korintus mendapat kesempatan untuk memperbaiki masalah-masalah internalnya. Itulah sebabnya, Paulus sebelumnya menulis satu surat yang keras, penuh kecemasan, dan air mata. Tujuannya bukan untuk mendukakan mereka, tetapi memperbaiki kesalahan mereka agar kunjungannya mendatangkan…

Continue ReadingRabu, 28 April 2021 Mempraktekkan Kasih dan Pengampunan

Selasa, 27 April 2021 Berubah Demi Kebaikan

2 Korintus 1:12-24"Inilah yang kami megahkan, yaitu bahwa suara hati kami memberi kesaksian kepada kami, bahwa hidup kami di dunia ini, khususnya dalam hubungan kami dengan kamu, dikuasai oleh ketulusan dan kemurnian dari Allah bukan oleh hikmat duniawi, tetapi oleh kekuatan kasih karunia Allah." (ayat 12) Hubungan kita dengan sesama tidak selalu berjalan dengan lancar dan mulus. Bagaimana hubungan Paulus dengan jemaat di Korintus? Hubungan mereka begitu indah sehingga rasul Paulus bermegah dan hati nuraninya bersaksi bahwa hubungan mereka diliputi oleh ketulusan dan kemurnian dari Allah, bukan kepura-puraan dan kemunafikan. Ini bukan berdasarkan hikmat duniawi, tetapi kekuatan kasih karunia Allah.…

Continue ReadingSelasa, 27 April 2021 Berubah Demi Kebaikan