Senin, 15 Maret 2021 Kedaulatan Allah

Roma 9:19-33"Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: "Mengapakah engkau membentuk aku demikian?" (ayat 20) Membicarakan tentang doktrin pilihan memang memerlukan hikmat bijaksana. Oleh karena itu, ketika menuliskan bagian surat ini Paulus berhati-hati, namun jelas dan tegas. Kebenaran memang dapat menimbulkan permasalahan, tetapi tetap harus dinyatakan meski pembaca suratnya mungkin tidak sependapat dengannya. Jika Allah menyelamatkan sebagian orang, tetapi juga mengeraskan hati sebagian orang yang lain, bukankah hal itu berarti Allah yang bertanggung jawab untuk kebinasaan sebagian orang tersebut (ayat 19)? Lalu di manakah keadilan Allah, jikalau Ia telah menentukan lebih dahulu…

Continue ReadingSenin, 15 Maret 2021 Kedaulatan Allah

Sabtu, 13 Maret 2021 Pilihan Allah

Roma 9:1-18"Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati. Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah." Israel adalah bangsa pilihan Allah, pewaris perjanjian Allah. Dari merekalah akan lahir Mesias, sang Juruselamat. Mereka memiliki hak istimewa untuk menjadi saksi mata penyataan kemuliaan Allah, terutama ketika mereka keluar dari Mesir. Allah memilih Israel untuk menjadi kerajaan imam (Kel 19:5-6) untuk membawa bangsa-bangsa kepada Allah (Yes 42:6). Semua keistimewaan ini tidak diperoleh bangsa lain.…

Continue ReadingSabtu, 13 Maret 2021 Pilihan Allah

Kitalah umat pemenang

Roma 8:31-39"Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita." (ayat 37) Dalam setiap pertandingan atau perlombaan pasti ada menang-kalah. Yang menang pasti bersukacita, berpesta dan bergembira. Sementara bagi yang kalah, timbul tangisan, dan penyesalan yang dalam, sambil berusaha untuk membalas kembali jika ada pertandingan atau perlombaan yang sama pada waktu berikutnya. Lalu bagaimana orang yang percaya kepada Tuhan? Di manakah posisinya? Menang atau kalah? Paulus tegas mengatakan dalam renungan kita hari ini, bahwa kita adalah umat pemenang oleh karena kasih Allah (ayat 37). Ketika kita melawan kuasa dosa, Dia sendiri yang…

Continue ReadingKitalah umat pemenang

Harapan dan kemuliaan

Roma 8:18-30"Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita." (ayat 18) Walau telah menjadi ahli waris Kerajaan Allah, orang tidak dapat menghindar dari kenyataan hidup yang harus dihadapi di dalam dunia ini. Inilah pemahaman Paulus. Seperti kita ketahui Paulus sendiri mengalami berbagai penderitaan justru setelah ia mengikut Tuhan. Kehidupan anak-anak Tuhan memang bukan seperti jalan mulus berkarpet merah. Namun ia juga menyadari sepenuhnya bahwa penderitaan yang dialami saat itu tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan datang (ayat 18). Inilah pengharapan yang dapat membangkitkan iman dan sukacita anak-anak Tuhan. Karena…

Continue ReadingHarapan dan kemuliaan

Hidup dipimpin Roh

Roma 8:1-17"Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus." (ayat 1) Yesus pernah mengkritik tajam beberapa pemuka agama Yahudi karena tidak memercayai Dia, padahal Alkitab menyaksikan Dia. Yesus berkata, kamu adalah anak-anak pembunuh dan pendusta karena bapamu, Iblis adalah pembunuh manusia dan pendusta (Yoh. 8:44-47). Ngeri sekali dituding seperti itu. Akan tetapi, memang benar. Saat kita hidup di dalam dosa, kita dikuasai oleh roh-roh jahat. Perbuatan-perbuatan kita dikendalikan oleh Iblis sebagai majikan jahat kita. Hanya ketika kita dibebaskan oleh kuasa Roh Allah, kita tidak lagi dikendalikan oleh Iblis. Kita sekarang bisa disebut anak-anak Allah. Kita…

Continue ReadingHidup dipimpin Roh

Baru dan lama

Roma 7:13-26"Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita." (ayat 24-25) Masalah yang dihadapi anak-anak Tuhan adalah bahwa dalam dirinya ada dua natur yang saling bertolak belakang. Pertama, natur berdosa yang disebut Paulus 'manusia lama' (6:6) atau kedagingan (ayat 14). Natur ini bertentangan dan melawan 'manusia baru' atau 'ciptaan baru di dalam Kristus', sebagai natur yang kedua (2 Kor 5:17). Keduanya saling tarik menarik sehingga hidup anak-anak Tuhan bagai sebuah medan perang, tempat bertarung dua kekuatan. Mengapa bisa terjadi demikian? Meskipun orang percaya telah mengalami pengampunan dosa, tetapi…

Continue ReadingBaru dan lama

Menjadi milik Kristus

Roma 7:1-12"Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah." (ayat 4) Sering sekali kita mendengar pernyataan "peraturan atau hukum dibuat untuk dilanggar". Menurut yang membuat pernyataan ini, setiap aturan yang dibuat baik di gereja, keluarga, sekolah, pemerintah, maupun sosial kemasyarakatan adalah buatan manusia jadi tidak apa-apa untuk dilanggar. Padahal tujuan dari pembuatan peraturan tersebut adalah untuk menertibkan dan menenteramkan kehidupan dalam setiap komunitas. Setiap peraturan yang dibuat tentu saja bertujuan baik dan sesuai dengan…

Continue ReadingMenjadi milik Kristus

Menjadi hamba Allah

Roma 6:15-23"Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal." (ayat 22) Bagian ini mengulang jawaban Paulus terhadap kesalahan menyimpulkan anugerah. Hanya, dalam bagian ini Paulus menyoroti kesimpulan keliru bahwa orang boleh berbuat dosa karena tidak berada di bawah Taurat (ayat 15). Dalam bagian ini ia menegaskan perhambaan kita kepada Allah. Ada delapan kali kata "hamba" ia gunakan dalam perikop ini. Selain itu, ia juga lebih menekankan aspek aktif orang Kristen menyerahkan diri kepada kebenaran. Hamba atau budak dalam zaman itu…

Continue ReadingMenjadi hamba Allah

Mati bagi dosa, hidup bagi Kristus

Roma 6:1-14"Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia." (ayat 14) Dosa manusia membuat kasih karunia Allah tercurah sehingga manusia menerima pembenaran. Lalu bolehkah kita berbuat dosa terus supaya kasih karunia Allah terus menerus mengalir atas kita (ayat 1)? Pertanyaan ini sebenarnya menggelikan. Bagaimana mungkin seorang anak berpikir untuk melawan orangtuanya karena tahu bahwa orangtuanya akan memaafkan dia? Lahir baru membuat dosa tidak lagi berkuasa atas kita karena Kristus telah mati untuk menebus kita. Kita telah bebas dari pengaruh dosa karena kesatuan kita dengan Kristus. Lalu bagaimana…

Continue ReadingMati bagi dosa, hidup bagi Kristus

Mengikuti Adam atau mengikuti Kristus?

Roma 5:12-21"Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus." (Ayat 15) Paulus membandingkan Adam dan Kristus sebagai wakil dari dua kelompok manusia. Adam adalah manusia pertama. Ia jatuh ke dalam dosa karena melanggar firman Allah. Pelanggaran Adam ternyata bukan hanya berpengaruh pada dirinya sendiri. Persekutuan dengan Adam mengakibatkan seluruh manusia jadi terkena dampaknya (ayat 12). Semua manusia jadi terlahir sebagai orang berdosa karena ketidaktaatan Adam. Lebih…

Continue ReadingMengikuti Adam atau mengikuti Kristus?