Senin, 15 Maret 2021 Kedaulatan Allah
Roma 9:19-33"Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: "Mengapakah engkau membentuk aku demikian?" (ayat 20) Membicarakan tentang doktrin pilihan memang memerlukan hikmat bijaksana. Oleh karena itu, ketika menuliskan bagian surat ini Paulus berhati-hati, namun jelas dan tegas. Kebenaran memang dapat menimbulkan permasalahan, tetapi tetap harus dinyatakan meski pembaca suratnya mungkin tidak sependapat dengannya. Jika Allah menyelamatkan sebagian orang, tetapi juga mengeraskan hati sebagian orang yang lain, bukankah hal itu berarti Allah yang bertanggung jawab untuk kebinasaan sebagian orang tersebut (ayat 19)? Lalu di manakah keadilan Allah, jikalau Ia telah menentukan lebih dahulu…