Kamis, 27 April 2023 (Menjadikan Segalanya Baik)

Markus 7:21-37"Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata." (ayat 37) Sesuatu disebut baik apabila memenuhi fungsi dan cara kerjanya. Manusia dapat melakukannya dalam beberapa hal, namun ada hal lain yang diluar kemampuan manusia. Yesus terus menyingkir ke daerah Dekapolis (ayat 31). Tetap ada orang yang mengikuti-Nya dan membawa orang sakit. Kali ini mereka membawa orang tuli dan gagap untuk disembuhkan oleh Yesus (ayat 32). Peletakan tangan ini mengikuti tradisi pemberkatan nabi pada zaman dahulu. Mereka berharap agar Yesus berbelas kasihan kepadanya. Yesus memisahkannya dari orang banyak karena tidak ingin…

Continue ReadingKamis, 27 April 2023 (Menjadikan Segalanya Baik)

Rabu, 26 April 2023 (Amanat Agung)

Matius 28:16-20"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (ayat 19-20) Pernahkah Anda mendapat amanat? Misalnya, amanat dari orangtua Anda untuk melanjutkan usaha keluarga. Amanat merupakan pesan atau perintah yang keberadaannya lebih dari sekadar permintaan. Ada wibawa yang mengikat dalam sebuah amanat untuk kita laksanakan. Biasanya bila kita menerima suatu amanat, kita merasa terbeban untuk memenuhi amanat tersebut. Itulah yang terjadi pada hari ketika Yesus mengumpulkan murid-murid-Nya sebelum Ia naik…

Continue ReadingRabu, 26 April 2023 (Amanat Agung)

Selasa, 25 April 2023 (Kristus Bangkit)

Matius 28:1-10"Maka kata Yesus kepada mereka: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku." (ayat 10) Bingung, senang, takut, mungkin perasaan itu yang berkecamuk dalam diri Maria Magdalena dan Maria yang lain ketika mereka tahu bahwa Yesus telah bangkit dari kematian. Dapat dibayangkan betapa bingungnya mereka ketika pagi hari mereka ingin menengok kubur Yesus, tetapi hanya bertemu dengan malaikat Tuhan yang berkata bahwa Yesus telah bangkit dari kubur. Kebangkitan Kristus atau Paskah merupakan momen iman orang Kristen. Rasul Paulus dalam 1 Korintus 15:14 mengatakan "tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan,…

Continue ReadingSelasa, 25 April 2023 (Kristus Bangkit)

Sabtu, 22 April 2023 (Tetap menolak atau semakin mengasihi)

Matius 27:57-66"Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga. Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan untuk menyerahkannya kepadanya." (ayat 57-58) Selama Yesus hidup dan melayani, sikap orang terhadap-Nya selalu terbagi dua. Di satu pihak, mereka yang menutup hati dan menolak Yesus. Di lain pihak, mereka yang membuka diri terhadap-Nya, sampai akhirnya menjadi pengikut Yesus. Dua macam sikap ini menjadi makin nyata pada peristiwa menjelang kematian Yesus sampai peristiwa sesudah Yesus mati dan bangkit. Kelompok pertama diwakili oleh para pemimpin agama Yahudi. Mereka sudah "sukses" membunuh Yesus. Seharusnya…

Continue ReadingSabtu, 22 April 2023 (Tetap menolak atau semakin mengasihi)

Jumat, 21 April 2023 (Taat dan Setia Sampai Akhir)

Matius 27:32-56"Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (ayat 46) Apa perasaan kita ketika membaca kisah kematian Yesus dalam Injil? Dibaca berapa kali pun, kisah tersebut selalu meninggalkan kesan mengerikan. Bayangkan bagaimana penderitaan Yesus dalam proses menuju penyaliban dan akhirnya mati di kayu salib. Sebuah proses yang sangat tidak manusiawi, tetapi dijalani dengan setia oleh Yesus. Apakah Yesus tidak pernah mengeluh? Alkitab memperlihatkan betapa Yesus juga tidak tahan terhadap berbagai perlakuan yang Ia terima. Sangat manusiawi. Akan tetapi, apakah Yesus melarikan diri? Tidak! Yesus menunjukkan ketaatan dan kesetiaan…

Continue ReadingJumat, 21 April 2023 (Taat dan Setia Sampai Akhir)

Kamis, 20 April 2023 (Raja Orang Yahudi)

Matius 27:11-31"Lalu Yesus dihadapkan kepada wali negeri. Dan wali negeri bertanya kepada-Nya: "Engkaukah raja orang Yahudi?" Jawab Yesus: "Engkau sendiri mengatakannya." (ayat 11) Bagi orang Yahudi, gelar yang disandangkan kepada Yesus lebih merupakan ejekan. Sebab mereka tidak akan pernah menerima Yesus sebagai Raja mereka. Bagi pemerintahan Roma, gelar ini jelas mempunyai unsur menentang pemerintah karena Yesus mampu menghimpun massa dalam jumlah besar ketika memberikan pengajaran-pengajaran. Hal ini tentu saja menimbulkan kekuatiran di pihak pemerintah. Berdasarkan kedua hal ini maka baik dari sisi orang-orang Yahudi (masyarakat mayoritas) maupun dari sisi pemerintah Roma (yang berkuasa), Yesus akan tetap dianggap bersalah. Namun ketika…

Continue ReadingKamis, 20 April 2023 (Raja Orang Yahudi)

Rabu, 19 April 2023 (Menyesal tapi tidak berbalik)

Matius 27:1-10"Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua," (ayat 3) Penyesalan dalam diri seseorang biasanya timbul setelah ia menyadari bahwa apa yang telah diperbuatnya adalah salah. Itulah yang terjadi dalam diri Yudas Iskariot. Dia sama sekali tidak mengira bahwa Yesus yang dijualnya dengan 30 keping perak harus dihukum mati. Ini memberikan gambaran kepada kita bahwa tindakannya menjual Yesus semata-mata karena uang. Yudas adalah seorang yang cinta uang, dan hal ini didukung oleh tindakan-tindakannya terdahulu, khususnya bila dihubungkan dengan…

Continue ReadingRabu, 19 April 2023 (Menyesal tapi tidak berbalik)

Senin, 17 April 2023 (Yesus Sang Pemenang)

Matius 26:47-56"Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?" (ayat 54) Kemenangan Yesus di Getsemani kini terungkap penuh dalam adegan penangkapan-Nya. Sikap, tindakan, dan ucapan Yesus di hadapan rombongan musuh yang ingin menangkap-Nya dan para murid-Nya yang bingung menunjukkan bahwa Yesuslah yang sebenarnya mengendalikan situasi. Menghadapi Yudas yang datang dengan ciuman pengkhianatan, Yesus langsung menelanjangi tipu muslihatnya (ayat 50). Menghadapi para serdadu yang menangkap-Nya, Yesus tidak berupaya untuk mengelak atau melarikan diri sebab sebelumnya Ia sudah membulatkan tekad untuk menerima konsekuensi penderitaan karena tunduk kepada kehendak Allah (ayat 55-56). Terhadap upaya para…

Continue ReadingSenin, 17 April 2023 (Yesus Sang Pemenang)

Sabtu, 15 April 2023 (Hubungan Erat dengan Bapa)

Matius 26:36-46"Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (ayat 39) Getsemani adalah kebun zaitun yang terletak di sebelah Timur Kidron. Di Taman Getsemani inilah Yesus mengungkapkan segala bentuk perasaan-Nya seperti kesedihan-Nya karena penolakan yang dilakukan bangsa-Nya; kengerian dari kematian yang dialami-Nya, meskipun tujuan dari kematian dan kebangkitan tersebut adalah untuk menebus manusia dari belenggu dosa. Karena itu logis jikalau Yesus membutuhkan penyertaan manusia dalam saat-saat penderitaan-Nya. Peristiwa yang Yesus alami mengingatkan kita bahwa Yesus sendiri sebagai manusia…

Continue ReadingSabtu, 15 April 2023 (Hubungan Erat dengan Bapa)

Jumat, 14 April 2023 (Setia sebagai cermin kasih)

Matius 26:17-35"Jawab Yesus: "Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku." (ayat 18) Tidak sedikit orang yang mempertanyakan mengapa Yesus membiarkan para musuh-Nya mengalahkan Dia? Mengapa Yesus tetap menyerahkan diri untuk disalib? Bukankah itu tanda kekalahan? Mengapa Yesus tidak menghukum Yudas Iskariot yang akan mengkhianati Dia? Mengapa Yesus tidak mencegah para murid yang akan tercerai-berai ketika Ia diserahkan dan dibunuh (ayat 31)? Mengapa Ia juga tidak mencegah Petrus agar tidak menyangkali Dia? Apakah Yesus tidak berdaya? Yesus bukan tidak berdaya. Ia tahu apa yang…

Continue ReadingJumat, 14 April 2023 (Setia sebagai cermin kasih)