IBADAH RAYA MINGGU, 18 April 2021
https://youtu.be/rJdvZq-1XDc
https://youtu.be/rJdvZq-1XDc
1 Korintus 12:1-11"Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya." (ayat 11) Harus kita akui bahwa pemahaman dan praktik tentang karunia-karunia Roh sering menimbulkan pertikaian pendapat bahkan ketidakserasian hubungan gerejawi. Ini menyedihkan sebab karunia-karunia Roh adalah manifestasi kelimpahan yang Roh Allah ingin kerjakan dan wujudkan dalam kehidupan umat-Nya. Juga karena karunia-karunia Roh justru adalah daya dalam pelayanan yang membuat kebutuhan tubuh Kristus dan kebutuhan dunia terpenuhi secara menakjubkan. Pendapat, doktrin, pengalaman harus tunduk ke bawah wibawa Alkitab. Maka mari kita terbuka mempelajari apa yang Allah katakan…
1 Korintus 15:1-11"Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;" (ayat 3-4) Dalam pasal 15 ini rasul Paulus menjelaskan pokok masalah tentang kematian dan kebangkitan. Karena kala itu jemaat Korintus "diganggu" oleh orang-orang yang tidak percaya akan kebangkitan sehingga penting bagi Paulus untuk membahasnya (ayat 3). Pertama, kematian Yesus merupakan dasar dari keselamatan manusia. Pernyataan "Kristus mati karena dosa-dosa kita" memberi penjelasan jika Kristus tidak mati,…
1 Korintus 10:14-33"Kamu tidak dapat minum dari cawan Tuhan dan juga dari cawan roh-roh jahat. Kamu tidak dapat mendapat bagian dalam perjamuan Tuhan dan juga dalam perjamuan roh-roh jahat." (ayat 21) Bagaimana perasaan kita ketika orang yang sangat kita cintai tiba-tiba berselingkuh? Pasti perasaan sakit hati, cemburu, marah, kecewa, dsb, bercampur aduk dalam hidup kita. Lalu, bagaimana perasaan Tuhan ketika kita menduakan diri-Nya? Dalam teks ini, Paulus menegaskan bahwa Tuhan marah dan cemburu (ayat 22). Karena sejak awal Dia tidak ingin ada allah lain dalam hidup kita (Kel 20:3). Di satu sisi, jemaat Korintus percaya kepada Kristus. Di sisi lain…
1 Korintus 10:1-13"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." Demi mengejar kuasa, jabatan, dan harta, tidak jarang ada orang percaya yang rela menyangkal Kristus. Begitu juga saat ada tekanan, kekhawatiran, kecemasan, kepahitan dan persoalan hidup, ada saja anak-anak Tuhan yang mencari jalan keluar dengan mengandalkan kekuatan sendiri. Lalu bagaimana sikap yang benar dalam menghadapi cobaan hidup? Paulus mengingatkan orang percaya di Korintus untuk tetap teguh di…
1 Korintus 8:1-13"Tentang daging persembahan berhala kita tahu: "kita semua mempunyai pengetahuan." Pengetahuan yang demikian membuat orang menjadi sombong, tetapi kasih membangun." (ayat 1) Tanpa kita sadari, makanan dapat menjadi masalah yang merenggangkan hubungan kita dengan sesama. Dalam budaya tertentu, sikap tidak menghargai makanan yang disajikan dapat menimbulkan pertengkaran. Di tempat lain, makanan tertentu yang dimakan orang lain dapat menimbulkan prasangka negatif bahkan dikait-kaitkan dengan dosa. Sikap seperti itu terjadi karena seseorang merasa memiliki pengetahuan untuk memutuskan, apakah makanan itu boleh dikonsumsi atau tidak. Paulus menghadapi persoalan yang sama. Ia harus menjawab pertanyaan tentang sikap orang percaya terhadap daging yang…
https://youtu.be/IpzfAQMO408
https://youtu.be/8jvspEHe600
1 Korintus 3:1-9"Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri." (ayat 8) Cara kita merespons sesuatu hal, sedikit banyak mengindikasikan siapa kita. Melalui sikap jemaat Korintus, Paulus dapat melihat siapa mereka sesungguhnya. Dari cara jemaat Korintus bersikap, Paulus menegaskan bahwa mereka adalah manusia duniawi (ayat 3), karena mereka hidup dalam kedagingan. Ciri paling kuat yang ditunjukkan yaitu adanya iri hati dan perselisihan di antara mereka. Mereka hidup berdasarkan pengelompokan-pengelompokan. Relasi yang semacam itu di antara mereka mengekspresikan relasi mereka yang sesungguhnya dengan Tuhan. Relasi seperti ini tidak bisa dimanipulasi. Itulah sebabnya…
1 Korintus 2:6-16"Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat di kalangan mereka yang telah matang, yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini, dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa yang akan ditiadakan." (ayat 6) Hikmat manusia mungkin saja terdengar indah, tetapi belum tentu hikmat itu akan mengarahkan orang pada Kristus dan karya salib-Nya. Itu sebabnya Paulus, dalam nas sebelumnya, mengritik kesukaan jemaat Korintus akan hikmat yang diajarkan manusia. Meski demikian, bukan berarti berita Injil yang disampaikan oleh Paulus tidak mengandung hikmat sama sekali. Namun hikmat itu tersembunyi dan bersifat rahasia, tetapi terbuka bagi mereka yang sudah matang (ayat 6). Matang…