Sabtu, 29 Oktober 2022 (Pemulihan atas inisiatif Allah)

Yeremia 33:1-13"Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah-limpah." (ayat 6) Bagi umat yang sedang mengalami pembuangan, janji Tuhan pada perikop ini sangat melegakan. Janji pemulihan bukan semata terletak pada respons Allah atas jeritan minta tolong umat yang menderita, melainkan pada rencana kekal Tuhan yang sedang Dia wujudkan. Memang tak terpahami (ayat 3) namun kekuasaan dan kesetiaan Allah, seperti yang terungkap dalam nama-Nya, yang menjamin bahwa Ia akan menggenapi semua janji-Nya (ayat 2). Perikop ini memperlihatkan inisiatif Allah memulihkan umat-Nya. Umat Tuhan dipanggil untuk…

Continue ReadingSabtu, 29 Oktober 2022 (Pemulihan atas inisiatif Allah)

Jumat, 28 Oktober 2022 (Ketaatan mendahului pemahaman)

Yeremia 32:1-25"Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada suatu apa pun yang mustahil untuk-Mu!" (ayat 17) Ketika seorang anak laki-laki berumur 3 tahun mengambil sebuah obeng dan mencoba mengutak-atik stop kontak yang beraliran listrik, sang ayah segera memerintahkan untuk menghentikan perbuatannya. Dengan kebingungan namun belum menaati perintah ayahnya, sang anak malah bertanya mengapa harus berhenti bukankah ayah juga pernah melakukan tindakan yang sama? Kisah ini mewakili respons kita ketika Allah memerintahkan kita untuk menaati-Nya, kita malah bertanya mengapa tidak boleh? Mengapa harus begini? Tindakan Yeremia merupakan…

Continue ReadingJumat, 28 Oktober 2022 (Ketaatan mendahului pemahaman)

Kamis, 27 Oktober 2022 (Berjaga-jaga dan berdoa)

Iblis akan selalu mencobai kita untuk melakukan yang jahat oleh sebab itu kita harus selalu sadar dan berjaga-jaga (1 Petrus 5:8). Begitu berbahayanya serangan/godaan iblis sehingga harus diwaspadai dan dilawan dengan sikap berjaga-jaga dan selalu berdoa. Doa adalah hubungan komunikasi dua arah antara kita dengan Tuhan. Dampak dari doa yaitu kita akan selalu terhubung dengan Tuhan dan kita akan selalu mengalami Kuasa dan pengarahan/nasihat dari Tuhan sehingga kita terhindar dari setiap jerat godaan dan cobaan iblis. Inilah alasannya Tuhan Yesus menasehati murid-murid-Nya termasuk kita saat ini supaya kita selalu berjaga-jaga dan berdoa yaitu supaya kita tidak terpengaruh dengan siasat iblis…

Continue ReadingKamis, 27 Oktober 2022 (Berjaga-jaga dan berdoa)

Rabu, 26 Oktober 2022 (Rancangan Damai Sejahtera)

Yeremia 29:1-14"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." (ayat 11) Nubuat palsu Hananya berdampak luas. Bukan saja orang Yehuda yang masih tersisa di tanah Babel, tetapi juga mereka yang telah tertawan di Babel bisa berharap bahwa Babel akan segera tumbang. Untuk menangkal pengaruh nubuat palsu itu, Yeremia kembali menyampaikan pesan yang benar-benar serasi dengan hajaran Allah terhadap Yehuda dengan membuang mereka ke Babel. Pembuangan ke Babel adalah final, Yehuda akan diam di sana selama tujuh puluh tahun…

Continue ReadingRabu, 26 Oktober 2022 (Rancangan Damai Sejahtera)

Selasa, 25 Oktober 2022 (Dibalik penghukuman Allah kepada umat-Nya)

Yeremia pasal 24"Aku akan memberi mereka suatu hati untuk mengenal Aku, yaitu bahwa Akulah TUHAN. Mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku ini akan menjadi Allah mereka, sebab mereka akan bertobat kepada-Ku dengan segenap hatinya." (ayat 7) Yeremia mendapatkan penglihatan tentang 2 keranjang yang berisi buah ara sebagai persembahan kepada Tuhan (ayat 1-3). Keranjang yang satu berisi buah ara yang sangat baik dan ini melambangkan orang Yahudi yang diangkut ke dalam pembuangan di negeri Babel oleh Nebukadnezar (ayat 4-7). Keranjang yang satu lagi berisi buah ara yang sangat jelek sehingga tidak bisa dimakan. Ini melambangkan orang-orang Yahudi yang tidak ikut ke…

Continue ReadingSelasa, 25 Oktober 2022 (Dibalik penghukuman Allah kepada umat-Nya)

Senin, 24 Oktober 2022 (Tukang periuk Illahi )

Yeremia 18:1-16"Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya." (ayat 4) Yeremia diutus pergi ke tukang periuk dan memperhatikan bagaimana ia bekerja. Ketika bejana yang sedang dibentuknya rusak atau mempunyai cacat, bejana tersebut dihancurkan menjadi tanah liat kembali, kemudian dibentuk ulang agar menjadi bejana yang lebih baik (ayat 1-4). Allah memberitahukan Yeremia bahwa Ia akan bertindak terhadap Yehuda seperti tukang periuk itu terhadap bejana tanah liatnya. Ia akan membentuk bangsa Yehuda terus-menerus melalui penghukuman dan pembaharuan, hingga menjadi bangsa pilihan sesuai…

Continue ReadingSenin, 24 Oktober 2022 (Tukang periuk Illahi )

Sabtu, 22 Oktober 2022 (Andalkan Tuhan)

Yeremia 17:1-18"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" (ayat 7) Kehidupan kita seringkali berada dalam tegangan tarik-ulur antara apa yang ada di hadapan mata dan apa yang masih harus diperjuangkan, antara apa yang terlihat dan apa yang diimani, antara kenyamanan dan kewajiban. Umat Yehuda mengalami pergumulan serius secara kolektif dengan pilihan-pilihan yang membawa mereka terus hidup dalam dosa. Tuhan memberi vonis berat kepada mereka: bukan apa yang di depan mata dan bukan kenyamanan yang seharusnya mereka cari; melainkan hidup bagi Tuhan dan membuat pilihan-pilihan dengan mengandalkan Tuhan, itulah yang Tuhan inginkan. Karena umat Yehuda mengandalkan diri sendiri…

Continue ReadingSabtu, 22 Oktober 2022 (Andalkan Tuhan)

Jumat, 21 Oktober 2022

Firman-Nya memotivasi dan menguatkanYeremia 15:5-21"Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam." (ayat 16) Seorang diri mempertahankan kebenaran dalam masyarakat yang menentangnya bukanlah perkara mudah. Sebab tindakan ini akan mendatangkan konsekuensi yang menyakitkan bahkan maut. Yeremia merasakan kesakitan itu ketika memberitakan penghukuman Allah atas bangsa Yehuda (ayat 5-9). Ia dikucilkan bahkan dikutuki banyak orang (ayat 10). Dia duduk seorang diri dan menanggung kesakitan yang tiada berkesudahan (ayat 15, 17-18). Apa yang memotivasi dan menguatkan dia hingga tetap setia? Firman Tuhan (ayat…

Continue ReadingJumat, 21 Oktober 2022

Kamis, 20 Oktober 2022

Mengenal AllahYeremia 9:23-24"Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN." Manusia cenderung bermegah dengan apa yang dia miliki. Orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, orang kuat bermegah karena kekuatannya, orang kaya bermegah karena kekayaannya orang pintar bermegah karena pintarannya dan orang berpangkat bermegah karena kedudukannya.Bagaimana dengan kita sebagai orang percaya? Pada waktu Tuhan…

Continue ReadingKamis, 20 Oktober 2022