Kamis, 01 Februari 2024 (Fokus kepada Kristus)

1 Korintus 1:1-9"Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus." (ayat 4) Ketika terjadi masalah di sebuah jemaat, biasanya anggota jemaat maupun sesama Kristen akan lebih mudah mengeluh atau mengritik. Sedikit sekali orang yang mau ikut serta sumbang saran dan terlibat dalam upaya perbaikan. Paulus menulis suratnya yang pertama kepada jemaat Korintus dalam rangka menanggapi permasalahan yang muncul di dalam jemaat itu. Di bagian awal suratnya, Paulus menyatakan bahwa para pembaca suratnya, yaitu jemaat Korintus, adalah orang-orang kudus (ayat 2). Karena itu Paulus mengucap syukur karena ia tahu bahwa…

Continue ReadingKamis, 01 Februari 2024 (Fokus kepada Kristus)

Rabu, 31 Januari 2024 (Kehangatan dan ketegasan)

Roma 16:17-27"Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!" (ayat 17) Kasih sejati mewujud dalam tindakan penerimaan yang hangat, tetapi juga tegas terhadap hal-hal yang tidak sesuai dengan kebenaran. Kasih menerima orang apa adanya, tetapi tidak serta merta menyetujui apalagi kompromi dengan perbuatan salah orang tersebut. Itulah yang seharusnya nyata dari pribadi anak-anak Tuhan. Walaupun Paulus penuh kehangatan dan kasih kepada jemaat Tuhan, tetapi ia bersikap sangat tegas terhadap para pengajar palsu (ayat 17-18) karena mereka mengajarkan hal-hal yang bertentangan dengan kebenaran…

Continue ReadingRabu, 31 Januari 2024 (Kehangatan dan ketegasan)

Selasa, 30 Januari 2024 (Orientasi pada Pelayanan)

Roma 16:1-16"Aku meminta perhatianmu terhadap Febe, saudari kita yang melayani jemaat di Kengkrea," (ayat 1) Pada bagian terakhir dari suratnya kepada jemaat di Roma, Paulus memberi salam paling tidak kepada dua puluh enam orang yang menetap di Roma (ayat 3-15). Ia menutup suratnya dengan salam dari sembilan orang percaya yang bersama dengannya di Korintus ketika ia menulis surat itu (ayat 21-23). Mereka yang mendapat salam dan ikut memberi salam adalah orang Romawi dan Yunani, Yahudi dan nonYahudi, laki-laki dan perempuan, tahanan dan warga terkemuka. Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang dimulai dan bermuara pada orang, karena memang sasaran atau esensi…

Continue ReadingSelasa, 30 Januari 2024 (Orientasi pada Pelayanan)

Senin, 29 Januari 2024 (Bukan hanya di bibir)

Roma 15:22-33"Tetapi sekarang aku sedang dalam perjalanan ke Yerusalem untuk mengantarkan bantuan kepada orang-orang kudus." (ayat 25) Paulus memberi informasi kepada jemaat di Roma bahwa ia dan rekan-rekannya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem (ayat 25). Mereka sedang melakukan misi khusus yaitu mengantarkan bantuan dari jemaat nonYahudi di Yunani kepada orang-orang percaya Yahudi yang menderita di Yerusalem (ayat 26). Kata "bantuan" yang digunakan Paulus dalam suratnya ini menginformasikan bahwa persembahan yang dia antar mempunyai nilai yang cukup besar. 2 Korintus 8-9 mencatat secara lengkap rincian tentang persembahan ini. Melalui informasi ini, Paulus memotivasi jemaat Roma untuk turut serta meringankan kesulitan saudara-saudara…

Continue ReadingSenin, 29 Januari 2024 (Bukan hanya di bibir)

Sabtu, 27 Januari 2024 (Fokus, fokus dan fokus)

Roma 15:14-21"Jadi dalam Kristus aku boleh bermegah tentang pelayananku bagi Allah." (ayat 17) Dari Yerusalem sampai ke Ilirikum, Injil Kristus (ayat 19) telah diberitakan oleh Rasul Paulus. Pemberitaan ini merupakan hasil pemahaman Paulus akan esensinya sebagai rasul bahwa Tuhan memberinya kasih karunia untuk menjadi pelayan Kristus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi. Ia mengemban tugas imam dalam mewartakan Injil Allah supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, serta yang disucikan oleh Roh Kudus (ayat 15-16). Itu sebabnya Paulus tidak melakukan penginjilan ke Roma, karena sudah ada Petrus di sana. Paulus tidak mau membangun di atas dasar yang…

Continue ReadingSabtu, 27 Januari 2024 (Fokus, fokus dan fokus)

Sabtu, 20 Januari 2024 (Hidup dalam kasih)

Roma 12:9-21"Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik." (ayat 9) Perintah untuk mengasihi cenderung membuat kita merasa kurang nyaman karena menempatkan kita di pihak yang memberi, berkorban, merendah, dan mengalah. Namun kekristenan bukan semata-mata soal perintah mengasihi melainkan berinti pada berita Injil. Perintah tanpa inti berita Injil membuat kita menjadi legalis dan apa yang kita lakukan menjadi kewajiban semata. Dalam Roma 1-11 Paulus memaparkan berita Injil tentang apa yang telah Kristus lakukan bagi orang percaya. Lalu dalam pasal 12-15 Paulus memaparkan respons orang percaya yang seharusnya. Perikop hari ini memaparkan hal-hal praktis dalam kehidupan orang…

Continue ReadingSabtu, 20 Januari 2024 (Hidup dalam kasih)

Jumat, 19 Januari 2024 (Diperbaharui lalu melayani)

Roma 12:1-8"Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati." (ayat 1) Gaya hidup seseorang harus berpadanan dengan statusnya. Demikian juga orang percaya, harus hidup berpadanan dengan status sebagai tebusan Kristus. Roma 12:1-15:13 berisi perintah-perintah rasul Paulus tentang bagaimana orang percaya seharusnya hidup. Bagian ini dimulai dengan kata "Karena itu" (ayat 1), yang berarti semua yang dikupas Paulus dalam pasal-pasal sebelumnya menjadi alasan bagi orang percaya untuk melakukan perintah-perintah itu. Oleh karena orang percaya telah dibenarkan oleh Kristus dan diperdamaikan…

Continue ReadingJumat, 19 Januari 2024 (Diperbaharui lalu melayani)

Kamis, 18 Januari 2024 (Tak terselami hikmat dan kuasa Allah)

Roma 11:25-36"O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!" (ayat 33) Pernahkah Anda merenungkan keadaan Anda sebelum mengenal Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat? Sesudah Anda masuk dalam anugerah penyelamatan itu, bagaimana kesan Anda tentang jalan Allah yang menyelamatkan? Dalam perenungannya yang dalam dan luas, Paulus sanggup melihat ke masa depan. Yaitu pengharapan bahwa melalui ketidaktaatan Israel untuk sesaat, dimungkinkan terjadinya penyelamatan sejumlah besar orang dari bangsa-bangsa bukan pilihan Allah (ayat 25). Suatu hal yang sangat tidak mungkin untuk diimpikan. Bayangkan, bagaimana mungkin orang Siro-Feniki, orang Etiopia, orang Romawi, orang Yunani, orang…

Continue ReadingKamis, 18 Januari 2024 (Tak terselami hikmat dan kuasa Allah)

Senin, 15 Januari 2024 (Keterkaitan Israel dan bangsa lain)

Roma 11:11-24"Sebab jika penolakan mereka berarti perdamaian bagi dunia, dapatkah penerimaan mereka mempunyai arti lain dari pada hidup dari antara orang mati?" (ayat 15) Orang Israel selalu membanggakan diri mereka sebagai keturunan Abraham dan umat pilihan Allah, tetapi firman Tuhan menegaskan bahwa hanya akan ada sisa Israel yang percaya dan selamat sedangkan sebagian besar dari mereka akan binasa. Jika demikian, adakah tersandung dan jatuhnya Israel adalah hal yang sia-sia? Paulus berkata: sekali-kali tidak! Mengapa? Pertama, karena pelanggaran Israel justru mendatangkan keselamatan dan pendamaian bagi bangsa-bangsa lain. Allah mengalihkan karya keselamatan dari Israel agar mereka menjadi cemburu (ayat 11 ; Rm…

Continue ReadingSenin, 15 Januari 2024 (Keterkaitan Israel dan bangsa lain)