Rabu, 21 Februari 2024 (Tetap teguh di tengah pencobaan)

1 Korintus 10:1-13"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (ayat 13) Apa yang dimaksud dengan pencobaan? Pencobaan adalah sesuatu yang menggoda manusia supaya manusia jatuh di dalam dosa. Karena di dalam dunia ini ada pencobaan, maka pastilah ada yang namanya peringatan. Peringatan sangat diperlukan oleh manusia sebagai alarm yang memberi peringatan supaya manusia berjaga-jaga, dan selalu hidup bersama Tuhan. Rasul Paulus memperingatkan orang-orang percaya di Korintus…

Continue ReadingRabu, 21 Februari 2024 (Tetap teguh di tengah pencobaan)

Selasa, 20 Februari 2024 (Berhikmat menggunakan pengetahuan)

1 Korintus pasal 8"Tentang daging persembahan berhala kita tahu: "kita semua mempunyai pengetahuan." Pengetahuan yang demikian membuat orang menjadi sombong, tetapi kasih membangun." (ayat 1) Tanpa kita sadari, makanan dapat menjadi masalah yang merenggangkan hubungan kita dengan sesama. Dalam budaya tertentu, sikap tidak menghargai makanan yang disajikan dapat menimbulkan pertengkaran. Di tempat lain, makanan tertentu yang dimakan orang lain dapat menimbulkan prasangka negatif bahkan dikait-kaitkan dengan dosa. Sikap seperti itu terjadi karena seseorang merasa memiliki pengetahuan untuk memutuskan, apakah makanan itu boleh dikonsumsi atau tidak. Paulus menghadapi persoalan yang sama. Ia harus menjawab pertanyaan tentang sikap orang percaya terhadap daging…

Continue ReadingSelasa, 20 Februari 2024 (Berhikmat menggunakan pengetahuan)

Jumat, 16 Februari 2024 (Menyelesaikan konflik internal)

1 Korintus 6:1-8"Apakah ada seorang di antara kamu, yang jika berselisih dengan orang lain, berani mencari keadilan pada orang-orang yang tidak benar, dan bukan pada orang-orang kudus?" (ayat 1) Menyelaraskan ide dalam sebuah komunitas ternyata tidak mudah. Setiap orang akan berusaha mempertahankan pendapatnya bahkan dengan cara apa pun sehingga teman jadi lawan. Akibatnya pertentangan dan perselisihan terus menerus terjadi. Imbauan agar jemaat Tuhan saling mengasihi, saling merendahkan hati, saling tunduk dan hormat satu dengan lainnya, hanya angin lalu. Bahkan perselisihan ini bisa berujung di meja hijau karena saling menuduh dan saling merasa paling benar tidak terselesaikan. Keadaan ini akhirnya membuat…

Continue ReadingJumat, 16 Februari 2024 (Menyelesaikan konflik internal)

Selasa, 13 Februari 2024 (Rendahkanlah dirimu)

1 Korintus 4:6-21"Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?" (ayat 7) Di dalam surat ini, Paulus sering menggunakan kata yang bermakna arogan. Frekuensi penggunaan kata ini mengidentifikasi salah satu masalah utama yang ada di dalam jemaat Korintus. Rasul Paulus mengingatkan jemaat Korintus bahwa mereka tidaklah superior bila dibandingkan dengan orang lain. Sikap superior itu dapat membuat mereka menghakimi orang lain, bahkan menghakimi hamba Tuhan. Meskipun mereka memiliki banyak hal, harus disadari bahwa semuanya itu adalah pemberian Allah. Sebab…

Continue ReadingSelasa, 13 Februari 2024 (Rendahkanlah dirimu)

Senin, 12 Februari 2024 (Memiliki sesuatu dalam Kristus)

1 Korintus 3:18-4:5"Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah." (3:23) Biasanya, kita akan melanjutkannya dengan Kecenderungan manusia, bila merasa sesuatu itu adalah milikku, berarti saya bebas melakukan apa saja dengannya dan kepadanya. Benar demikian? Apa yang Paulus katakan dalam bagian ini memberikan kepada kita suatu pengertian yang agak berbeda tentang arti kepemilikian atau memiliki sesuatu. Dalam bagian ini, Paulus meringkaskan argumen-argumen terdahulunya demikian: mengapa bermegah pada manusia; mengapa memfavoritkan seorang pelayan dan berselisih sehingga ada perpecahan? Semuanya tidak perlu, karena segala sesuatu adalah milik-"mu", milik jemaat Korintus (ayat 21,22). Argumen seperti ini menarik, karena bagi sebagian orang,…

Continue ReadingSenin, 12 Februari 2024 (Memiliki sesuatu dalam Kristus)

Jumat, 09 Februari 2024 (Jangan pakai akar bila tidak ada rotan)

1 Korintus 3:10-17"Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya." (ayat 10) Mengapa? Menurut beberapa orang, karena dalam peribahasa "tak ada rotan akar pun jadi" tersirat bahwa kualitas adalah nomor dua. Seharusnya, bila tak ada rotan langkah yang diambil adalah entah cari rotan ke sumber lain atau rekayasakan bahan alternatif yang sebaik rotan, atau bahkan lebih baik, supaya mutu produk hasil tidak berkurang. Kini Paulus menggunakan metafora pendirian suatu bangunan (mulai dari…

Continue ReadingJumat, 09 Februari 2024 (Jangan pakai akar bila tidak ada rotan)

Rabu, 07 Februari 2024 (Manusia Duniawi)

1 Korintus 3:1-9"Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus." (ayat 1) Cara kita merespons sesuatu hal, sedikit banyak mengindikasikan siapa kita. Melalui sikap jemaat Korintus, Paulus dapat melihat siapa mereka sesungguhnya. Dari cara jemaat Korintus bersikap, Paulus menegaskan bahwa mereka adalah manusia duniawi (ayat 3), karena mereka hidup dalam kedagingan. Ciri paling kuat yang ditunjukkan yaitu adanya iri hati dan perselisihan di antara mereka. Mereka hidup berdasarkan pengelompokan-pengelompokan. Relasi yang semacam itu di antara mereka mengekspresikan relasi mereka yang sesungguhnya dengan Tuhan.…

Continue ReadingRabu, 07 Februari 2024 (Manusia Duniawi)

Selasa, 06 Februari 2024 (Hikmat Sejati)

1 Korintus 2:6-16"Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita." (ayat 7) Hikmat manusia mungkin saja terdengar indah, tetapi belum tentu hikmat itu akan mengarahkan orang pada Kristus dan karya salib-Nya. Itu sebabnya Paulus, dalam nas sebelumnya, mengritik kesukaan jemaat Korintus akan hikmat yang diajarkan manusia. Meski demikian, bukan berarti berita Injil yang disampaikan oleh Paulus tidak mengandung hikmat sama sekali. Namun hikmat itu tersembunyi dan bersifat rahasia, tetapi terbuka bagi mereka yang sudah matang (ayat 6). Matang di sini bermakna sama dengan dewasa (bdk. 1Kor 14:20…

Continue ReadingSelasa, 06 Februari 2024 (Hikmat Sejati)

Sabtu, 03 Februari 2024 (Pemberitaan Salib Kristus)

1 Korintus 1:26-2:5"Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah." (2:4-5) Di jemaat Korintus ada dua jenis pandangan yang menganggap salib adalah suatu kebodohan. Pertama, pandangan Yunani. Mereka yang begitu mengutamakan ilmu pengetahuan dan filsafat tidak percaya jika Kristus yang tersalib itu bangkit. Kedua, pandangan Yahudi. Mereka yang mengutamakan kuasa Allah, tidak percaya jika Yesus yang dianggap Mesias, mati di salib. Sebab menurut persepsi dan harapan mereka Mesias itu kuat, tangguh dan perkasa. Paulus melihat bahwa jemaat Korintus masih…

Continue ReadingSabtu, 03 Februari 2024 (Pemberitaan Salib Kristus)

Jumat, 02 Februari 2024 (Yesus sebagai Pusat perhatian)

1 Korintus 1:11-25"Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil; dan itu pun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia." (ayat 17) Perasaan diri sebagai yang paling besar dan benar sering membuat perpecahan dalam suatu kelompok yang semula rukun. Kita mengetahui bahwa perpecahan mendatangkan ketidaknyamanan bagi seluruh anggota. Inilah yang terjadi pada tahap-tahap awal terbentuknya jemaat Korintus. Beberapa orang dari keluarga Kloe merasakan hal itu dan menyampaikannya kepada Paulus. Paulus menjawab sekaligus mengajarkan suatu pokok yang penting. Paulus menyebut bahwa masalah tersebut sebagai 'perselisihan di antara kamu' (ayat 11). Masalah itu ditanggapinya dengan jelas.…

Continue ReadingJumat, 02 Februari 2024 (Yesus sebagai Pusat perhatian)