Jumat, 24 Desember 2021 Pusat Penyembahan

Wahyu 4:1-11"Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan." (ayat 11) Siapa yang menjadi pusat penyembahan kita? Mungkin Anda menjawab: Allah. Namun apakah kebenaran ini selalu kita hayati? Seberapa sering kita menjalankan ibadah dan penyembahan dengan sungguh-sungguh menyadari keagungan Allah sebagaimana yang dilihat Yohanes? Penglihatan Yohanes menunjukkan Allah dalam kebesaran dan kemuliaan-Nya. Takhta Allah berada pada pusat penglihatan ini. Allah yang tidak terbatas digambarkan melalui beberapa hal: permata menunjukkan keagungan Allah dan pelangi mengingatkan kita akan anugerah dan kesetiaan-Nya, kilat…

Continue ReadingJumat, 24 Desember 2021 Pusat Penyembahan

Kamis, 23 Desember 2021 Suam-suam kuku

Wahyu 3:14-22"Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku." (ayat 15-16) Surat yang ketujuh ditujukan kepada jemaat di Laodikia. Tuhan memulai surat-Nya dengan memperkenalkan diri-Nya 'Amin', artinya 'benar atau pasti atau setia', untuk menegaskan bahwa Dia dapat dipercayai. Dia adalah 'Saksi yang setia dan benar' (ayat 14). Firman-Nya benar, berotoritas dan dapat dipercayai. Yesus menasihati untuk menyelamatkan jemaat Laodikia dari kondisi rohani 'suam-suam kuku', tidak dingin atau tidak panas (ayat 15-16). Suam-suam kuku terjadi apabila…

Continue ReadingKamis, 23 Desember 2021 Suam-suam kuku

Rabu, 22 Desember 2021 Jemaat Yang Setia

Wahyu 3:7-13"Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku." (ayat 8) Filadelfia adalah kota termuda di antara ketujuh kota yang disebut dalam kitab Wahyu. Kota ini dibangun oleh Raja Attalus II sekitar tahun 150 SM. Attalus membangun kota itu untuk menyatakan rasa kasih yang begitu besar kepada Eumenes, saudara laki-lakinya. Karena itu kota ini diberi nama Filadelfia, dari kata Yunani yang artinya "orang yang mengasihi saudara laki-lakinya". Yesus mengirimkan surat kepada jemaat ini untuk memuji pekerjaan…

Continue ReadingRabu, 22 Desember 2021 Jemaat Yang Setia

Selasa, 21 Desember 2021 Jemaat Yang Tertidur

Wahyu 3:1-6"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis: Inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati!" (ayat 1) Berbeda dengan surat-surat lainnya, surat kepada jemaat Sardis ini tidak merinci satu pun musuh atau bahaya dari dalam atau dari luar. Masalah yang ada di dalam jemaat ini bukan dengan orang-orang Yahudi, maupun kekaisaran Romawi atau dengan guru-guru palsu, tetapi semata-mata dengan dirinya sendiri (ayat 1). Demikianlah kondisi rohani jemaat di Sardis. Mereka terlena dengan reputasi yang mereka miliki, yakni dikenal sebagai gereja yang hidup. Akan tetapi Yesus…

Continue ReadingSelasa, 21 Desember 2021 Jemaat Yang Tertidur

Senin, 20 Desember 2021 Toleransi Yang Keliru

Wahyu 2:18-29"Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala." (ayat 20) Tuhan, Raja Gereja, kali ini mengingatkan sidang jemaat di Tiatira, yang di satu sisi masih memiliki hal-hal yang indah, yakni kasih dan iman sebagaimana terungkap dalam pelayanan dan ketekunan mereka. Istilah ketekunan barangkali menyiratkan adanya rintangan-rintangan dalam pelayanan yang jeaat Tiatira kerjakan. Namun, mereka tidak undur dari pelayanan tersebut. Bahkan, kasih dan iman mereka itu berbuahkan pelayanan yang secara kuntitatif semakin meningkan (ayat 9). Jemaat Tiatira adalah jemaat yang aktif, dan itu berakar…

Continue ReadingSenin, 20 Desember 2021 Toleransi Yang Keliru

Sabtu, 18 Desember 2021 Jangan Mendua Hati

Wahyu 2:12-17"Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap engkau: di antaramu ada beberapa orang yang menganut ajaran Bileam, yang memberi nasihat kepada Balak untuk menyesatkan orang Israel, supaya mereka makan persembahan berhala dan berbuat zinah." (ayat 14) Kristus mengatakan bahwa jemaat Kristen di kota ini berada di takhta Iblis, di tengah-tengah masyarakat yang menyembah berhala (ayat 13). Kristus memperkenalkan diri sebagai yang memakai pedang yang tajam dan bermata dua, yaitu Ia akan memerangi para pengikut Nikolaus, jika mereka tidak bertobat (ayat 12a,16). Di sini kita melihat gambaran Tuhan sebagai pejuang perang yang siap menghancurkan kesesatan. Jemaat ini dipuji karena tidak menyangkal…

Continue ReadingSabtu, 18 Desember 2021 Jangan Mendua Hati