Selasa,19 Oktober 2021 Lakukanlah Yang Baik

Yakobus 4:11-17Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa." (ayat 17) Hubungan baik dengan Allah seharusnya mewujud dalam hubungan yang baik dengan sesama. Hubungan baik dengan sesama akan terlihat melalui perlakuan terhadap sesama. Itu terlihat juga dari cara berbicara dengan orang lain atau tentang orang lain. Maka seharusnya orang tidak memburuk-burukkan nama sesamanya, juga tidak menghakimi atau memfitnah sesama. Menempatkan diri sebagai hakim atas sesama dapat dikatakan sebagai suatu keangkuhan. Lebih jauh Yakobus menuliskan bahwa orang yang memfitnah atau menghakimi sesama berarti mencela atau menghakimi hukum (ayat 11). Artinya menempatkan diri di atas…

Continue ReadingSelasa,19 Oktober 2021 Lakukanlah Yang Baik

Senin,18 Oktober 2021 Bersikaplah Tegas Tanpa Kompromi

Yakobus 4:1-10"Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!" (ayat 8) Menjadi orang percaya bukan berarti segala hawa nafsu dan keinginan kita dimatikan. Justru sebaliknya ketika kita mengambil keputusan menjadi orang percaya maka kita mendapatkan 2 musuh yang kuat dan tangguh: nafsu kedagingan yang semakin menentang iman percaya di dalam diri kita (dalam) dan hal-hal dunia yang berusaha mempengaruhi kita (luar). Seorang yang memberikan kebebasan kepada nafsu kedagingan untuk memutuskan segala sesuatu akan mengakibatkan terjadinya berbagai kejahatan dunia, seperti: pertengkaran, pertikaian, pembunuhan,dan penghancuran (ayat 1-2). Bahkan…

Continue ReadingSenin,18 Oktober 2021 Bersikaplah Tegas Tanpa Kompromi

Sabtu,16 Oktober 2021 Hikmat Dalam Perbuatan

Yakobus 3:13-18"Siapakah di antara kamu yang bijak dan berbudi? Baiklah ia dengan cara hidup yang baik menyatakan perbuatannya oleh hikmat yang lahir dari kelemahlembutan." (ayat 13) Masa kini, kecerdasan intelektual dianggap tidak cukup. Agar hidup sukses, orang perlu memiliki kecerdasan emosional dan spiritual. Mungkin yang dimaksud dengan kecerdasan emosional atau spiritual itu ada kesamaan dengan hikmat. Namun, menganggap diri sudah berhikmat pun tidak menjamin bahwa kita memiliki hikmat surgawi. Perbedaan hikmat surgawi dan hikmat duniawi terletak pada sumber dan hasilnya (Mat 7:17-18). Perbedaan sumber mengakibatkan perbedaan motivasi. Motivasi hikmat surgawi adalah kelemahlembutan (ayat 13). Motivasi hikmat duniawi adalah iri hati,…

Continue ReadingSabtu,16 Oktober 2021 Hikmat Dalam Perbuatan

Jumat,15 Oktober 2021 Waspadai Penggunaan Lidah

Yakobus 3:1-12"Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar." (ayat 5) Apa ukuran kerohanian yang baik? Rajin baca Alkitab, berdoa, dan bergereja? Yakobus menuliskan bahwa ukuran kerohanian yang baik adalah pengendalian atas lidah! Sesudah memberi peringatan agar tidak sembarangan orang ingin menjadi guru (ayat 1), Yakobus menyoroti pentingnya memperhatikan penggunaan lidah. Lidah kecil, tetapi seperti halnya kekang dan api dapat berakibat besar (ayat 2-5). Apabila tidak terkendali, lidah dapat menyebabkan kerusakan besar seperti api dapat membakar hutan (ayat 6). Begitu seriusnya pengaruh…

Continue ReadingJumat,15 Oktober 2021 Waspadai Penggunaan Lidah

Kamis, 14 Oktober 2021 Dwitunggal Tak Terpisahkan

Yakobus 2:21-26"Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati." (ayat 26) Menunjuk pada kehidupan Abraham dan Rahab, Yakobus menegaskan bahwa iman yang dibenarkan adalah iman yang melahirkan perbuatan benar dan perbuatan itu membuat iman mereka jadi sempurna (ayat 21-22). Abraham menaati perintah Allah agar mengorbankan Ishak (Kej 22). Rahab, meski dengan sedikit informasi, telah bertindak menyembunyikan mata-mata Israel di rumahnya (Yos 2:9,11). Kedua perbuatan tersebut adalah ketaatan pada perintah Allah, dan membuat mereka dibenarkan. Apakah berarti mereka diselamatkan melalui perbuatan? Abraham dibenarkan ketika menerima dan memercayai janji Allah (Kej 15:6). Dalam Kej 22:2, saat…

Continue ReadingKamis, 14 Oktober 2021 Dwitunggal Tak Terpisahkan

Rabu, 13 Oktober 2021 Memisahkan iman dengan perbuatan?

Yakobus 2:14-20"Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? (ayat 14) Kesalahan terbesar yang orang percaya bisa lakukan adalah memahami iman terpisah dari pengamalannya. Seharusnya pengamalan iman mengikuti kedalaman pemahaman orang tentang imannya. Akibat terburuk dari pemisahan iman dan pengamalannya adalah orang jadi pandai bersilat lidah tentang imannya. Kesalahan sebaliknya adalah apabila orang berupaya menjadi lebih baik melalui perbuatannya untuk tujuan kemanusiaan. Ini akan berdampak pada pemujaan manusia karena perbuatan baik. Memisahkan iman dan perbuatan bisa berdampak pada kesesatan. Firman ini menegur kenyataan adanya orang percaya yang tidak…

Continue ReadingRabu, 13 Oktober 2021 Memisahkan iman dengan perbuatan?

Selasa, 12 Oktober 2021 Penuhi “Hukum Kerajaan”

Yakobus 2:8-13"Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri", kamu berbuat baik." (ayat 8) Yakobus memberi peringatan kepada umat Tuhan agar tidak pilih-pilih dalam menaati firman Tuhan. Seluruh hukum Tuhan harus ditaati! Mengapa?Pertama, Yakobus menyebut hukum Tuhan sebagai hukum kerajaan (ayat 5). Artinya hukum itu berasal dari Allah sebagai raja kehidupan, dan menjadi ciri dari orang yang termasuk dalam kerajaan-Nya. Melanggar hukum Tuhan, meski hanya satu, berarti menolak pemerintahan Allah dan menyangkali kewargaan dalam kerajaan-Nya.Kedua, meski tertulis dalam Alkitab, tetapi pada hakikatnya hukum tersebut adalah ucapan Allah sendiri. Yakobus menyetarakan…

Continue ReadingSelasa, 12 Oktober 2021 Penuhi “Hukum Kerajaan”

Senin, 11 Oktober 2021 Jangan Pilih Kasih

Yakobus 2:1-7"Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka." (ayat 1) Warga gereja terdiri dari berbagai ras, tingkat ekonomi dan pendidikan. Dalam keragaman itu, adakah kesetaraan sebagai sesama milik Kristus terwujud dalam kehidupan bergereja kita? Yakobus menegur kecenderungan "memandang muka" di dalam kehidupan bergereja (ayat 1). Saling menilai berdasarkan kekayaan, merupakan penyangkalan terhadap prinsip iman kita. Tuhan Yesus yang mulia (ayat 1) telah rela menjadi hina dan mati di kayu salib demi menyelamatkan manusia. Dalam hidup dan karya penyelamatan Yesus Kristus, nilai manusia diubah dari hal-hal yang kasat…

Continue ReadingSenin, 11 Oktober 2021 Jangan Pilih Kasih

Sabtu, 09 Oktober 2021 Kerohanian Utuh

Yakobus 1:19-27"Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu." (ayat 21) Dampak pembaruan dan pengaruh operasi firman dalam kehidupan orang Kristen harus menyangkut segala segi kehidupan. Tidak cukup mengakui diri beriman, sudah lahir baru, atau rajin mempelajari Alkitab. Itu semua harus diiringi oleh perilaku dan sikap sepadan. Seorang Percaya menurut Yakobus adalah orang yang di dalam dirinya tertanam firman (ayat 23). Firman Injil memperbarui hidup sehingga bukan hanya jadi pengetahuan, tetapi penghayatan kebenaran yang mewujud dalam perilaku sehari-hari. Misalnya dalam…

Continue ReadingSabtu, 09 Oktober 2021 Kerohanian Utuh

Jumat, 08 Oktober 2021 Allah, kebaikan murni

Yakobus 1:16-18"Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran." (ayat 17) Jika Allah memakai pencobaan untuk menguji iman, tidakkah itu berarti Allah sendiri sumber pencobaan? Jika di balik pencobaan ada maksud Allah yang baik bagi orang beriman, tidakkah Allah menggunakan yang jahat untuk menghasilkan yang baik? Yakobus menolak pemikiran berbahaya itu. Kesimpulan seperti itu adalah jalan berpikir yang sesat sebab tidak sama dengan pernyataan Alkitab tentang sifat Allah yang kudus, benar dan baik adanya. Seperti sudah disinggung dalam bagian sebelumnya, pencobaan bukan datang…

Continue ReadingJumat, 08 Oktober 2021 Allah, kebaikan murni