Kamis, 28 Agustus 2025 (Peringatan supaya mengenal Tuhan)

Yeremia 9:12-26
“tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN.” (ayat 24)

Nabi Yeremia mengajak pendengarnya untuk membayangkan kehancuran Yerusalem di masa depan. Ia kemudian mengajukan pertanyaan reflektif seolah-olah hal itu telah terjadi, “Apakah sebabnya negeri ini binasa, tandus seperti padang gurun?” (ayat 12).

Penyebab utamanya, karena bangsa Yehuda meninggalkan Tuhan. Mereka meninggalkan Taurat sekaligus Pribadi-Nya. Dosa itu telah dilakukan selama beberapa generasi (ayat 13-14). Murka-Nya sekarang dilampiaskan kepada mereka.

Nabi Yeremia menyampaikan bahwa penghukuman Allah akan terjadi dalam dua cara. Pertama, penduduk Yerusalem akan diserang oleh bangsa asing dan banyak yang mati terbunuh (ayat 21, 22). Kedua, yang tersisa akan dibawa keluar sebagai tawanan atau pengungsi (ayat 16). Ngeri benar penghakiman Allah.

Sesungguhnya, hal itu tidak mengherankan. Ratusan tahun sebelumnya, Tuhan telah memperingatkan bangsa itu melalui Musa dalam Ulangan 29:18 dan Imamat 26:33. Andai saja mereka mengindahkan peringatan-peringatan itu.

Demi mendorong pertobatan penduduk Yerusalem, Tuhan menyampaikan sebuah sindiran. Dia menyuruh kaum ibu untuk mulai mengajarkan cara meratap kepada anak-anak perempuan (ayat 20). Sebab, jumlah kematian yang akan terjadi begitu besar sehingga para peratap bayaran tidak cukup melayani semua keluarga yang berduka.

Namun, dalam belas kasihan-Nya, Tuhan juga menawarkan jalan keluar. Semua malapetaka itu masih bisa dihindari, jikalau mereka mau belajar mengenal Tuhan (ayat 24). Dia ingin agar umat-Nya belajar menunjukkan kasih setia, keadilan, dan kebenaran kepada sesama sebab Dia menyukai semua itu.

Peringatan ini sangat relevan bagi kita, umat yang hidup pada masa kini. Alkitab mengatakan, menjelang akhir zaman ada banyak malapetaka besar yang akan terjadi. Celakalah mereka yang meninggalkan Tuhan! Maka, hendaklah kita bertobat dari sekarang! Marilah kita terus bertumbuh dalam pengenalan kita akan Tuhan karena itulah yang disukai Tuhan.
Amin, Tuhan Yesus memberkati