Semua peradaban dalam dunia ini dimulai dari yang namanya Penciptaan. Semua yang ada dalam dunia ini bahkan meliputi alam semesta tidak ada dengan sendirinya tapi semuanya itu dimulai dari sebuah penciptaan Tuhan yang kita bahasakan sebagai “Permulaan yang dahsyat”. Sekalipun ada pihak yang tidak percaya dengan konsep penciptaan mereka memberikan sebuah kesimpulan bahwa semua alam semesta termasuk dunia ini berawal dari hal-hal yang tidak melibar peran Tuhan maka semuanya itu tidak memiliki alasan yang kuat, yang membuat kita percaya. Dasar pemahaman awal dunia ini adalah Alkitab. Alkitab adalah Firman Tuhan yang dinyatakan oleh Tuhan kepada manusia untuk menjadi sebuah Sumber dari segala hal. Penciptaan adalah bagian awal dari Alkitab yang menunjukkan bagaimana Sang Pencipta, proses penciptaan dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan penciptaan.
Kejadian 1:1 “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi”. Suatu penjelasan bahwa Allah-lah Sang Pencipta itu dan Dia menciptakan semuanya dengan kehendak-Nya dan dengan segala maksud dan tujuan yang berdasarkan pada ide dan rencana-Nya. Kata “menciptakan” dalam bahasa asli Ibrani bara’, bara’ adalah kata kerja dengan arti dasarnya ialah membentuk/meciptakan/membuat. Kata ‘bara’ adalah kata kerja khusus yang hanya dipakai untuk Allah. Kekhususan Allah itu karena Dia menciptakan semuanya lewat Kehendak dan Firman-Nya (Mazmur 33:6,9; Ibrani 11:3; 2 Petrus 3:5).
Salah satu makna penciptaan yang memberikan kekuatan dan pengharapan yang baru dalam kehidupan kita adalah bahwa Dia Allah yang dahsyat yang dapat menjadikan semuanya dengan Firman-Nya. Firman Tuhan menunjukkan unsur yang sangat penting dalam penciptaan, juga untuk saat ini bahkan selama-lamanya (Yesaya 40:8; Matius 24:35-versi AYT). Firman Tuhan berkuasa untuk menciptakan sesuatu yang dahsyat. Kalau kita ingin mengalami perubahan yang dahsyat dalam kehidupan kita maka kita harus ada di dalam Firman Tuhan. Biarlah Firman Tuhan yang membentuk dan membuat kita menjadi baru